RADAR BOGOR – Tak selalu harus datang ke restoran besar untuk menikmati hidangan bercita rasa istimewa.
Di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, terdapat sebuah warung makan yang lokasinya cukup tersembunyi, tetapi justru menjadi tujuan kuliner bagi sejumlah pelanggan.
Warung tersebut bernama Nasi Goreng Warung Pakde, usaha kuliner milik Partiman yang lebih dikenal dengan sapaan Pakde.
Meski berada di lingkungan permukiman, lokasi warung masih dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat.
Daya tarik Nasi Goreng Warung Pakde tidak hanya terletak pada harganya yang relatif ramah di kantong.
Pengalaman sang pemilik yang pernah bekerja sebagai koki di restoran ternama turut menjadi salah satu alasan beragam menu di warung ini memiliki cita rasa yang khas.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 2026 Tidak Cair, Ini Langkah yang Bisa Dilakukan KPM
Sebelum memutuskan membuka usaha sendiri, Pak Partiman telah menjalani profesinya sebagai koki selama sekitar 16 tahun. Ia kemudian meninggalkan pekerjaannya tersebut pada penghujung 2017.
Pengalaman panjang di dapur restoran menjadi bekal bagi Pakde untuk meracik dan mengembangkan sejumlah menu.
Beberapa resep kemudian dimodifikasi dengan sentuhan khasnya sehingga menghasilkan karakter rasa yang berbeda.
Fuyunghai Jumbo Jadi Menu Andalan
Salah satu hidangan yang cukup mencuri perhatian pelanggan adalah fuyunghai jumbo. Ukurannya terbilang besar dengan tampilan mengembang seperti mangkuk.
Dalam satu porsi, pelanggan mendapatkan dua buah fuyunghai. Adonan telurnya dibuat cukup tebal dengan campuran sayuran dan ayam.
Tekstur bagian luar terasa renyah, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Fuyunghai kemudian dilengkapi saus berwarna merah yang memberikan perpaduan rasa gurih dan segar.
Ada Bistik Sapi hingga Sapo Tahu Seafood
Pilihan menu di Nasi Goreng Warung Pakde tidak berhenti pada fuyunghai. Bagi pencinta daging, tersedia bistik sapi dengan potongan daging yang empuk dan porsinya cukup banyak.
Potongan daging tersebut disajikan bersama saus bistik bercita rasa manis dan gurih.
Aroma bawang bombai juga cukup dominan sehingga semakin memperkuat karakter hidangan.
Ada pula bistik ayam yang menggunakan potongan ayam cukup tebal. Ayam dibalut lapisan tepung renyah kemudian disiram saus bistik dengan rasa manis dan gurih.
Baca Juga: Mental Load Ibu, Beban Tak Terlihat yang Sering Terabaikan
Sementara bagi penggemar seafood, pilihan sapo tahu seafood bisa menjadi alternatif. Hidangan ini berisi udang, cumi, serta tahu bertekstur lembut.
Kuah dan bumbunya menghadirkan rasa gurih dengan aroma bawang putih yang cukup kuat.
Selain sejumlah menu tersebut, Nasi Goreng Warung Pakde juga menyediakan beragam pilihan nasi goreng dengan harga mulai Rp22 ribu.
Menu lainnya mencakup mie, bihun, kwetiau, capcay, hingga berbagai pilihan masakan Chinese food.
Berawal dari Kantin Sekolah
Perjalanan usaha kuliner Pakde ternyata tidak langsung dimulai dari lokasi yang ditempatinya sekarang. Sebelumnya, ia pernah menjalankan usaha makanan dari sebuah kantin sekolah.
Seiring waktu, usaha tersebut berkembang hingga akhirnya berpindah dan menetap di kawasan Cilandak.
Nasi Goreng Warung Pakde diketahui mulai beroperasi di lokasi tersebut sekitar penghujung 2018 atau 2019.
Baca Juga: PKH Tahap 3 2026 Ditangguhkan, Ini Penyebab dan Penjelasan untuk KPM
Pengalaman belasan tahun sebagai koki restoran kemudian menjadi modal penting bagi Pakde dalam mempertahankan cita rasa masakannya.
Selain mengandalkan rasa, warung ini juga menawarkan porsi yang cukup besar sehingga sejumlah menu cocok disantap bersama keluarga maupun teman.
Kombinasi rasa yang menggugah selera, porsi melimpah, dan harga yang masih relatif terjangkau membuat Nasi Goreng Warung Pakde menjadi salah satu pilihan kuliner hidden gem di Cilandak, Jakarta Selatan.
Bagi masyarakat yang ingin mencobanya, Nasi Goreng Warung Pakde buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Namun, warung ini tutup pada hari Sabtu. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin