Berburu Durian di Rancamaya Kota Bogor, Tawarkan Sensasi Makan Langsung dari Kebun

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 12:45 WIB
Suasana makan durian di Kampung Durian Rancamaya Kota Bogor. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)
Suasana makan durian di Kampung Durian Rancamaya Kota Bogor. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Musim durian telah tiba. Aroma semerbak buah berduri ini, tercium di setiap sudut Kota Bogor. Aktivitas jual belinya pun kian menggeliat.

Sejak awal Agustus silam, durian mendadak jadi primadona. Banyak pedagang yang menjajakan buah ini di sejumlah ruas Jalan Kota Bogor.

Bagi pecinta durian, momen ini amat dinanti. Mereka punya banyak cara untuk menikmatinya, seperti datang langsung ke perkebunannya.

Cara itu bisa didapat dengan berkunjung ke Kampung Durian Rancamaya. Lokasinya berada tersembunyi di sudut Selatan Kota Bogor.

Pengunjung bisa masuk lewat Perumahan Rancamaya. Tak jauh dari situ, pandangan mata, langsung disuguhkan pedagang durian di sisi jalan.

Fenomena itu menandakan Kampung Rancamaya sudah dekat. Setelah melewati permukiman yang padat penduduk, terlihat banyak pohon durian menjulang tinggi.

Baca Juga: Steak Kenangan Buka Cabang Baru di Kukusan, Ada Promo Buy One Get One dan Kopi 5 Ribu

Di lokasi ini, terdapat satu kawasan yang digunakan untuk menikmati durian. Suasana yang asri, membuat pengunjung menyantapnya dengan suasana berbeda.

Kampung Durian Rancamaya dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Lokasi ini sudah diresmikan dan beroperasi sejak lima tahun silam

“Tahun 2021 diresmikan oleh pa Bima Arya, sampai sekarang terus berkembang,” kata Pengelola Kampung Durian Rancamaya Feri Suparman.

Luas Kampung Durian Rancamaya sendiri mencapai 3,5 hektare. Sementara pohon durian yang tumbuh subur di lokasi ini ada ratusan.

“Kalau diitung semua lebih dari 500 pohon di Kampung Durian Rancamaya dengan luas tanah 3,5 hektare,” ungkap Feri saat ditemui di lokasi.

Banyak jenis durian lokal yang berbuah di lokasi ini. Namun yang paling banyak diburu  jenis Durian Si Wajit. Pohonnya saja sudah berusia 120 tahun.

“Isi dagingnya putih, namanya durian lokal pasti ada bijinya, tapi dia manis terus legit. Nah Si Wajit ini kaya makanan wajit ada lengket-lengketny,” ujar Feri.

Si Wajit bukan satu-satunya. Di Kampung Durian Rancamaya masih banyak tumbuh jenis durian lain yang rasanya tak kalah lezat.

Misalnya saja Durian Si Kempis, Si Bolu, Matahari, Si Tirilik dan Durian Si Susu. Masing-masing jenis punya cita rasa yang begitu khas.

Radar Bogor sempat mencicipi Si Tirilik dan Si Susu. Dua durian itu ukurannya terbilang paling kecil dari jenis-jenis durian yang tumbuh di lokasi ini. 

Baca Juga: 3 Golongan Terima Bansos PKH BPNT Seumur Hidup dan Skema Pencairan Rapel Dobel

Namun rasanya bikin mata ‘merem melek’. Khusus jenis Si Susu warna dagingnya putih, rasanya manis dan lembut di lidah. Durian jenis ini juga punya rasa gurih.

Sementara untuk Jenis Si Tirilik punya cita rasa yang lebih strong. Warna dagingnya sedikit lebih kuning, dan teksturnya lengket di lidah.

“Untuk harganya beragam. Kami jualnya per kilo, satu kilonya ada yang dibandrol Rp75 dan yang paling mahal itu Matahari sampai Rp250 ribu,” beber Feri.

Pengunjunh bisa menikmati durian di lokasi ini setiap hari. Saat hari kerja, Kampung Durian Rancamaya buka dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Sementara saat hari libur buka 24 jam. Pecinta durian yang datang ke lokasi ini tidka hanya dari Bogor saja, tapi dari berbagai daerah.

“Bahkan artis-artis juga banyak, seminggu lalu vokalis Adaband bang Naga terus di musim durian tahun lalu om Indro juga kesini,” ujarnya.

Dalam setahun durian bisa dipanen satu hingga dua kali. Setiap satu kali panen, pohon di Kampung Durian Rancamaya mampu menghasilkan 10 hingga 20 buah.

“Jadi diitung aja di kami ada 500 pohon berapa setiap musim duren masuk. Cuma emang kalau panen kedua kalinya, kuantitinya lebih sedikit,” terangnya.

Banyak keunggulan yang didapat saat berkunjung ke Kampung Durian Rancamaya. Pengelola juga menyediakan sedikitnya dua gazebo.

Baca Juga: Parkir Paralel di Jalan Sempit Sering Bikin Panik? Ini Trik Mudah agar Mobil Tak Menyenggol

“Kalau disini kita makan durian pas di kebunnya, dan kebetulan kita siapkan di gazebo. Jadi orang makan duren bisa sambil santai,” ucapnya.

Kalau beruntung, pengunjung juga bisa ikut langsung memetik durian dari pohonnya. Yang tidak kalah penting, durian di lokasi ini punya garansi.

“Jadi kalau pas beli rasanya gagal atau tidak manis bisa dituker. Ini berlaku bagi yang makan durian disini atau yang dibawa pulang,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor rancamaya durian