Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seharian Jelajah Kuliner di Solo! Cicipi Nasi Kare Pak Di hingga Tengkleng Legend Pasar Klewer

Yosep Awaludin • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:20 WIB
Rekomendasi kuliner tradisional Kota Solo. (Foto : YouTube: Rumah Canda Melki)
Rekomendasi kuliner tradisional Kota Solo. (Foto : YouTube: Rumah Canda Melki)

RADAR BOGOR – Kota Solo kembali membuktikan posisinya sebagai destinasi kuliner dan budaya yang tidak pernah gagal memanjakan para pelancong. 

Melalui petualangan kuliner satu hari penuh yang didokumentasikan Melki Bajaj dalam kanal YouTube Rumah Canda Melki, Kota Solo menawarkan deretan menu legendaris lintas generasi yang wajib masuk ke dalam daftar kunjungan.

Perjalanan ini merangkum esensi kuliner Solo yang otentik, mulai dari menu sarapan sarat rempah di dekat pusat transportasi, olahan kambing ikonik pasar tradisional, hingga buah tangan legendaris yang manis dan gurih.

Sarapan Nasi Kare Empuk di Depan Stasiun Solo Balapan

Memulai aktivitas pagi hari, destinasi pertama yang dituju adalah Warung Makan Masakan Jawa Pak Di.

Berlokasi strategis di seberang Stasiun Solo Balapan, warung ini menjadi andalan para wisatawan yang baru saja tiba di Kota Solo untuk mengisi tenaga dengan menu sarapan khas Jawa yang sangat beragam.

Salah satu menu unggulan yang dicicipi adalah Nasi Kare. Berbeda dengan kare pada umumnya, hidangan ini disajikan dengan guyuran kuah santan gurih yang sekilas menyerupai kuah gulai. 

Baca Juga: Kuliner Khas Payakumbuh di Bogor, Salero Kito Punya Menu Otentik, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Kombinasi menu ini semakin sempurna dengan tambahan lauk pendamping seperti telur kecap, kikil, serta potongan lidah sapi yang diolah dengan tingkat kematangan pas sehingga menghasilkan tekstur yang sangat empuk.

Tengkleng Klewer Bu Edi: Kuliner Kambing Legendaris yang Ludes dalam 3 Jam

Beranjak siang, perburuan kuliner berlanjut ke salah satu kuliner paling ikonik di Solo, yaitu Tengkleng Klewer Bu Edi.

Terletak di kawasan Pasar Klewer yang merupakan salah satu pasar tradisional tertua, warung ini menyajikan tengkleng kambing dengan resep otentik tanpa menggunakan santan.

Meskipun kuahnya encer, rasa kaldu daging yang dihasilkan sangat pekat dan kaya akan bumbu rempah.

Keunikan warung legendaris ini terletak pada cara penyajian dan tingginya minat pembeli.

Konsumen dapat memesan porsi lengkap yang berisi campuran kaki, kepala, iga, hingga sate daging kambing. 

Karena kelezatannya yang sudah tersohor, warung yang baru mulai dibuka pada pukul 12.00 WIB ini biasanya sudah ludes terjual hanya dalam kurun waktu sekitar 3 jam saja.

Kelezatan Ayam Kampung Muda Mbah Karto dan Keunikan Sambal Blondo

Destinasi makan besar berikutnya adalah Rumah Makan Ayam Kampung Goreng Mbah Karto.

Tempat makan ini sangat terkenal karena menggunakan bahan dasar ayam kampung muda yang diolah secara tradisional. 

Baca Juga: Sekitar 2 Jam dari Bogor, Air Terjun di Sukabumi Ini Keluar dari Gua Kapur Purba

Proses ungkep yang lama membuat bumbu meresap hingga ke dalam tulang dan menghasilkan tekstur daging ayam yang sangat empuk sekaligus gurih saat digoreng.

Daya tarik utama dari sajian di rumah makan ini terletak pada kombinasi sambalnya yang unik, yaitu perpaduan antara sambal bawang yang pedas menggigit dengan sambal blondo. 

Sambal blondo sendiri merupakan sambal khas yang memanfaatkan ampas hasil olahan minyak kelapa sehingga memunculkan cita rasa manis gurih yang langka.

Hidangan satu ekor ayam goreng ini semakin nikmat saat disantap bersama lalapan petai dan sayur urap segar. (Dimas/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
#Melki bajaj #solo #destinasi kuliner