Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Linkin Park Putuskan Tak Sertakan 'One More Light' di Setlist Tur From Zero sebagai Bentuk Penghormatan Emosional untuk Chester

Gabriel Anderson Nainggolan • Kamis, 24 Juli 2025 | 08:25 WIB
Mike Shinoda menuturkan bahwa lagu “One More Light” sangat emosional karena berkaitan dengan mendiang Chester Bennington
Mike Shinoda menuturkan bahwa lagu “One More Light” sangat emosional karena berkaitan dengan mendiang Chester Bennington

RADAR BOGOR – Linkin Park resmi kembali ke panggung internasional dengan tur bertajuk From Zero, menandai era baru mereka setelah kepergian sang vokalis legendaris, Chester Bennington.

Dibantu oleh vokalis baru, Emily Armstrong, band ini mencoba menyusun kembali identitas musikal mereka tanpa melupakan warisan yang telah dibangun bersama Chester.

Namun, di tengah antusiasme dan rasa nostalgia para penggemar, muncul satu pertanyaan besar: mengapa lagu “One More Light” tidak masuk dalam daftar lagu tur ini?

Dilansir dari The Guardian, Mike Shinoda, yang merupakan pendiri sekaligus produser Linkin Park, menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa alasan.

Lagu tersebut dianggap terlalu emosional untuk dibawakan secara langsung.

Terlalu Menyedihkan untuk Dibawakan

“One More Light” adalah lagu balada yang menyentuh dari album terakhir Chester bersama Linkin Park. Awalnya, lagu ini ditulis untuk mengenang seorang wanita dari pihak label yang meninggal dunia.

Namun, setelah Chester meninggal pada 2017, lagu itu pun berubah makna menjadi simbol duka para penggemar atas kehilangan yang besar.

“Lagu itu awalnya ditulis untuk seorang wanita di label kami yang meninggal. Tapi setelah Chester meninggal, dunia menganggap lagu itu tentang dia. Dan itu terlalu menyedihkan untuk kami bawakan,” ujar Mike Shinoda, dikutip dari The Guardian.

Shinoda menyampaikan bahwa meski lagu itu sangat bermakna, ia tak ingin membebani tur yang bertujuan membangkitkan semangat baru.

Era Baru, Energi Baru

Tur From Zero menandai kebangkitan Linkin Park dengan formasi dan arah musik yang lebih segar dan berani.

Di tengah perdebatan soal vokalis wanita pertama dalam sejarah band, mereka tetap fokus menyuguhkan performa penuh energi dan kekuatan mirip dengan era awal nu-metal mereka.

The Guardian juga mencatat bahwa Linkin Park tidak sedang berusaha meniru masa lalu, melainkan merayakannya sambil melangkah maju.

Lagu-lagu enerjik seperti “Papercut”, “Faint”, dan “Bleed It Out” tetap mendominasi setlist, menunjukkan bahwa warisan Chester terus hidup tanpa harus mengandalkan lagu-lagu paling emosional.

Penghormatan yang Berkelas

Keputusan untuk tidak menyertakan “One More Light” bukan bentuk pengabaian terhadap Chester atau para penggemar.

Justru sebaliknya, ini adalah bentuk penghormatan yang penuh kesadaran emosional.

Mike dan personel lainnya tidak ingin mengenang sang vokalis dengan kesedihan berlebihan, tetapi dengan semangat kehidupan dan keberanian untuk terus melangkah.

Tur From Zero adalah titik balik penting dalam sejarah Linkin Park. Di tengah perubahan besar dan dinamika emosional yang kuat, band ini memilih untuk menyalakan kembali cahaya mereka sendiri tanpa perlu menyalakan kembali luka lama.

“One More Light” tetap dikenang, tapi kali ini dibiarkan hening sebagai penghormatan yang paling tulus.***

Editor : Eli Kustiyawati
#linkin park #One More Light #Emily Armstrong #chester bennington #from zero