Wisata Sejarah Jakarta: Menjelajahi Pasar Baru, Jejak Batavia dengan Kuliner Legendaris

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 11:00 WIB
Kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat masih jadi pilihan wisata sejarah sekaligus kuliner yang menarik dikunjungi. (Foto: tiktok pengunjung @ClaraDst)
Kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat masih jadi pilihan wisata sejarah sekaligus kuliner yang menarik dikunjungi. (Foto: tiktok pengunjung @ClaraDst)

RADAR BOGOR – Di tengah perkembangan Jakarta yang semakin modern, kawasan Pasar Baru masih menyimpan atmosfer tempo dulu yang menarik untuk dijelajahi.

Kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat ini menawarkan perpaduan wisata sejarah, belanja, kuliner, hingga spot foto dalam satu kawasan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Jakarta dengan berjalan kaki sekaligus mengenal jejak masa lalu ibu kota, Pasar Baru dapat menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tertua di Jakarta. Salah satu penanda yang paling mudah dikenali adalah gapura ikonik bertuliskan “Passer Baroe”, yang sekaligus kerap dijadikan latar berfoto oleh pengunjung.

Menyusuri Jejak Pasar Baru Sejak Era Kolonial

Pasar Baru telah memiliki sejarah panjang sejak zaman kolonial. Pada masa Batavia, kawasan ini menjadi salah satu lokasi berbelanja yang ramai didatangi masyarakat, termasuk kelompok elite yang bermukim di sekitar Rijswijk, kawasan yang kini dikenal sebagai Jalan Veteran.

Nuansa masa lalu masih dapat dirasakan ketika pengunjung berjalan menyusuri lorong-lorong pertokoan.

Baca Juga: ENHYPEN Raih Grand Slam, Sapu Bersih Trofi Music Show Korea Selatan Lewat The Sin: Bliss

Sejumlah bangunan dengan arsitektur kolonial masih berdiri dan menjadi bagian dari karakter kawasan tersebut.

Aktivitas perdagangan yang berlangsung puluhan tahun juga masih terlihat dari sejumlah toko yang menjual berbagai kebutuhan, mulai dari tekstil, sepatu, hingga perlengkapan ibadah.

Menariknya, beberapa usaha tersebut tetap dikelola secara turun-temurun oleh keluarga pemiliknya yang telah menjalankan bisnis sejak generasi sebelumnya.

Berburu Kuliner Legendaris di Pasar Baru

Tidak hanya menawarkan pengalaman belanja dan sejarah, wisata kuliner Pasar Baru juga menjadi alasan banyak orang datang ke kawasan ini.

Di antara lorong-lorong yang ramai, wisatawan dapat menemukan berbagai jajanan yang telah dikenal sejak lama.

Pilihannya cukup beragam, mulai dari es sari salju, lumpia, bubur ayam, hingga berbagai kudapan khas Tionghoa peranakan.

Salah satu kuliner yang menjadi bagian dari sejarah Pasar Baru adalah bakmi legendaris yang berada di kawasan Gang Kelinci.

Kuliner tersebut telah berjualan sejak 1957, sehingga menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi pencinta makanan sekaligus sejarah.

Di sepanjang gang, wisatawan juga dapat menemukan pedagang kaki lima yang menjual gorengan dan berbagai makanan tradisional lainnya.

Gang sempit yang dipenuhi aktivitas pedagang tersebut justru menghadirkan suasana khas yang membuat pengalaman menjelajahi Pasar Baru semakin menarik.

Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX150RR 2003 CBU Thailand Dimodifikasi, Tampil Gahar dengan Mesin Porting

Ada Kafe Vintage di Gang-Gang Kecil

Selain toko dan pedagang kuliner legendaris, Pasar Baru kini juga memiliki wajah lain yang banyak menarik perhatian wisatawan muda.

Di sekitar kawasan pertokoan utama, terdapat sejumlah gang kecil yang menyimpan kafe dan bistro dengan konsep vintage.

Bangunan tua, pintu kayu, serta dekorasi bernuansa tempo dulu menciptakan atmosfer yang berbeda dari kawasan perkotaan Jakarta pada umumnya.

Tempat-tempat tersebut tidak hanya menjadi lokasi untuk bersantai atau nongkrong, tetapi juga kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berburu foto dengan latar bangunan dan suasana klasik.

Dekat Stasiun Juanda, Mudah Diakses Transportasi Umum

Pasar Baru juga memiliki keunggulan dari sisi aksesibilitas. Kawasan ini berada tidak jauh dari Stasiun Juanda, yang telah beroperasi sejak penghujung abad ke-19.

Kedekatan dengan salah satu simpul transportasi umum tersebut membuat Pasar Baru relatif mudah dijangkau wisatawan.

Kondisi ini sekaligus mendukung kawasan tersebut sebagai salah satu pilihan destinasi wisata jalan kaki di Jakarta.

Pengunjung dapat memadukan perjalanan menggunakan transportasi umum dengan aktivitas menyusuri kawasan pertokoan, mencicipi kuliner, hingga menikmati bangunan-bangunan bersejarah.

Pasar Baru Semakin Populer di Media Sosial

Daya tarik Pasar Baru juga semakin berkembang berkat aktivitas warganet di media sosial.

Berbagai foto dan video yang memperlihatkan suasana pasar, kuliner lawas, hingga kafe dengan konsep unik turut memperluas popularitas kawasan ini.

Baca Juga: Tak Hanya Cek Komposisi, AceKid Dorong Orang Tua Kenali Sumber dan Proses Produksi Susu

Konten tersebut membuat Pasar Baru semakin dikenal, khususnya di kalangan generasi muda yang mencari alternatif wisata sejarah dengan konsep lebih santai dan tidak terlalu formal.

Perpaduan antara bangunan bersejarah, pusat perdagangan, kuliner legendaris, serta atmosfer kota lama menjadikan Pasar Baru sebagai salah satu kawasan yang memperlihatkan bagaimana jejak Batavia masih bertahan di tengah perkembangan Jakarta modern.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana Jakarta tempo dulu sambil menikmati kuliner dan berburu foto, Pasar Baru bisa menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan. (Ara/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
pasar baru jakarta wisata sejarah