RADAR BOGOR – Kedai Makan Mari Sini menjadi salah satu tempat makan seafood baru di Bogor yang menawarkan konsep seafood kiloan dengan pilihan menu yang cukup lengkap.
Kedai Makan Mari Sini cocok buat makan rame-rame karena pilihan seafoodnya beragam, mulai dari ikan laut, udang, cumi, hingga kerang.
Seafood Kiloan dengan Banyak Pilihan
Dilansir dari unggahan Instagram @tukangvisit, seluruh seafood di Kedai Makan Mari Sini disajikan dalam kondisi fresh dan bisa dipilih langsung sebelum dimasak.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Digitalisasi Bantuan Sosial, Target Kemiskinan di Bawah 5 Persen pada 2029
Pengunjung juga bisa menentukan cara masaknya, mulai dari dibakar, digoreng, hingga ditumis.
Pilihan sausnya pun cukup beragam seperti saus Padang, saus tiram, lada hitam, hingga asam manis.
Masih dari sumber yang sama, tempat ini juga menyediakan pilihan ikan laut yang cukup lengkap, termasuk beberapa jenis yang jarang ditemukan di Bogor seperti ikan ayam-ayam.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Selasa 12 Mei 2026: Kabar Terbaru KKS BRI, Mandiri, BNI dan BSI
Selain seafood, tersedia juga menu lain seperti ayam bakar dan menu tumisan seperti toge dan cah kangkung sebagai pelengkap makan.
Bumbu dan Sambal Jadi Favorit
Sementara itu, dikutip dari unggahan Instagram @yugussi, seafood di tempat ini disebut tidak amis dengan bumbu yang wangi dan meresap.
Pilihan sambalnya juga cukup beragam dan cocok dinikmati bersama nasi hangat. Tempatnya pun cukup luas dan nyaman untuk makan bersama keluarga maupun teman.
Harga menu di tempat ini juga disebut masih cukup ramah di kantong untuk pilihan seafood kiloan di kawasan Bogor.
Kedai Makan Mari Sini berlokasi di Jalan Sinangling No.8, Tanah Baru, Kota Bogor, tidak jauh dari flyover Pandu Raya dan buka setiap hari pukul 11.00–21.30 WIB.
Buat pecinta seafood, tempat ini bisa jadi salah satu pilihan untuk makan rame-rame dengan banyak pilihan menu di Bogor.
Reservasi juga bisa dilakukan melalui WhatsApp resmi yang tertera di Instagram @kedai_makan_marisini. (Adinda/IBI Kesatuan)
Editor : Yosep Awaludin