RADAR BOGOR – Kabupaten Garut, tidak hanya terkenal dengan pesona alamnya yang asri, melainkan juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang otentik.
Salah satu destinasi kuliner tersembunyi (hidden gem) yang sukses menarik perhatian kreator konten mukbang terkemuka Tanboy Kun adalah Warung Makan McZ.
Meski lokasinya tersembunyi di dalam kompleks PUPR serta harus diakses melalui gang kecil, warung legendaris ini tetap menjadi buruan utama karena konsistensi rasa masakan Sunda rumahan yang tiada tanding.
Filosofi Nama McZ dan Komitmen Memasak Tradisional 28 Tahun
Eksis selama kurang lebih 28 tahun, nama "McZ" yang disematkan pada warung ini memiliki kepanjangan filosofis yang unik, yaitu Ma Eti, Murah, Enak, dan Bergizi.
Saat ini, operasional warung dikelola secara turun-temurun oleh sang pendiri, Ma Eti yang telah menginjak usia 75 tahun, dengan dibantu oleh jajaran anak, menantu, hingga cucunya.
Keunikan mendasar dari Warung McZ yang membedakannya dengan rumah makan modern adalah komitmennya dalam mempertahankan metode memasak konvensional.
Baca Juga: Keisya Levronka Ciptakan Lagu untuk Sang Adik yang Jatuh dari Lantai 6, Akui Hatinya Hancur
Pihak pengelola secara konsisten memasak nasi dengan cara dikukus tradisional menggunakan tungku, alih-alih memanfaatkan penanak nasi elektrik (magicom).
Pendekatan ini berhasil menghadirkan tekstur nasi yang khas sekaligus memunculkan atmosfer bernostalgia layaknya menikmati masakan di rumah nenek sendiri.
Eksplorasi Menu: Primadona Belut Goreng Rempah hingga Kemangi Goreng Unik
Dalam kunjungan kulinernya, Tanboy Kun mencicipi deretan menu matang yang menjadi andalan Warung McZ.
Menu belut goreng langsung keluar sebagai primadona utama. Belut diolah dengan bumbu ungkepan tradisional yang berani, menghasilkan karakter rasa asin gurih yang meresap hingga ke bagian dalam daging.
Selain itu, terdapat hidangan ayam kampung goreng yang memiliki tekstur juicy dan berserat dengan balutan bumbu kuning meresap.
Serta aneka ikan goreng seperti nila dan ikan impun yang dimarinasi menggunakan kombinasi kunyit dan ketumbar.
Komponen pendukung yang tidak kalah juara adalah sajian jengkol goreng bertekstur lembut tanpa tekstur alot, pete goreng, serta sayur jamur.
Sebagai pembeda dari warung Sunda pada umumnya, Ma Eti menghadirkan menu pelengkap berupa lalapan daun kemangi yang digoreng singkat.
Memberikan sensasi tekstur garing yang unik saat dipadukan dengan pedas murninya sambal goang racikan sederhana dari cabai rawit, garam, dan penyedap rasa tanpa tomat atau terasi.
Rincian Harga Menu Utama dan Jam Operasional
Melalui ulasan videonya, Tanboy Kun sangat merekomendasikan Warung Makan McZ bagi para pelancong yang tengah berkunjung ke Garut karena faktor kelezatan masakan kaya rempah serta harganya yang murah meriah.
Baca Juga: Proses Hukum Terus Berjalan, Kuasa Hukum PT Buana Estate Apresiasi Langkah Penyidik Polres Bogor
Berikut adalah rincian harga untuk beberapa menu utama yang ditawarkan di Warung Makan McZ:
• Paket Ayam Kampung + Nasi: Rp25.000 per porsi
• Belut Goreng Rempah: Rp25.000 per porsi
• Ikan Nila Goreng: Rp10.000 per ekor
Jam Operasional Terbatas dengan Pelayanan yang Ramah
Melalui ulasan videonya, Tanboy Kun sangat merekomendasikan Warung Makan McZ bagi para pelancong yang tengah berkunjung ke Garut.
Selain karena faktor kelezatan masakan kaya rempah dan harga yang sangat murah meriah, keramahan pelayanan dari Ma Eti dan keluarga menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung merasa dihargai.
Bagi masyarakat yang berniat singgah, Warung Makan McZ sudah mulai melakukan persiapan sejak pukul 05.30 pagi hari.
Pintu warung mulai dibuka untuk umum sejak pagi dan biasanya akan menutup operasionalnya sekitar pukul 16.00 sore, atau sesaat setelah seluruh persediaan makanan harian telah habis terjual. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin