RADAR BOGOR - Ayam cincang kukus menjadi salah satu hidangan serbaguna yang cocok disajikan mulai dari menu MPASI hingga makanan sehari-hari untuk keluarga.
Teksturnya lembut namun tekstur daging ayamnya tetap terasa, dengan rasa gurih dan manis yang berpadu dengan aroma khas bawang putih dan bawang merah goreng.
Hidangan ini juga praktis dijadikan meal prep karena bisa disimpan di kulkas maupun freezer untuk stok bekal atau menu cepat saji. Berikut resep lengkap Ayam Cincang Kukus ala Chef Devina Hermawan untuk 3-4 porsi.
Baca Juga: Resep Sup Ayam Krim ala Devina Hermawan, Praktis dan Creamy Tanpa Bikin Kaldu
Bahan
- 250 gr paha ayam giling
- 1 butir telur
- 2 sdt tepung tapioka
- 2 sdt kecap ikan
- 1 sdm kecap manis
- 2 sdt saus tiram
- 1 sdm bawang merah goreng
- ½ sdt jahe, parut (opsional)
- 1 sdm minyak bawang putih (garlic oil)
- 80 ml air
- 1 sdt kaldu ayam bubuk
- ¼ sdt merica
Baca Juga: Resep Mini Crispy Wonton, Cemilan Renyah Isi Udang untuk Stok di Freezer
Pelengkap
- Kecap asin dan cabai rawit merah iris
- Nasi putih
- Daun bawang iris
Cara Membuat
Baca Juga: Cuma Rp30 Ribuan, Jagoan Bakso Malang Bogor Punya Vibes Kafe, Cocok Buat Nongkrong hingga WFC
1. Siapkan wadah tahan panas yang akan digunakan langsung untuk mengukus, bisa berupa wadah stainless, piring keramik, atau piring kaleng, yang penting tahan terhadap suhu panas saat dikukus.
2. Masukkan ayam giling bagian paha ke dalam wadah. Jika ingin tekstur lebih padat, bisa menggunakan ayam giling bagian dada sebagai alternatif.
3. Tambahkan kaldu ayam bubuk dan merica ke dalam ayam giling.
4. Masukkan kecap ikan. Jika tidak memiliki kecap ikan, bisa diganti dengan kecap asin.
Baca Juga: Cuma 3 Menit dari Kebun Raya Bogor, Ada Resto Family Friendly dengan Rooftop Sejuk dan Area Anak
5. Tambahkan saus tiram dan kecap manis. Kecap manis berfungsi memberikan warna yang tidak pucat pada ayam cincang kukus sekaligus menambahkan rasa manis. Jika tidak ingin menggunakan kecap manis, bisa diganti dengan gula agar rasa tetap seimbang. Untuk menu MPASI di bawah 2 tahun, bumbu dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak.
6. Masukkan telur sebagai bahan pengikat agar daging dan air tidak terpisah sehingga tekstur menjadi lebih lembut. Bagi yang memiliki alergi telur, bisa digantikan dengan tepung maizena atau tepung terigu.
7. Tambahkan bawang merah goreng dan minyak bawang putih beserta minyaknya untuk menambah aroma wangi. Jika tidak tersedia garlic oil, bisa diganti dengan bawang putih yang ditumis atau digoreng.
Baca Juga: Bakmi Mala Creamy ala Taiwan Hadir di Bogor, Wajib Dicoba Pecinta Kuliner Pedas
8. Tambahkan jahe parut secukupnya jika suka, sekitar sepertiga hingga setengah sendok teh saja agar aromanya tidak terlalu kuat. Bahan ini bersifat opsional dan bisa dilewati jika tidak menyukainya.
9. Masukkan tepung tapioka sebagai pelembut tekstur, lalu tuang air sekitar 80 ml. Untuk tekstur yang lebih padat, jumlah air bisa dikurangi menjadi sekitar 30 hingga 50 ml.
10. Aduk seluruh bahan hingga tercampur rata dan konsistensinya menyatu. Tekstur ayam cincang akan tetap terlihat berserat. Jika ingin tekstur yang lebih halus menyerupai bakso, adonan bisa diproses menggunakan chopper atau blender hingga benar-benar lembut.
Baca Juga: Kekinian di Bogor dan Bikin Nagih, Ciyapkuroll Camilan Creamy dengan Harga Mulai Rp25 Ribuan
11. Kukus adonan selama kurang lebih 20 hingga 30 menit tergantung ketebalan wadah yang digunakan. Menggunakan wadah yang lebih lebar dan tipis akan mempercepat proses matang.
12. Setelah matang, angkat dan sajikan hangat bersama nasi putih, taburan daun bawang iris, serta pelengkap kecap asin dan cabai rawit merah iris sesuai selera.
Tips Penyimpanan untuk Stok
Baca Juga: Sate Maranggi H Enoh, Warung Sunda di Pusat Kota Bogor dengan Menu Prasmanan Mulai Rp10.000
Untuk stok beku, adonan bisa diporsikan menggunakan wadah aluminium foil atau wadah stainless yang tahan beku dan tahan panas, lalu ditutup rapat dan dibekukan dalam keadaan mentah, kemudian tinggal dikukus saat akan disajikan.
Bisa juga dikukus terlebih dahulu hingga matang, baru kemudian dibekukan. Saat akan dikonsumsi, cukup dihangatkan kembali dengan cara dikukus.
Sebaiknya bumbu tidak dibuat terlalu asin sejak awal, agar rasa dapat disesuaikan kembali saat penyajian dengan tambahan kecap asin atau kecap asin rawit.***
Editor : Eli Kustiyawati