RADAR BOGOR – Jika biasanya sate identik dengan potongan daging berukuran kecil, kuliner khas Sulawesi Utara punya sajian yang tampil berbeda.
Sate ragei jumbo di Rumah Makan Ragei Phonfon, Tomohon, menawarkan potongan daging yang tebal dan lebar dengan proses pengolahan yang cukup panjang sebelum disajikan kepada pelanggan.
Rumah makan yang berada di kawasan pinggiran Kota Tomohon, Sulawesi Utara, tersebut menjadi salah satu tempat yang menawarkan sate ragei dengan ukuran potongan daging yang cukup besar.
Keunikan lainnya terletak pada proses marinasi dan pemanggangannya yang membutuhkan waktu khusus untuk menghasilkan cita rasa khas.
Sate Ragei Jumbo Dimarinasi Selama 8 Jam
Menu yang menjadi perhatian adalah ragei atau sate babi jumbo dengan potongan daging lebar dan tebal.
Sebelum masuk proses pemanggangan, daging terlebih dahulu dibumbui dan direndam menggunakan campuran bumbu serta perasan jeruk selama kurang lebih delapan jam.
Baca Juga: Bansos Tahap 3 Gagal Cair Gegara Perubahan Desil? Ini 3 Cara Usulkan Pembaruan Tingkat Kesejahteraan
Proses marinasi yang cukup lama tersebut dilakukan agar bumbu lebih meresap ke dalam daging. Setelah itu, daging dipanggang menggunakan batok kelapa.
Pemakaian batok kelapa memberikan aroma asap atau smoky yang khas pada sate. Meski memiliki potongan berukuran besar, tekstur daging tetap terasa lembut dan empuk saat disantap.
Pada bagian tepi samcan, teksturnya terasa sedikit renyah, sedangkan bagian dalam daging memberikan sensasi gurih dan lembut.
Disantap Bersama Sambal Rica Khas Manado
Cita rasa sate ragei jumbo semakin kuat ketika dipadukan dengan sambal rica khas Manado.
Sambal tersebut menghadirkan sensasi pedas sekaligus segar yang berpadu dengan rasa gurih dari daging serta aroma smoky hasil pemanggangan.
Sambal rica yang disajikan dibuat dari sejumlah bahan, antara lain:
- Cabai rawit
- Bawang merah
- Jahe
- Jeruk cui
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan sambal dengan karakter pedas, segar, dan aromatik yang cocok disantap bersama sate ragei.
Selain sambal rica, satu sajian sate juga dilengkapi sayur bunga pepaya dan nasi yang dibungkus menggunakan daun.
Ada Sup Brenebon Khas Minahasa
Bukan hanya sate ragei, Rumah Makan Ragei Phonfon juga menyediakan Sup Brenebon, hidangan khas Minahasa yang berbahan dasar kacang merah.
Sup tersebut diolah menggunakan berbagai rempah, seperti bawang putih, bawang merah, cengkeh, dan pala.
Baca Juga: Akhir Agustus 2026, 4 Bansos Ini Disalurkan Pemerintah Kepada KPM
Untuk menambah cita rasa, hidangan ini dilengkapi iga atau kaki babi yang dimasak hingga menghasilkan tekstur sangat empuk.
Kuah sup memiliki cita rasa gurih dengan perpaduan kacang merah dan daging yang lembut.
Hidangan tersebut pun dapat menjadi pilihan pendamping ketika menikmati sate ragei jumbo.
Harga Sate Ragei Jumbo Mulai Rp50 Ribu
Bagi pengunjung yang ingin mencicipi sate ragei jumbo, tersedia paket dengan harga mulai Rp50 ribu. Paket tersebut sudah berisi:
- Dua tusuk sate ragei jumbo
- Nasi bungkus daun
- Sayur
Sementara itu, Sup Brenebon ditawarkan dengan harga sekitar Rp30 ribu per porsinya.
Rumah Makan Ragei Phonfon berada di jalur yang menghubungkan Manado dan Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Tempat makan tersebut buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 23.00 WITA.
Baca Juga: Waspada, 3 Aktivitas Ini Bisa Menyebabkan Bansos Tahap 3 Tidak Cair
Dengan daging berukuran jumbo, proses marinasi selama delapan jam, serta teknik pemanggangan menggunakan batok kelapa, sate ragei menjadi salah satu pilihan kuliner khas Sulawesi Utara yang menarik untuk dicicipi.
Bagi pencinta kuliner yang ingin merasakan hidangan dengan cita rasa gurih, pedas, dan aroma smoky khas pemanggangan, sate ragei jumbo di Tomohon ini bisa menjadi salah satu kuliner yang patut masuk daftar kunjungan. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin