RADAR BOGOR - Soto Betawi adalah salah satu kuliner legendaris khas Jakarta yang sudah dikenal luas di seluruh Indonesia. Cita rasanya yang gurih dan kaya rempah membuat soto ini selalu jadi favorit banyak orang.
Biasanya Soto Betawi menggunakan santan sebagai bahan kuahnya, tapi ternyata ada cara yang lebih sehat tanpa mengorbankan kelezatannya, yaitu dengan mengganti santan menggunakan susu segar.
Hasilnya tetap creamy, gurih, dan aromanya menggugah selera. Cocok banget untuk yang ingin menikmati Soto Betawi dengan cara yang lebih ringan. Yuk, simak resep Soto Betawi susu tanpa santan lengkapnya berikut ini yang dibagikan oleh YouTube Ade Koerniawan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Nasi Goreng Paling Populer di Bandung, Jawa Barat, Nomor 3 Ada Sejak 1980-an
Bahan-Bahan Soto Betawi Susu
Bahan Utama
- 1 kg sandung lamur, potong kotak kecil
- 100 gr lemak sapi (opsional)
- 2 liter air
- 1 liter susu segar
- 4 lembar daun jeruk, remas sedikit
- 4 lembar daun salam
- 2 batang serai, geprek
- 2 butir kapulaga
- 1 buah bunga lawang
- 1 batang kayu manis
- 1/4 sendok teh jinten
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- Bawang goreng secukupnya
Baca Juga: 5 Pusat Oleh-oleh Terlengkap di Bogor, Surganya Pemburu Kuliner Khas yang Wajib Dibawa Pulang
Bumbu Halus
- 11 siung bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, bakar terlebih dahulu
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas lengkuas
- 1 ruas jahe
- 6 buah cabai keriting
- Sedikit minyak dan air untuk membantu proses blender
Baca Juga: Kuah Kentalnya Juara, Ini 5 Rekomendasi Soto Medan Legendaris yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner
Bumbu Penyedap
- 1,5 sendok makan garam
- 1 sendok makan kaldu jamur
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok makan gula
Topping Pelengkap
- Kentang dipotong kotak kecil lalu digoreng
- Tomat dipotong kotak
- Daun bawang iris tipis
- Bawang goreng
- Jeruk nipis
Cara Membuat Soto Betawi Susu
Langkah 1: Sangrai Bumbu Rempah
Sangrai kapulaga, jinten, dan kemiri secara terpisah tanpa menggunakan minyak. Sebelum disangrai, geprek kemiri terlebih dahulu supaya lebih cepat matang.
Sangrai adalah teknik memasak kering menggunakan panas langsung tanpa minyak. Tujuannya adalah untuk mengeluarkan aroma rempah secara maksimal sehingga bumbu menjadi lebih harum dan kuat rasanya.
Setelah ketiga bahan tersebut sudah disangrai dan terlihat sedikit kecokelatan, angkat dan tumbuk hingga halus. Sisihkan.
Selanjutnya, sangrai juga kayu manis dan bunga lawang hingga benar-benar wangi. Dua bahan ini tidak perlu dihaluskan, cukup disangrai saja dan langsung digunakan sebagai bumbu utuh. Hati-hati jangan sampai gosong.
Langkah 2: Haluskan Bumbu
Potong kasar bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, dan cabai keriting. Tidak perlu terlalu rapi, yang penting ukurannya cukup kecil agar mudah diblender.
Masukkan semua ke dalam blender bersama bumbu yang sudah ditumbuk tadi, yaitu kapulaga, jinten, dan kemiri. Tambahkan sedikit minyak dan air, lalu blender hingga benar-benar halus.
Langkah 3: Persiapan Daging
Potong sandung lamur berbentuk kotak-kotak. Jangan terlalu kecil karena daging akan menyusut cukup banyak saat dipresto. Ukuran sekitar 3x3 cm sudah cukup.
Saat memotong, perhatikan apabila ada bagian yang disebut silverskin, yaitu selaput tipis berwarna putih keperakan yang menempel pada daging. Buang bagian tersebut karena teksturnya keras dan alot saat dimakan sehingga mengurangi kenikmatan soto.
Baca Juga: Berburu Kuliner Malam di Kota Hujan: Inilah 5 Rekomendasi Nasi Goreng Paling Populer di Bogor
Potong juga lemak sapi berbentuk kotak kecil jika ingin menggunakannya. Lemak sapi berfungsi menambah rasa gurih yang lebih dalam pada kuah soto. Ini bersifat opsional, bisa dilewati bagi yang ingin menghindari lemak.
Satu hal yang perlu diingat: daging sapi sebaiknya tidak dicuci karena akan menyerap air dan lebih cepat busuk. Jika tetap ingin mencucinya, gunakan air bersih dan langsung masak setelahnya.
Langkah 4: Tumis Bumbu
Panaskan sedikit minyak dalam panci atau wajan besar. Masukkan bumbu halus yang sudah diblender. Tambahkan sedikit garam, bukan untuk membumbui tapi untuk membantu mengeluarkan kandungan air dari bumbu sehingga proses memasak lebih cepat.
Masukkan daun jeruk yang sudah diremas, daun salam, kayu manis, bunga lawang, dan serai yang sudah digeprek. Tumis semua bumbu dengan api sedang hingga benar-benar matang dan minyak tampak memisah dari bumbu atau yang biasa disebut pecah minyak. Proses ini penting agar bumbu tidak berbau langu.
Langkah 5: Masukkan Daging dan Presto
Masukkan potongan sandung lamur dan lemak sapi ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata dan masak sebentar. Tambahkan 1 sendok makan garam untuk membumbui daging dari dalam agar tidak hambar.
Tuang 2 liter air, aduk rata, lalu pindahkan ke panci presto. Tutup panci presto dan masak selama 45 menit hingga 1 jam.
Baca Juga: Menembus Aroma Wok Hei: 5 Nasi Goreng Legendaris di Surabaya yang Ratingnya Juara, Bikin Ngiler
Penting sekali: susu segar jangan dimasukkan saat presto berlangsung. Tekanan tinggi dalam panci presto akan menyebabkan susu pecah karena kandungan lemak di dalamnya tidak tahan terhadap suhu dan tekanan tersebut. Susu baru dimasukkan setelah presto selesai.
Langkah 6: Membuka Panci Presto dengan Aman
Setelah waktu presto selesai, matikan kompor. Jangan langsung membuka tutup panci. Naikkan katup pengaman panci presto secara perlahan sedikit demi sedikit hingga seluruh uap panas keluar.
Setelah uap benar-benar habis, tunggu lagi sekitar 1 hingga 2 menit, baru kemudian buka tutup panci secara pelan-pelan. Langkah ini penting untuk keselamatan saat memasak menggunakan panci presto.
Baca Juga: Sambal Inong, Olahan Menggugah Selera Buatan Mahasiswa Fakultas Hukum Unpak Bogor
Langkah 7: Masukkan Susu dan Koreksi Rasa
Setelah panci terbuka dan uap sudah tidak ada, masukkan 1 liter susu segar ke dalam panci. Aduk rata dan nyalakan kembali kompor dengan api kecil.
Cicipi kuah dan sesuaikan rasa dengan menambahkan kaldu jamur, merica bubuk, gula, dan sisa garam sesuai selera. Koreksi rasa hingga gurih, sedikit manis, dan seimbang.
Terakhir, masukkan irisan daun bawang dan bawang goreng. Aduk sebentar, soto siap untuk disajikan.
Baca Juga: 5 Olahan Daging Kurban Selain Sate untuk Idul Adha 2026, Praktis, Lezat, dan Mudah Dibuat
Langkah 8: Penyajian
Siapkan mangkuk, tuang soto beserta potongan dagingnya. Lengkapi dengan topping berupa kentang goreng kotak, tomat potong, irisan daun bawang, dan bawang goreng di atasnya.
Peras jeruk nipis sesuai selera untuk memberikan rasa segar yang membuat cita rasa soto semakin lengkap dan nikmat.
Tips Sukses Membuat Soto Betawi Susu
Baca Juga: Ayam Tiga Sekawan yang Viral Buka Cabang Baru di Ciomas Bogor, Sajikan Menu Sate Jumbo Favorit
Sangrai bumbu sebelum dihaluskan agar aroma rempah lebih keluar dan kuat.
Buang silverskin pada daging agar tekstur soto tidak alot.
Jangan masukkan susu saat presto karena bisa pecah. Masukkan susu hanya setelah presto selesai.
Lemak sapi bersifat opsional. Bisa dipakai untuk rasa yang lebih gurih atau dilewati untuk versi yang lebih sehat.
Pastikan bumbu benar-benar pecah minyak saat ditumis agar tidak berbau langu.
Presto minimal 45 menit agar daging sandung lamur benar-benar empuk sempurna.
Mengapa Soto Betawi Susu Lebih Sehat?
Susu segar mengandung protein, kalsium, dan lemak baik yang lebih mudah dicerna tubuh dibandingkan santan.
Mengganti santan dengan susu tidak hanya membuat kuah tetap creamy dan gurih, tapi juga mengurangi kadar lemak jenuh yang berlebihan.
Pilihan ini sangat cocok bagi yang ingin menikmati soto dengan cara yang lebih menyehatkan namun tetap tidak kehilangan cita rasa khasnya.
Soto Betawi susu ini memang terdengar sedikit berbeda dari versi klasiknya, tapi soal rasa dijamin tidak kalah lezat.
Kuahnya creamy dari susu, gurih dari bumbu rempah yang kaya, dagingnya empuk karena dipresto, dan segar dari perasan jeruk nipis.
Cocok disajikan untuk sarapan maupun makan siang bersama keluarga. Selamat mencoba!***
Editor : Eli Kustiyawati