RADAR BOGOR – Kalau mau merasakan suasana Jakarta tempo dulu tanpa perlu “naik mesin waktu”, Pasar Baru bisa jadi salah satu destinasi yang pas untuk dikunjungi.
Kawasan Pasar Baru ini dikenal dengan nuansa klasiknya yang masih terasa, sekaligus deretan kuliner legendaris yang tetap bertahan hingga sekarang.
Dilansir dari unggahan Instagram @niasafitr1, Pasar Baru bukan hanya soal tempat belanja, tapi juga menjadi ruang nostalgia lewat makanan-makanan ikonik yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
1. Cakue Ko Atek
Destinasi pertama adalah Cakue Ko Atek, jajanan yang sudah eksis sejak lama di kawasan Pasar Baru. Cakue ini memiliki tekstur yang renyah di luar namun tetap lembut di bagian dalam.
Lokasinya berada di dekat Bakmi Aboen & Bakmi Gang Kelinci, Jl. Belakang Kongsi No.313, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
2. Gado-Gado Eyong
Selanjutnya ada Gado-Gado Eyong yang berlokasi di Jl. Pintu Air Raya No.57 6, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Menkes Uji Jajanan Populer di Laboratorium, Hasilnya Bikin Khawatir
Hal yang paling menonjol dari gado-gado ini adalah bumbu kacangnya yang kental, gurih, dan punya rasa kacang yang kuat tanpa terlalu manis.
3. Bakmi Gang Kelinci
Kalau ke Pasar Baru, rasanya belum lengkap tanpa mampir ke Bakmi Gang Kelinci yang sudah berdiri sejak 1957.
Berlokasi di Jl. Kelinci Raya No.1 3, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, bakmi ini memiliki tekstur mi yang kenyal dan rasa gurih yang cocok di lidah banyak orang.
4. Toko Kopi Maru
Setelah kulineran, saatnya rehat sejenak di Toko Kopi Maru. Tempat ini jadi spot yang nyaman untuk istirahat sebelum melanjutkan eksplorasi Pasar Baru.
Toko Kopi Maru Berlokasi di Jl. Pintu Air Raya No.33, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
5. Otak-Otak Cempaka
Destinasi terakhir adalah Otak-Otak Cempaka yang punya suasana klasik dan sederhana, memberikan kesan nostalgia yang kuat saat berkunjung.
Otak-Otak Cempaka berlokasi di Jl. Cempaka No.8B, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dari satu tempat ke tempat lain, Pasar Baru selalu punya cerita rasa yang bikin susah dilupain, jadi kalau ke sini siap-siap diajak nostalgia lewat kuliner legendanya. Kalau kamu ke Pasar Baru, kira-kira mau coba yang mana dulu?(Adinda/IBI Kesatuan)
Editor : Yosep Awaludin