Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fantastis! Sepasang Melon Ini Terjual Rp643 Juta, Pecahkan Rekor Lelang Buah Premium

Yosep Awaludin • Minggu, 24 Mei 2026 | 13:40 WIB
Ilustrasi Melon Yubari asal Hokkaido yang laku terjual dengan nilai sekitar Rp643,8 juta
Ilustrasi Melon Yubari asal Hokkaido yang laku terjual dengan nilai sekitar Rp643,8 juta

RADAR BOGOR – Harga buah premium di Jepang kembali mencuri perhatian dunia. Sepasang melon Yubari asal Hokkaido laku terjual dengan nilai fantastis mencapai 5,8 juta yen atau sekitar Rp643,8 juta dalam lelang perdana musim panen tahun 2026.

Nilai tersebut sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang tercatat pada 2019, ketika melon premium serupa terjual seharga 5 juta yen atau sekitar Rp555 juta.

Dilansir dari Kyodo, Minggu 24 Mei 2026, melon yang dilelang merupakan Yubari melon, buah khas Kota Yubari, Hokkaido, yang dikenal sebagai salah satu melon termahal di Jepang.

Buah premium ini memiliki ciri khas daging berwarna oranye terang, tekstur lembut dan berair, serta rasa manis yang sangat kuat. Tak heran jika Yubari melon kerap menjadi simbol kemewahan di Negeri Sakura.

Lelang perdana musim ini dimenangkan oleh Futami Seika, perusahaan grosir buah dan sayur yang berbasis di Kushiro, Hokkaido.

Setelah berhasil memenangkan penawaran, pasangan melon tersebut langsung dipasarkan ke jaringan supermarket Keio Store di Tokyo untuk dipamerkan kepada masyarakat hingga Minggu.

Baca Juga: SIM Hilang Bisa Diurus Tanpa Bikin Baru, Ini Syarat, Cara Mengurus dan Biaya Resminya

Perwakilan Futami Seika, Hirokazu Okubo mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan kualitas melon Hokkaido kepada warga Tokyo melalui momen tersebut.

“Kami ingin masyarakat di Tokyo dapat merasakan kualitas dan keistimewaan melon terbaik dari Hokkaido,” ujarnya.

Meski kualitas buah menjadi faktor utama, harga fantastis dalam lelang buah premium Jepang juga erat kaitannya dengan strategi promosi.

Di Jepang, lelang pertama musim panen sering dimanfaatkan perusahaan untuk mendongkrak popularitas produk.

Harga tinggi yang tercipta biasanya bertujuan menarik perhatian publik sekaligus meningkatkan citra dan nilai jual buah tersebut.

Menurut data koperasi pertanian Yubari, para petani lokal tahun ini menargetkan distribusi melon mencapai 3.086 ton dengan estimasi nilai penjualan sekitar 2,12 miliar yen atau setara Rp235,3 miliar.

Musim panen puncak Yubari melon diprediksi berlangsung pada Juni hingga Juli 2026.

Artinya, lelang bernilai fantastis ini baru menjadi pembuka dari musim pemasaran buah premium di Jepang.

Budaya buah premium di Jepang memang sudah lama dikenal unik. Buah-buahan berkualitas tinggi tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga sering dijadikan hadiah eksklusif dan simbol status sosial. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#buah premium #jepang #Melon