RADAR BOGOR – Tak banyak yang menyangka, sebuah warung makan lontong kupang sederhana yang berlokasi di gang sempit kawasan Kembangan, Jakarta Barat, justru memiliki pelanggan dari kalangan pejabat dan instansi pemerintahan.
Warung tersebut bernama Lontong Kupang Ning Astravio. Meski lokasinya tersembunyi dan hanya bisa diakses melalui gang sempit, kuliner khas Sidoarjo ini disebut rutin menerima pesanan katering dari sejumlah kalangan, termasuk jajaran Kementerian Agama hingga anggota DPR.
Lokasinya berada di sebuah gang yang terletak di seberang kantor JNE Kembangan. Pengunjung Lontong Kupang Ning Astravio yang datang menggunakan mobil bahkan perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena akses menuju warung cukup terbatas.
Baca Juga: Kolam Renang Aldepos Bogor, Berenang dengan View Gunung Salak
Pemilik Lontong Kupang Ning Astravio, Rio, mengatakan usaha tersebut mulai dijalankan sejak 2021. Menariknya, kegiatan produksi hingga penjualan dilakukan dari rumah kontrakan yang ditempatinya.
Sajikan Kuliner Autentik Jawa Timur
Meski berawal dari usaha rumahan, menu yang ditawarkan cukup beragam dan mengusung cita rasa khas Jawa Timur.
Salah satu menu andalannya adalah lontong kupang, yang menjadi favorit pelanggan. Hidangan ini terdiri dari lontong dan kupang atau kerang berukuran kecil yang didatangkan dari Pasuruan.
Baca Juga: Tim PPK Ormawa HMA Kenalkan Smart Farming dan Aplikasi PANTAU kepada Kelompok Tani Bogor
Lontong kupang tersebut disajikan bersama lentho singkong yang renyah serta sate kerang dengan perpaduan rasa manis dan gurih.
Selain itu, tersedia lontong balap yang berisi lontong dan tauge dengan kuah berbumbu petis khas Sidoarjo. Ada pula tahu tek telur, perpaduan tahu, telur goreng, lontong, tauge, bihun, dan kerupuk yang disiram bumbu kacang serta petis.
Untuk harganya, lontong kupang dibanderol sekitar Rp30 ribu hingga Rp42 ribu per porsi. Sementara lontong balap tersedia dengan harga Rp22 ribu–Rp32 ribu, sedangkan tahu tek dibanderol sekitar Rp26 ribu.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB. Khusus Sabtu, operasional berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, sementara pada Minggu warung tutup.
Baca Juga: Prediksi Gornik Zabrze vs AS Monaco, Playoff Conference League
Ke depannya, Rio berharap usahanya dapat terus berkembang dan memiliki lokasi yang lebih mudah dijangkau, khususnya di pinggir jalan utama.
Dengan begitu, pelanggan yang ingin menikmati langsung kuliner khas Sidoarjo tersebut tak lagi harus menyusuri gang sempit untuk menemukan Lontong Kupang Ning Astravio. (Irsyad/Unpak)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga