RADAR BOGOR - Kota Bogor punya cerita panjang dengan Sop Buntut. Kuliner yang biasa disajikan dengan kuah ini rupanya sudah ada sejak 1927.
Sejarawan Bogor, Abdullah Batarfie menjelaskan hal itu dibuktikan dalam catatan koran yang terbit pada tahun 1927 silam.
“Disana ada iklan restoran di Bogor yang menawarkan menu sop buntut dalam bahasa Belanda, ‘Ossenstaartsoep’ gitu,” ungkap Abdullah.
Resep sop buntut sendiri disebut berasal dari Eropa pada abad ke-17. Makanan tersebut kemudian dibawa oleh imigran dan pedagang asing hingga masuk ke Nusantara.
Baca Juga: Dulu Asing di Bogor, Kini Croissant Golden France Ingin Jadi Oleh-oleh Khas Kota Hujan
Sesuai namanya, kata “soep” diambil dari kosa kata Belanda. Setelah masuk ke Indonesia, olahan tersebut kemudian berkembang dengan bahan dan cita rasa khas Nusantara.
“Ini hasil akulturasi bahan olahan Eropa dengan cita rasa Nusantara,” jelas Abdullah pada Radar Bogor, Jumat, 21 Agustus 2026 malam.
Dalam perkembangannya, sop buntut di Indonesia diolah menggunakan rempah-rempah lokal dan disajikan bersama kuah kaldu sapi, kentang, wortel hingga emping.
Jejak sop buntut di Bogor kemudian terus berkembang hingga era modern. Dalam catatan sejarah kuliner Bogor, Mak Emun disebut sebagai pionir penjual sop buntut pertama yang diketahui.
Sop Mak Emun sendiri diketahui sudah berdiri sejak 1970. Hingga kini, tidak ditemukan informasi mengenai penjual sop buntut lain di Kota Bogor yang sudah berjualan sebelum tahun tersebut. (bay)
Editor : Eka Rahmawati