RADAR BOGOR - Chili oil adalah sambal khas Chinese food yang aromanya sangat menggugah selera dengan perpaduan cabai kering, minyak yang merah pekat, dan aroma ebi yang khas.
Versi homemade ini jauh lebih terjamin higienitasnya, bisa disesuaikan dengan selera, dan tentunya lebih ekonomis dibanding beli jadi.
Cocok untuk pelengkap nasi goreng, bakmi, atau berbagai masakan Chinese lainnya, bahkan bisa dijadikan produk jualan.
Simak resep dan cara bikin Chili Oil mirip di restoran Chinese ala Chef Devina Hermawan:
Baca Juga: Ice Cream Shop Baru di Tajur Bogor, Ferrera Dubai Chewy Jadi Menu yang Wajib Dicoba
Bahan:
- 250 gr minyak goreng
- 60 gr cabai kering utuh
- 25 gr bawang putih
- 25 gr bawang merah
- 25 gr ebi kering, rendam air hangat 30 menit
- 1 sdt garam
- ½ sdt gula pasir
- ½ sdt penyedap atau micin
- 2 sdm kecap asin
Baca Juga: Resep Nasi Capcay Goreng, Comfort Food Simpel yang Lezatnya Bisa Saingan Restoran
Cara Membuat:
- Haluskan cabai kering menggunakan food processor hingga tekstur sesuai selera, kasar atau agak halus. Jika food processor kecil, proses dalam beberapa batch. Bisa juga menggunakan chili flakes yang sudah ada bijinya sebagai pengganti.
- Blender bawang putih dan bawang merah hingga halus menggunakan sedikit minyak agar mudah diblender.
- Tiriskan ebi yang sudah direndam air hangat, lalu blender sebentar bersama campuran bawang. Jangan terlalu halus agar tekstur ebi masih terasa.
Baca Juga: Ngopi di Bogor Makin Unik, Goffee Semplak Hadirkan Minuman dengan Gelas Beku
- Panaskan minyak dalam wajan di atas api sedang-kecil. Masukkan campuran bawang dan ebi, goreng perlahan sambil diaduk agar tidak gosong. Tujuannya untuk menghilangkan kandungan air dari bahan agar chili oil lebih awet.
- Masak terus hingga buih mulai mengecil dan warna bawang mulai menggelap. Ini tanda kandungan air sudah berkurang. Jangan tunggu sampai benar-benar kering sebelum membumbui karena bumbu tidak akan meresap jika ditambahkan setelah kering.
- Saat bawang sudah mulai kecoklatan namun masih ada sedikit buih, masukkan garam, penyedap, dan gula. Aduk rata.
- Masukkan cabai kering yang sudah dihaluskan, aduk rata. Masak terus hingga minyak berwarna merah pekat dan aroma sudah sangat wangi.
Baca Juga: Gampang Banget, Ini Resep Mie Nyemek Telur Gurih ala Warkop Pakai Bahan Simple
- Terakhir tambahkan kecap asin, aduk rata dan masak sebentar. Kecap asin dari proses fermentasi akan menambah aroma yang kompleks dan gurih pada chili oil. Gunakan secukupnya saja agar tidak mendominasi.
- Angkat ketika bunyi mendesis sudah mengecil dan tidak ada suara brocokan yang kencang, tanda kandungan air sudah hampir habis.
- Tuang chili oil ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan. Jika menggunakan wadah plastik, tunggu hingga benar-benar dingin terlebih dahulu. Bagi minyak dan ampas secara merata ke dalam toples.
Baca Juga: Cuma Rp2 Ribuan! Lepet Cikereteg, Jajanan Jadul yang Masih Eksis di Jalur Bogor ke Sukabumi
Tips:
Sterilkan toples terlebih dahulu dengan merebusnya atau memanggangnya di oven 100 derajat selama 30 menit agar chili oil lebih awet.
Chili oil akan semakin gelap warnanya dan semakin enak rasanya setelah disimpan beberapa hari.
Baca Juga: Soto Betawi Legendaris Sejak 1978, Sehari Bisa Habiskan 30 Kg Jeroan
Simpan di suhu ruang maksimal satu bulan, atau di kulkas jika ingin lebih lama. Keluarkan dari kulkas beberapa jam sebelum digunakan agar mencair kembali.
Untuk variasi rasa yang lebih kompleks bisa ditambahkan bunga lawang, cengkeh, atau Sichuan pepper.
Kunci keawetan chili oil adalah kandungan air yang minimal dan kebersihan peralatan yang digunakan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan