RADAR BOGOR - Kota Samarinda terus menarik perhatian wisatawan bukan hanya karena pesona Sungai Mahakam dan perkembangan kotanya, tetapi juga kekayaan kuliner khas yang semakin beragam.
Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur ini menawarkan banyak pilihan tempat makan, mulai dari warung legendaris hingga restoran keluarga dengan menu seafood segar.
Berdasarkan penelusuran tim redaksi pada Mei 2026, sejumlah tempat makan di Samarinda masih menjadi favorit warga lokal maupun pelancong dari luar daerah.
Kuliner khas seperti nasi kuning Banjar, soto Banjar, hingga aneka olahan ikan menjadi sajian yang paling banyak dicari wisatawan.
Perkembangan wisata kuliner di Samarinda, meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Variasi makanan khas Kalimantan Timur, kini semakin dikenal luas melalui media sosial dan konten wisata digital.
Tren wisata kuliner membuat banyak pelaku usaha makanan di Samarinda terus berinovasi tanpa meninggalkan cita rasa khas daerah.
1. Raja Kepala Ikan, Surga Pecinta Olahan Seafood Khas Samarinda
Salah satu destinasi kuliner yang banyak direkomendasikan adalah Raja Kepala Ikan yang berada di Jalan Awang Long, kawasan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.
Restoran ini dikenal dengan aneka menu berbahan dasar ikan segar seperti kepala ikan palumara, kepala ikan asam pedas, hingga ikan baronang bakar rica.
Cita rasa rempah yang kuat menjadi daya tarik utama tempat makan ini.
Pengunjung bisa menikmati hidangan mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA setiap hari.
2. Nasi Kuning Acil Kintul Mangkurat Selalu Ramai Saat Tengah Malam
Bagi pencinta kuliner malam, Nasi Kuning Acil Kintul Mangkurat menjadi tempat yang tidak boleh dilewatkan.
Warung sederhana yang berada di Jalan Lambung Mangkurat 2, Kecamatan Sungai Pinang ini terkenal dengan nasi kuning khas Banjar berpadu bumbu habang berwarna merah yang kaya rasa.
Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Tutup 40 Perlintasan Liar, Kabupaten Bogor Jadi Wilayah Terbanyak dengan 15 Titik
Menu favorit pelanggan adalah nasi kuning lengkap dengan lauk ikan haruan.
Harga makanannya juga tergolong sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 hingga Rp16.000 per porsi.
Tempat ini telah berjualan lebih dari satu dekade dan tetap mempertahankan resep tradisional keluarga.
Warung ini buka mulai pukul 22.30 hingga 04.30 WITA.
Khusus akhir pekan, dagangan biasanya habis lebih cepat karena tingginya jumlah pembeli.
3. Soto Banjar Veteran Jadi Kuliner Pagi Favorit Warga Lokal
Soto Banjar Jalan Veteran juga termasuk salah satu kuliner legendaris Samarinda yang masih eksis hingga sekarang.
Depot makan yang sebelumnya dikenal dengan nama Pusaka Indah itu lebih populer dengan sebutan Soto Veteran karena lokasinya berada di Jalan Veteran.
Sajian sotonya terkenal lengkap dengan suwiran ayam kampung, telur, soun, perkedel, dan kuah gurih yang kental.
Pengunjung dapat memilih tambahan nasi maupun lontong sesuai selera.
Soto Banjar Veteran buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA dengan waktu istirahat operasional pada pukul 13.00 dan 17.00 WITA.
4. Warung Haji Ijay Tidak Pernah Sepi Pengunjung
Bagi penggemar ikan bakar, Warung Makan Ikan Bakar Haji Ijay menjadi salah satu rekomendasi utama di Samarinda.
Tempat makan yang berada di Jalan Kadrie Oening tersebut dikenal selalu ramai terutama saat jam makan siang.
Menu andalannya berupa ikan air tawar dan ikan laut bakar dengan sambal khas.
Selain itu, tersedia pula ayam bakar dan empal jagung yang banyak diminati pelanggan.
Harga makanan di warung ini relatif ramah di kantong dengan kisaran mulai Rp20 ribuan.
5. Pisang Gapit Warkop Voorvo Jadi Buruan Pecinta Jajanan Tradisional
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Samarinda tanpa mencicipi pisang gapit, salah satu jajanan khas Kalimantan Timur.
Menu tradisional ini dapat ditemukan di Warkop Voorvo yang berada di Jalan Sawo Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.
Pisang gapit dibuat dari pisang bakar yang dijepit lalu disiram kuah santan dan gula merah kental.
Rasanya manis legit dengan aroma khas yang menggugah selera.
Harga per porsinya cukup terjangkau, yakni sekitar Rp8.000.
6. Sensasi Makan Seafood Sambil Menikmati Sungai Mahakam
Restoran Siang Malam menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner sambil melihat pemandangan Sungai Mahakam.
Lokasinya berada di Kompleks Mahakam Square, Jalan Untung Suropati Blok D2, Kecamatan Sungai Kunjang.
Menu favorit di restoran ini adalah ikan bakar yang dipadukan dengan tumis kangkung maupun capcai kuah.
Teknik pembakaran yang tepat membuat tekstur ikan tetap lembut tanpa rasa pahit di bagian luar.
Suasana restoran yang nyaman menjadikannya cocok sebagai tempat makan keluarga maupun lokasi bersantai bersama teman.
7. Pondok Borneo dan Rumah Makan Bemo Jadi Favorit Pecinta Seafood
Selain restoran terkenal lainnya, Rumah Makan Pondok Borneo juga menjadi salah satu tempat makan favorit warga Samarinda.
Lokasinya berada di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 15A, Sungai Pinang Dalam.
Restoran ini menyajikan berbagai menu seafood dan masakan khas Kalimantan seperti ikan bakar hingga ikan pindang dengan sambal pedas khas daerah.
Sementara itu, Rumah Makan Bemo yang berlokasi di Jalan Gunung Arjuna Nomor 1A-B, Samarinda Ulu, terkenal dengan menu kakap fillet berbumbu spesial.
Selain kakap, tersedia pula aneka olahan udang, cumi, dan ikan laut segar lainnya.
8. Soto Banjar Armado Tetap Jadi Andalan Kuliner Murah Meriah
Rekomendasi kuliner terakhir adalah Soto Banjar Armado yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 43, kawasan Pelabuhan, Samarinda Kota.
Soto khas Banjar di tempat ini dikenal memiliki kuah segar dengan rasa gurih yang khas. Banyak pelanggan memilih menikmatinya bersama nasi hangat agar lebih mengenyangkan.
Warung makan ini buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 22.00 WITA.
9. Kuliner Samarinda Jadi Daya Tarik Wisata Kalimantan Timur
Keberagaman kuliner di Samarinda menjadi bukti bahwa kota ini memiliki potensi wisata gastronomi yang besar.
Mulai dari makanan tradisional hingga seafood segar, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang berbeda bagi para wisatawan.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan cita rasa autentik, deretan tempat makan tersebut layak masuk daftar kunjungan saat berada di Samarinda, Kalimantan Timur. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim