Nyempil di Terminal Baranangsiang, Surabi Kayu Bakar Legendaris di Bogor Masih Bertahan dengan Cara Tradisional

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:16 WIB
Surabi kayu bakar di dekat Terminal Baranangsiang Bogor. Foto: Instagram
Surabi kayu bakar di dekat Terminal Baranangsiang Bogor. Foto: Instagram

RADAR BOGOR – Di tengah perkembangan kuliner modern, masih ada jajanan surabi kayu bakar Bogor yang mempertahankan cara memasak tempo dulu. Salah satunya adalah Surabi Tradisional Baranangsiang, kuliner pagi yang tersembunyi di area Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Surabi kayu bakar di Terminal Baranangsiang Bogor ini menjadi daya tarik tersendiri karena masih dibuat menggunakan metode tradisional dengan hawu dan kayu bakar. Adonan surabi dimasak satu per satu di atas tungku hingga menghasilkan aroma khas asap kayu yang menggugah selera.

Paling nikmat disantap saat masih hangat, surabi kayu bakar di Terminal Baranangsiang Bogor tersedia dalam berbagai pilihan rasa, mulai dari surabi polos, oncom, meses, hingga telur.

Baca Juga: Resep Ayam Iris Rebus Velvet Chicken Chili Oil, Menu Diet Tinggi Protein yang Pedas Gurih

Tekstur lembut dengan aroma khas hasil pembakaran menjadi ciri utama yang membuat jajanan ini tetap digemari.

Meski tempatnya sederhana dan tidak menawarkan konsep modern seperti kafe kekinian, justru suasana terminal, kepulan asap kayu bakar, serta proses memasak yang masih dipertahankan menjadi pengalaman unik bagi para pembeli.

Buka sejak pagi, Surabi Tradisional Baranangsiang menjadi salah satu pilihan kuliner bagi warga yang ingin menikmati sarapan dengan cita rasa klasik khas Bogor.

Baca Juga: Tersembunyi di dalam Gang, Padasoeka Bakery Bogor Sajikan Roti Gandum Empuk dengan Isian Melimpah

Berlokasi di dalam area Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, tempat ini buka mulai pukul 04.00 hingga sekitar 11.00–12.00 WIB.

Dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp3 ribu untuk varian tertentu dan Rp9 ribu untuk surabi telur, jajanan ini cocok masuk daftar kuliner pagi yang wajib dicoba.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
surabi kayu bakar bogor Terminal Baranangsiang