RADAR BOGOR - Festival musik Sunset di Kebun fase dua yang digelar Kebun Raya Bogor (KRB) resmi berakhir, setelah digelar selama dua hari (3-4/8/2024).
Sunset di Kebun Raya Bogor yang membawa pesan lingkungan ini, berhasil menghipnotis penonton dengan penampilan sejumlah musisi.
Adapun penyanyi tanah air yang mengisi hari kedua Sunset di Kebun Raya Bogor ini, yaitu Feby Putri, Kunto Aji, Juicy Luicy, dan Parade Hujan.
Keempatnya berhasil menyihir penonton dengan lagu-lagu yang mereka bawakan.
Salah seorang penonton, Fina (26) mengatakan dirinya sangat terhibur dengan penampilan keempat musisi.
Lagu yang dinyanyikan bisa dinikmati oleh dirinya dan penonton yang hadir.
"Walaupun harus berpanas-panasan namun terbayar dengan mendengarkan lagu dari para penyanyi," katanya.
Dirinya juga bersyukur karena hari kedua acara ini tidak diguyur hujan.
Sebab hari pertama dirinya harus nonton mengenakan jas hujan karena hujan deras melanda Kota Bogor.
"Seneng banget karena selain penyanyi yang diundang bagus, suasana tempat konser juga rindang di kebun. Jadi beda saja dengan tempat konser pada umumnya," ungkapnya.
Festival musik ini sangat disambut antusias oleh 3 ribu penonton yang hadir.
Penyanyi yang tampil juga sesekali berinteraksi dengan penonton lewat ngobrol dan menyanyi bersama.
Feby Putri jadi penyanyi yang tampil pertama, lalu diikuti Kunto Aji kemudian Juicy Luicy.
Ketiganya menampilkan lagu populernya.
Parade hujan lalu jadi penutup acara ini, dia mengajak penonton menyanyi sambil menikmati sunset yang tenggelam di balik awan.
General Manager Event PT Mitra Natura Raya Abi Irawan mengungkapkan, ini adalah konser yang dikemas dengan pesan-pesan konservasi dan edukasi lingkungan.
Pesan dan edukasi itu tertuang lewat plant heroes atau tanaman yang dikenalkan kepada para penonton.
Adapun tanaman yang dikenalkan yaitu Bucephalandra, tanaman endemik asli Kalimantan.
"Konser ini tak hanya menyuguhkan keindahan alam Kebun Raya, tetapi juga menghadirkan beberapa program-program peduli lingkungan. Seperti kelas edukasi, kelas tutur daun, merangkai bunga, merakit, dan program lainnya," ungkapnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga