Resep Bakpao Ayam Jamur Empuk dan Kenyal, Isiannya Juicy dan Gurih

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:06 WIB
Bakpao (YouTube Devina Hermawan)
Bakpao (YouTube Devina Hermawan)

RADAR BOGOR - Bakpao buatan sendiri bisa jauh lebih enak dari yang dijual di luar, asal tekniknya benar. Chef Devina Hermawan membagikan resep bakpao yang empuk, kenyal, dan tidak bau tepung, dengan isian ayam jamur yang juicy dan gurih.

Isiannya bisa diganti sesuai selera, termasuk isian manis seperti cokelat, kacang hitam, kacang merah, atau kacang hijau.

Bakpao ini bukan tipe yang mengembang dan bertekstur seperti spons, karena tipe itu butuh starter dan prosesnya jauh lebih panjang. Ini bakpao bertekstur padat-empuk yang prosesnya lebih sederhana.

Tantangannya, adonan bakpao hanya memakai bahan dasar seperti tepung dan susu, dengan hidrasi lebih rendah daripada roti.

Baca Juga: Menu Baru Kelor Tiga Coffee and Plants Bogor, Hadirkan Dessert dan Minuman Serba Ube

Teknik yang kurang tepat bisa membuat bakpao berbau mentah, keriput, atau keras saat dingin. Tips di bawah akan membantu menghindarinya.

Berikut resep dan cara membuat bakpao ala Chef Devina Hermawan yang bisa dire-cook di rumah.

Bahan

Adonan bakpao

Baca Juga: Teazzi x DO BATTER! Hadirkan Ube Oolong Cream Cheese, Menu Baru dengan Sensasi Creamy dan Karamel

Isian ayam jamur

Baca Juga: Teazzi x DO BATTER! Hadirkan Ube Oolong Cream Cheese, Menu Baru dengan Sensasi Creamy dan Karamel

Lainnya

Cara Membuat

1. Buat adonan.

Campur semua bahan kering dalam wadah. Buat lubang di tengah, tuang bahan cair, lalu aduk dengan sumpit agar tangan tetap bersih.

Setelah menyatu, uleni sebentar sampai kalis. Tutup dan diamkan 15-30 menit supaya gula larut sebelum adonan diolah lebih lanjut. Adonan belum akan mengembang banyak pada tahap ini.

Baca Juga: Resep Bakso Aci Tulang Rangu, Kenyal Krenyes dengan Chili Oil Segar Tanpa Kecap

2. Giling adonan.

Taburi meja dengan sedikit tepung. Karena hidrasinya rendah, adonan sulit diuleni dengan tangan.

Cara terbaik adalah menggilingnya seperti membuat mi, melipatnya menjadi persegi atau persegi panjang, lalu menggilingnya lagi.

Jika adonan sudah tidak retak saat digiling, istirahatkan 5-10 menit agar relaks. Ulangi lipat dan giling sekitar 8-10 kali. Jangan terlalu banyak menambah tepung karena adonan akan makin keras. Adonan akan terasa jauh lebih lembut setelah putaran kedua.

Baca Juga: Bolen Bogor di Roti Roll Sentul, Ada Varian Smoked Beef hingga Brownies Pistachio

3. Istirahatkan adonan.

Tutup adonan dan diamkan 30-40 menit sampai 1 jam sambil menyiapkan isian.

4. Tumis jamur.

Panaskan minyak yang cukup banyak. Tumis jamur lebih dulu, lalu daun bawang dan bawang bombai sampai harum dan matang.

Baca Juga: Resep Chicken Luncheon Homemade, Gurih Kenyal Tanpa Pengawet, Cocok untuk Stok Frozen

5. Buat isian.

Campur daging ayam dengan garam dan kaldu jamur, lalu aduk hingga agak lengket. Masukkan gula dan bawang putih halus (tidak ditumis agar aromanya lebih tajam).

Campur jahe parut dengan air, remas, saring, dan ambil sarinya. Masukkan air jahe ke adonan ayam, karena isian perlu cukup cairan agar juicy.

Tambahkan kecap asin, saus tiram, kecap manis, minyak wijen, dan lada. Masukkan jamur tumis, lalu tambahkan maizena agar isian menyatu dan ayam lebih empuk.

Baca Juga: Resep Dirty Chocolate Bun, Roti Cokelat Lembut dengan Isian Ganache Melimpah

Konsistensi isian tidak boleh terlalu padat (kurang juicy) dan tidak boleh terlalu cair (sulit dibungkus).

Diamkan isian sambil menunggu adonan. Ayam yang dibumbui garam dan gula akan lebih padat, gurih, dan bertekstur bagus.

6. Bagi adonan.

Setelah mengembang, taburi sedikit minyak atau tepung agar tidak lengket, pipihkan, lalu gulung rapat. Potong menjadi 8 bagian untuk bakpao besar, 10 untuk sedang, atau 12 untuk kecil. Tutup adonan yang belum dikerjakan agar tidak kering.

Baca Juga: Brano Pizzeria Bogor, Pizza Tungku Kayu Bakar yang Dipanggang Hanya 90 Detik

7. Bentuk bakpao.

Pipihkan satu bagian adonan dengan rolling pin, maju-mundur 2-3 kali. Buat bagian tengah lebih tebal daripada pinggirnya agar isian tepat di tengah dan bakpao tidak mudah robek.

Bentuk bulat: Haluskan pinggiran, bentuk seperti mangkuk, isi dengan isian yang melimpah, lalu rapatkan sisinya sambil menahan isian dengan ibu jari. Lipatan boleh di atas atau di bawah.

Bentuk lipit: Tarik tepi adonan ke depan lalu cubit, geser tangan, dan ulangi sampai semua tepi menyatu di atas. Bentuknya mirip bakpao di film Kung Fu Panda.

Baca Juga: Sapa Bakehouse Bandung, Spesialis Salt Bread yang Punya Banyak Varian Rasa dan Konsep Unik

Isi telur asin: Beri sedikit isian sebagai alas, letakkan kuning telur asin (belah dua jika besar), tambahkan isian lagi di atasnya, lalu tutup seperti biasa.

8. Proofing.

Diamkan bakpao 30 menit, lalu langsung kukus. Bakpao yang terlalu lama proofing akan berongga dan tidak bagus. Bakpao yang pertama dibentuk akan mengembang lebih dulu.

9. Kukus.

Baca Juga: Dimsum Difar Pasar Jambu Dua, Pelopor Dimsum Bakar Viral dari Blok M yang Kini Hadir di Bogor

Didihkan air terlebih dahulu, baru letakkan kukusan di atasnya. Kukus 15-18 menit tergantung ukuran.

Jika memakai panci kukus logam, bungkus tutupnya dengan kain agar uap yang menetes tidak mengenai bakpao.

Periksa level air sesekali dan segera tambah jika hampir habis, karena bakpao bisa berbau gosong jika air kering.

Tips

Baca Juga: Nori Talk Braga Bandung, Kuliner Nori Gulung Kekinian dengan Perpaduan Rasa Sushi dan Pizza

Gunakan susu cair dingin dan jangan melewatkan waktu istirahat adonan. Itu kunci tekstur yang lembut.

Maizena membuat adonan lebih lembut, dan di isian membuat ayam empuk dan tekstur menyatu tanpa kasar.

Isian akan lebih enak jika sarinya diserap oleh bakpao.

Minyak bisa diganti shortening atau mentega untuk bakpao yang lebih lembut.

Kukus segera setelah proofing 30 menit agar tidak berongga.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Devina Hermawan
bakpao Devina Hermawan resep