RADAR BOGOR - Kreativitas warga Bandung dalam mengemas destinasi kuliner Jepang, memang tidak perlu diragukan lagi.
Di ceruk pasar kuliner Jepang, Kota Kembang Bandung menawarkan perpaduan antara keaslian rasa (authenticity) dengan inovasi tempat yang sejuk dan nyaman.
Berdasarkan pemetaan rating dan ulasan terdahsyat di Google Maps, ada beberapa spot yang wajib masuk ke dalam daftar kunjungan kuliner Jepang di Bandung.
Di urutan pertama untuk kategori kafe bertema Jepang dengan suasana romantis, ada Hanami Cafe & Sky Lounge.
Begitu melangkah masuk, pengunjung langsung disambut dekorasi lampion dan replika pohon sakura yang estetik.
Daya tarik utamanya terletak di lantai atas, sebuah sky lounge terbuka yang menghadap langsung ke langit Bandung yang sejuk.
Di sini, menu BBQ set dan platter menjadi favorit untuk dinikmati beramai-ramai.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Pusat Bahan Kue Bogor Terlengkap, Solusi Kebutuhan Baking dan Bisnis Kuliner
Alamat: Jl. Cihampelas No.254, Cipaganti, Kec. Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Bagi pencinta menu spesifik seperti katsu, nama Katsunyaka menjadi rekomendasi yang paling sering muncul di Google Maps Bandung dengan ribuan ulasan positif.
Katsunyaka terkenal dengan daging katsu yang tebal, juicy, dan lapisan tepung yang renyah dengan lelehan keju di dalamnya.
Ukuran tempatnya di beberapa cabang mungkin cenderung minimalis, namun kenyamanan dan kecepatan pelayanan membuat ratingnya tetap stabil di angka tinggi.
Alamat Cabang Terpopuler: Jl. Bengawan No.60, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.
Selain itu, tren kuliner Jepang di Bandung juga diwarnai oleh tempat-tempat baru yang menyajikan konsep unik dan modern seperti Kame Kitchen & Bakehouse (terkenal dengan menu beef nikudon dan pastry Jepang-nya) serta RUI yang menawarkan hidangan hikiniku (daging giling panggang meja) yang disajikan hangat bersama nasi hangat.
Alamat Kame Kitchen: Jl. Dr. Setiabudi No.24, Pastur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat.
Alamat RUI: Jl. Trunojoyo No.58, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat .
Editor : Rani Puspitasari Sinaga