RADAR BOGOR - Ayam geprek adalah salah satu menu favorit dan best seller di Indonesia yang memadukan fried chicken tepung tebal garing dengan sambal korek cabe rawit yang pedas gurih wangi.
Resep ini menghasilkan ayam dengan lapisan tepung yang renyah tahan lama bahkan setelah didiamkan seharian, sementara dagingnya tetap juicy di dalam.
Cocok untuk masakan keluarga sehari-hari maupun untuk jualan. Berikut ini adalah resep dan cara membuat ayam geprek ala Chef Devina Hermawan.
Baca Juga: Let's Twist Again Hadir di Bogor, Roti Viral Bandung Kini Bisa Dinikmati di Bread Co Surya Kencana
Bahan (untuk 5 porsi):
Bahan marinasi sekaligus tepung basah:
- 600 gr paha ayam filet
- 1 sdm air jeruk nipis
- 2 sdm gula pasir
- 1 sdm garam
- 1 sdt merica
- 1 sdm kaldu ayam bubuk
- 5 siung bawang putih
- ⅓ buah bawang bombai
- 400 ml air
- 1 butir telur
- 80 gr tepung terigu protein sedang
Baca Juga: Ishuka Ramen Depok, Ramen Enak Mulai Rp18.000 dengan Katsu Super Jumbo
Bahan pelapis kering:
- 450 gr tepung terigu protein sedang
- 100 gr tapioka atau maizena
- 50 gr tepung beras
- 4 sdt baking powder
- 2 sdt kunyit bubuk
- 2 sdt gochugaru atau paprika bubuk
Baca Juga: Resep Tempe Goreng Tepung, Renyah di Luar Lembut di Dalam dengan Aroma Daun Bawang yang Kuat
Bahan sambal korek:
- 100 gr cabai rawit merah
- 6 siung bawang putih
- 1 sachet terasi, bakar
- ½ sdt garam
- ½ sdt kaldu ayam bubuk
- ½ sdt penyedap
- 1 buah jeruk limau
- 2 sdm minyak panas
Baca Juga: Resep Tempe Goreng Tepung, Renyah di Luar Lembut di Dalam dengan Aroma Daun Bawang yang Kuat
Pelengkap:
- Nasi putih
- Timun
Cara Membuat:
- Haluskan bawang putih dan bawang bombai bersama sebagian air menggunakan blender. Campurkan dengan sisa air, garam, kaldu ayam bubuk, merica, gula, air jeruk nipis, telur, dan tepung terigu.
- Aduk rata hingga terbentuk adonan cair. Masukkan paha ayam filet, aduk hingga semua bagian ayam terlapisi.
- Marinasi minimal 2 jam di suhu ruang atau simpan di kulkas 6 jam hingga semalaman untuk hasil yang lebih meresap dan juicy. Adonan cair ini juga akan digunakan kembali sebagai tepung basah saat penepungan.
- Campurkan tepung terigu, tapioka atau maizena, dan tepung beras. Tambahkan baking powder, kunyit bubuk, dan gochugaru atau paprika bubuk. Aduk rata. Tidak perlu menambahkan garam atau merica ke tepung kering karena bumbu dari adonan marinasi sudah cukup kuat dan nanti dimakan bersama sambal yang gurih.
- Setelah marinasi selesai, tiriskan ayam dari adonan. Potong-potong sesuai kebutuhan karena setelah ditepungi ukurannya bisa bertambah dua kali lipat. Paha filet yang besar bisa dibagi dua atau tiga.
- Panaskan minyak yang cukup banyak agar tepung bisa mengembang sempurna. Lapisi ayam dengan tepung kering, celupkan ke adonan basah marinasi, lalu lapisi kembali dengan tepung kering. Untuk lapisan yang lebih tebal, ulangi proses celup dan lapisi sekali lagi. Pijat-pijat pelan tepung pada ayam agar berkeriting dan menempel, namun jangan sampai kulitnya terkelupas. Kibas-kibas sebelum digoreng untuk membuang tepung yang tidak menempel.
Baca Juga: Resep Sate Taichan Homemade, Sambal Gurih Pedas Wangi dengan Daging Juicy
- Goreng ayam dalam minyak panas. Begitu struktur tepung sudah terlihat crunchy dan kokoh, kecilkan api ke sedang dan teruskan menggoreng hingga golden brown. Jangan menggoreng terlalu sebentar agar kerenyahan tepung lebih tahan lama.
- Untuk sambal korek, ulek bawang putih bersama garam, kaldu ayam bubuk, penyedap, dan terasi bakar hingga benar-benar halus. Cincang kasar cabai rawit menggunakan chopper atau ulek manual, lalu campurkan ke dalam ulek bawang putih. Aduk rata, siram dengan minyak panas, aduk kembali dan cicipi rasa. Tambahkan perasan jeruk limau agar sambal makin wangi.
- Sajikan ayam geprek bersama sambal korek, nasi putih hangat, dan irisan timun.
Baca Juga: Resep Sop Sengkel, Kuah Bening Segar dengan Daging Empuk Penuh Kolagen
Tips:
Kombinasi telur dan air dalam adonan marinasi adalah kunci agar lapisan tepung renyah namun tidak alot. Jangan menggunakan full telur karena kerenyahannya kurang optimal.
Tepung beras tidak boleh terlalu banyak. Fungsinya membuat garing lebih tahan lama, namun jika berlebihan hasilnya justru keras dan alot.
Kunyit dan paprika bubuk hanya berfungsi untuk memberi warna yang lebih cerah dan menarik, bisa dilewati jika tidak ada.
Bawang putih dan bawang bombai segar menghasilkan aroma yang lebih keluar dibanding versi bubuk.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan