Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diterpa Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu, Bang Sule Buktikan dengan Cara yang Tak Biasa

Yosep Awaludin • Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB
Siomay Pak Sule yang Menggunakan Ikan Tenggiri Asli. (Foto: Kanal Youtube Bang Mpin)
Siomay Pak Sule yang Menggunakan Ikan Tenggiri Asli. (Foto: Kanal Youtube Bang Mpin)

RADAR BOGOR – Isu penggunaan ikan sapu-sapu dalam pembuatan siomay sempat membuat banyak pedagang terkena imbas, termasuk Bang Sule, penjual siomay yang berjualan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Tudingan tersebut bahkan membuat omzet usaha somay milik Bang Sule menurun drastis karena banyak pelanggan mulai meragukan bahan baku yang digunakan.

Namun, di tengah gempuran isu yang sempat viral di media sosial, Bang Sule memilih menghadapi keraguan pelanggan dengan mengedepankan transparansi.

Langkah tersebut perlahan berhasil mengembalikan kepercayaan pembeli hingga dagangannya kembali ramai dikunjungi.

Mengutip tayangan di kanal YouTube Bang Mpin, Bang Sule mengaku sempat merasakan dampak besar setelah muncul isu siomay berbahan ikan sapu-sapu.

Banyak pelanggan mempertanyakan kualitas bahan baku yang digunakan sehingga penjualannya sempat mengalami penurunan.

Baca Juga: Top 5 Spotify Indonesia Harian : Enau Feat Ari Lesmana Melesat, Raim Laode Hattrick

Pajang Foto Bersama Ikan Tenggiri demi Yakinkan Pelanggan

Untuk membuktikan bahwa siomay buatannya menggunakan bahan berkualitas, Bang Sule memasang foto dirinya sedang memegang ikan tenggiri di gerobak jualannya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi cara sederhana untuk menunjukkan bahwa sejak mulai berjualan pada 2017, ia selalu memakai ikan tenggiri asli sebagai bahan utama siomay tanpa mencampurnya dengan bahan lain yang dipertanyakan.

"Saat isu siomay ikan sapu-sapu ramai dibicarakan, penjualan saya sempat turun karena banyak pelanggan bertanya soal bahan yang dipakai. Akhirnya saya memasang foto bersama ikan tenggiri agar pembeli lebih yakin dengan kualitas siomay yang saya jual," tutur Bang Sule.

Kejujuran yang ditunjukkan Bang Sule mendapat respons positif. Setelah kisahnya viral melalui media sosial dan YouTube, banyak pelanggan kembali datang untuk membuktikan langsung kualitas siomay yang dijualnya.

Aroma Tenggiri Asli Jadi Bukti Kualitas

Dalam ulasan yang dibagikan Bang Mpin, aroma siomay Bang Sule langsung mencuri perhatian sejak tutup panci dibuka.

Aroma khas ikan tenggiri segar dinilai sangat berbeda dibandingkan siomay yang menggunakan bahan alternatif dengan kualitas lebih rendah.

"Begitu pancinya dibuka, aroma tenggirinya langsung terasa. Buat yang sering makan siomay berbahan ikan tenggiri, pasti bisa membedakan aromanya dengan siomay yang memakai bahan lain," ujar Bang Mpin saat mencicipi siomay tersebut.

Selain aroma, tekstur siomay juga menjadi nilai lebih. Adonannya terasa padat dan kenyal dengan komposisi ikan yang dominan, bukan sekadar tepung.

Bang Sule mengungkapkan, salah satu rahasia kelembutan siomay racikannya adalah penggunaan labu sebagai campuran adonan.

Baca Juga: Pancong Balap Boga Rasa: Warkop 24 Jam Favorit Warga Depok Kini Hadir di Bogor

Cara tersebut membuat tekstur siomay tetap lembut, juicy, dan berpadu sempurna dengan bumbu kacang yang gurih serta kental.

Habis 12 Kilogram Ikan Tenggiri Setiap Hari

Dedikasi Bang Sule dalam menjaga kualitas terlihat dari bahan baku yang digunakan setiap hari.

Ia mengaku mampu mengolah sekitar 12 kilogram ikan tenggiri untuk memenuhi permintaan pelanggan, dengan jumlah penjualan yang mencapai lebih dari 150 porsi setiap harinya.

Bagi Bang Sule, menjaga kualitas bukan hanya soal mempertahankan rasa, tetapi juga bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaan sejak awal dirinya berjualan.

Bagi pecinta kuliner yang ingin mencicipi siomay berbahan ikan tenggiri asli, Bang Sule melayani pembeli setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 11.00 WIB sampai menjelang waktu magrib.

Lokasinya berada di Jalan Kebon Sirih No. 51–53, Jakarta Pusat. Pengunjung disarankan datang lebih awal karena siomay buatan Bang Sule kerap habis sebelum jam operasional berakhir berkat banyaknya pelanggan yang datang setiap hari. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
ikan sapu-sapu siomay jakarta pusat