Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

41 Tahun Berkarya Slank Luncurkan Piringan Hitam Pertama, Sudah Punya? Pre-order mulai 30 Desember, Siap Tampil Full Team di Pasar Malam Empat Satoe

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 28 Desember 2024 | 19:13 WIB
SPESIAL: Band Slank merilis album Joged dalam format piringan hitam dengan dua lagu tambahan yang eksklusif.
SPESIAL: Band Slank merilis album Joged dalam format piringan hitam dengan dua lagu tambahan yang eksklusif.

RADAR BOGOR – Penantian panjang Slank untuk memiliki rilisan album dalam format piringan hitam akhirnya terwujud setelah 41 tahun berkarya.

Album bertajuk Joged berisi sembilan lagu yang sebelumnya sudah pernah diluncurkan dalam versi digital.

Namun, di dalam versi piringan hitam terdapat dua lagu tambahan berjudul Jangan Pergi Dulu dan Lelucon Usang.

"Dua track itu nggak kami keluarin di digital. Memang khusus hanya ada di piringan hitam. Jadi, yang bisa menikmati lagu itu ya hanya mereka yang memutar piringan hitam," ucap Bimbim, sang drumer, di markas Slank, Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2024).

Karena eksklusivitas itu, Slank memberikan peringatan keras terkait larangan menyebarluaskan dua lagu tersebut dalam bentuk apa pun.

Selain itu merupakan persembahan khusus untuk pemilik piringan hitam, Bimbim mengisyaratkan seolah ada isu sensitif yang diangkat di dua lagu itu.

"Menghindari UU ITE. Biar kita-kita aja yang dengar dan liriknya kita diskusikan setelah didengar. Jadi, nggak ingar bingar kayak di dunia digital," papar Bimbim.

Piringan hitam akan dicetak dengan jumlah terbatas dan menggunakan sistem pre-order mulai 30 Desember.

Bimbim menyatakan, memiliki rilisan album piringan hitam merupakan mimpi terpendam Slank sejak lama.

Namun, mereka paham betul belum banyak orang yang teredukasi tentang piringan hitam.

Karena itu, mereka tidak ingin terburu-buru dan baru merealisasikannya di album ke-25 Slank.

"Kami pengen memasyarakatkan dulu piringan hitam apa, kelebihannya apa, karena rekaman musik yang didengar lewat piringan hitam itu ada khasnya," tutur Kaka, sang vokalis.

Slank juga tidak menutup kemungkinan bakal mencetak piringan hitam untuk album-album terdahulu jika peminat piringan hitam album Joged tinggi.

"Kami udah dari berapa tahun yang lalu pengin bikin piringan hitam, tapi gagal terus. Kalau orang suka ini, kami akan mundur ke album ke-24, ke-23, dan seterusnya," jelas Bimbim.

Masih dalam rangka perayaan ulang tahun band yang terbentuk sejak 1983 itu, Slank bakal menggelar konser akbar bertajuk Pasar Malam Empat Satoe.

Acara tersebut digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 4 Januari mendatang.

Slank menjanjikan tampil dengan personel lengkap.

Mengingat beberapa waktu lalu, Abdee sempat vakum karena sakit autoimun yang memengaruhi fungsi ginjalnya.

Jelang hari H, gitaris 56 tahun itu memastikan kondisinya sudah berangsur membaik.

"Insya Allah lengkap, sekarang saya lagi proses penyembuhan. Udah mulai latihan fisik selain latihan gitar dan musiknya," ungkap Abdee.

Dia menuturkan sudah ikut manggung di beberapa acara dan tidak mengalami penurunan kesehatan setelahnya.

Yang penting, kata Abdee, disiplin menjaga pola makan dan istirahat. Udah uji coba dan hasilnya oke. Setelahnya nggak pusing, aman.

"Minta doanya aja," ucapnya. (shf/c19/nor)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Pasar Malam Empat Satoe #slank #piringan hitam #vinyl