RADAR BOGOR – Perpaduan cita rasa Minang dengan karakter kuliner Manado membuat Rumah Makan Minang Putra di Jalan Sarapung, Manado, memiliki daya tarik tersendiri.
Rumah makan yang telah berdiri lebih dari lima dekade ini tetap mempertahankan masakan khas Padang sekaligus menyesuaikan sejumlah menu dengan selera masyarakat setempat.
Rumah Makan Minang Putra didirikan oleh Zubir Tanjung, perantau asal Padang Pariaman, pada 1970.
Setelah lebih dari 50 tahun berjalan, usaha kuliner tersebut kini diteruskan bersama generasi penerus keluarga.
Meski mengusung konsep masakan Minang, cita rasa sejumlah menu di tempat ini mengalami penyesuaian.
Karakter masyarakat Manado yang gemar makanan pedas dan bercita rasa segar turut memengaruhi racikan hidangan yang disajikan.
Baca Juga: SMPN 3 Kota Bogor Sesalkan Adanya Aksi Perundungan, Korban Kini Dikawal BK
Ayam Bakar Jadi Menu Favorit
Salah satu hidangan yang menjadi rekomendasi di Rumah Makan Minang Putra adalah ayam bakar.
Sajian ini memiliki karakter berbeda dibandingkan ayam bakar Padang pada umumnya karena menghadirkan perpaduan rasa pedas dan segar.
Ayam bakar disajikan bersama sambal serta acar yang memberikan sensasi menyegarkan.
Perpaduan tersebut bahkan memiliki karakter rasa yang sekilas mengingatkan pada sambal dabu-dabu, salah satu sambal yang populer dalam kuliner Manado.
Kualitas bahan juga menjadi perhatian pengelola. Ayam yang digunakan merupakan ayam pejantan yang berasal dari peternakan sendiri.
Tingginya minat terhadap menu tersebut membuat penjualan ayam bakar cukup besar.
Dalam satu hari, Rumah Makan Minang Putra disebut mampu menghabiskan sekitar 400 hingga 500 ekor ayam.
Cita Rasa Padang Beradaptasi dengan Lidah Manado
Sejak pertama berdiri, Rumah Makan Minang Putra mempertahankan resep masakan khas Padang.
Namun, seiring perjalanan usaha, racikan bumbu secara bertahap disesuaikan agar lebih cocok dengan selera konsumen di Manado.
Rasa pedas yang kuat serta sensasi segar menjadi salah satu ciri yang membedakan beberapa menu di rumah makan tersebut.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Soroti Layanan Pasien Gawat Darurat, Rumah Sakit Tak Ada Alasan Menolak
Selain ayam bakar, rendang juga menjadi hidangan yang layak dicicipi. Daging rendang disajikan dengan tekstur yang empuk dan bumbu khas yang telah mengalami penyesuaian dengan karakter lidah masyarakat Manado.
Harga Menu Rumah Makan Minang Putra Mulai Rp22 Ribu
Rumah Makan Minang Putra menyediakan beberapa pilihan bagi pengunjung. Konsumen dapat memilih hidangan yang tersedia di meja, kemudian membayar sesuai lauk yang diambil.
Bagi yang ingin pilihan lebih ekonomis, tersedia pula paket makanan dengan harga yang relatif terjangkau.
Paket nasi ayam dibanderol sekitar Rp35 ribu. Sementara untuk menu satuan, ayam bakar dapat dinikmati dengan harga sekitar Rp22 ribu dan rendang sekitar Rp25 ribu.
Dengan perjalanan usaha selama lebih dari 50 tahun, Rumah Makan Minang Putra menjadi salah satu pilihan kuliner legendaris di Manado.
Keunikan utamanya terletak pada kemampuannya mempertahankan identitas masakan Minang sambil mengadaptasi cita rasa sesuai karakter masyarakat lokal.
Bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba perpaduan masakan Padang dengan sentuhan rasa khas Manado, rumah makan di Jalan Sarapung ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Rumah Makan Minang Putra buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WITA. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin