RADAR BOGOR - Cumi sambal bakar ini terinspirasi dari sajian cumi sambal yang populer belakangan ini, disajikan langsung di atas piring tanah liat atau tembikar yang dipanaskan di atas api sehingga menghasilkan aroma smokey yang khas dan penampilan yang sangat menggugah selera.
Sambalnya gurih pedas namun tetap segar karena diulek mendadak, sementara cuminya kenyal tanpa alot berkat teknik marinasi yang tepat.
Simak resep dan cara membuat cumi sambal bakar ala Chef Devina Hermawan.
Baca Juga: Sambal Wader dan Botok Cak Mat, Lauk Rumahan Melimpah Mulai Rp7 Ribuan
Bahan (untuk 2 porsi):
Bahan cumi:
- 250 gr cumi, bersihkan dan iris
- 1 sdt perasan jeruk nipis
- ½ sdt baking soda (opsional)
- ½ sdt garam
- ⅛ sdt merica
Baca Juga: Bella Kuku Tanesia Cicipi Menu Baru Tori Makashi Cipete, Sambal Bawang Daun Jeruk Jadi Favorit
Bahan sambal bakar (diulek):
- 3 siung bawang putih
- 3 siung bawang merah
- 6 gr terasi
- ¾ sdt garam
- ½ sdm gula pasir
- ½ sdt penyedap
- 6 buah cabai merah keriting
- 6 buah cabai rawit merah
- 12 buah cabai rawit hijau
- 60 ml minyak
Baca Juga: Resep Mie Goreng Tek-Tek Khas Jawa: Bumbunya Meresap, Manis Gurihnya Bikin Ketagihan
Pelengkap:
- 9 siung bawang merah, iris
- 1 buah tomat merah, potong kotak
- 1 sdt saus tiram (opsional)
- Daun bawang, iris (opsional)
- Perasan jeruk nipis atau jeruk limau (opsional)
- Nasi putih
Baca Juga: Mie Chili Oil Mentai Kelor Tiga Coffee, Menu Baru di Bogor yang Bikin Susah Berhenti Ngemil
Cara Membuat:
- Bersihkan cumi dari tulang, mulut, dan matanya. Iris sesuai selera, untuk cumi ukuran besar potong cukup tebal agar kenyal saat dimakan.
- Marinasi dengan perasan jeruk nipis, baking soda, garam, dan merica. Aduk rata dan diamkan 10-15 menit.
- Baking soda berfungsi membuat cumi tidak alot, pastikan takarannya sesuai resep agar tidak menimbulkan rasa getir. Untuk cumi kecil seperti cumi cendol, tidak perlu dipotong dan baking soda bisa diskip.
Baca Juga: Hidden Gem di Rancabungur Bogor! Nongkrong Sambil Nikmati View Danau di Tengah Kebun Sawit
- Panaskan minyak lalu goreng cumi sebentar atau flash frying saja hingga matang, jangan terlalu lama. Tutup wajan saat menggoreng agar minyak tidak terlalu berantakan.
- Angkat dan sisihkan. Cara ini mencegah cumi mengeluarkan terlalu banyak air saat dimasak bersama sambal.
- Ulek bawang putih, bawang merah, dan terasi hingga halus. Tambahkan garam, gula, dan penyedap, ulek rata. Masukkan cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau.
- Ulek hingga semua tercampur. Untuk yang suka lebih pedas, bisa mengganti seluruh cabai dengan cabai rawit tanpa cabai keriting.
Baca Juga: Ice Cream Shop Baru di Tajur Bogor, Ferrera Dubai Chewy Jadi Menu yang Wajib Dicoba
- Taruh hasil ulekan di atas piring tanah liat atau tembikar. Panaskan di atas api sedang besar hingga benar-benar panas agar aroma smokey keluar.
- Tuang minyak bekas menggoreng cumi tadi ke atasnya karena minyak ini sudah menyerap aroma cumi yang wangi.
- Masukkan bawang merah iris dan tomat potong kotak ke atas sambal yang sudah panas.
- Masak sebentar hingga harum. Jika ingin tambahan aroma bisa masukkan daun jeruk atau daun kemangi.
Baca Juga: Ice Cream Shop Baru di Tajur Bogor, Ferrera Dubai Chewy Jadi Menu yang Wajib Dicoba
- Masukkan cumi yang sudah digoreng sebentar, aduk rata bersama sambal. Tambahkan daun bawang dan saus tiram jika menggunakan, aduk sebentar. Terakhir perasan jeruk nipis atau jeruk limau untuk kesegaran tambahan.
- Sajikan langsung di atas piring tanah liat bersama nasi putih hangat.
Tips:
Piring tanah liat harus benar-benar panas di atas api agar aroma smokey benar-benar keluar dan tidak hanya hangat.
Baca Juga: Ice Cream Shop Baru di Tajur Bogor, Ferrera Dubai Chewy Jadi Menu yang Wajib Dicoba
Jika tidak menggunakan piring tanah liat, bisa menggunakan wajan biasa namun aroma smokey tidak akan seintens menggunakan tembikar.
Resep ini bisa dimodifikasi dengan mengganti cumi menggunakan udang atau ikan yang digoreng sebentar terlebih dahulu.
Sambal diulek mendadak tanpa ditumis lebih dulu agar rasa tetap segar dan tidak kehilangan kesegaran cabainya.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan