RADAR BOGOR - Synchronize Fest 2025 tak hanya menjadi perayaan musik lintas genre, tetapi juga ruang untuk mengenang sosok penting dalam skena musik heavy metal Indonesia.
Tahun ini, Synchronize Fest mempersembahkan tribute bertajuk Riffmeister: The Legacy of Ricky Siahaan, mengenang gitaris Seringai yang wafat di saat menjalani tur internasional.
Ricardo Bisuk Juara Siahaan, atau lebih dikenal dengan Ricky Siahaan, adalah sosok penting dalam perjalanan musik independen Indonesia.
Ricky Siahaan lahir pada 5 Mei 1976 di Tanjung Pandan, Belitung, dan dikenal luas sebagai gitaris Seringai.
Seringai sendiri terbentuk pada 2002 dengan formasi Ricky Siahaan pada gitar, Arian 13 sebagai vokalis, Edy Khemod di drum, serta Sammy Bramantyo di bass yang bergabung pada 2004. Band ini cepat mendapatkan tempat di hati penggemarnya.
Sepanjang kariernya, Ricky bersama Seringai telah merilis satu album mini dan tiga album studio.
Dimulai dari High Octane Rock (2004), lalu Serigala Militia (2007), Taring (2012), dan terakhir Seperti Api (2018).
Semua karyanya bersama Seringai meninggalkan jejak kuat di skena musik metal Indonesia hingga saat ini.
Salah satu pencapaian besar dalam karier Ricky bersama Seringai adalah ketika Seringai dipercaya menjadi band pembuka konser Metallica pada tahun 2013.
Kesempatan itu membuat nama Seringai semakin diperhitungkan, tidak hanya di Indonesia tapi juga di mata penggemar metal internasional.
Namun, perjalanan Ricky terhenti mendadak pada April 2025. Saat Seringai tengah menjalani tur di Taiwan dan Jepang, Ricky wafat di Tokyo pada 19 April 2025, usai menyelesaikan penampilan terakhirnya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam.
Untuk mengenang dedikasinya terhadap skena musik metal Tanah Air, Synchronize Fest yang akan digelar pada 3–5 Oktober 2025 menghadirkan set khusus bertaju Riffmeister: The Legacy of Ricky Siahaan.
Synchronize Fest menilai Ricky adalah figur yang punya andil besar dalam menghidupkan scene musik independen.
Karena itu, penghormatan ini melibatkan musisi-musisi yang memiliki kedekatan dengan Ricky maupun dengan musik keras yang ia perjuangkan.
Beberapa nama besar yang dipastikan tampil antara lain Stepforward, Komunal, Amerta, hingga Burgerkill. Mereka akan membawakan karya-karya yang erat dengan perjalanan Ricky.
Selain itu, sejumlah figur yang dekat dengan Ricky juga akan bergabung. Mulai dari Arian13, Sammy Bramantyo, Edy Khemod, Soleh Solihun, Jill Van Diest, hingga Fadli Aat. Kehadiran mereka diyakini akan membuat set ini semakin meriah.
Set Riffmeister akan menjadi salah satu penampilan paling ditunggu dalam gelaran Synchronize Fest tahun ini.
Bukan sekadar konser, tapi juga menjadi perayaan atas legacy yang telah diberikan Ricky Siahaan untuk skena musik independen Indonesia.
Dengan adanya tribute ini, Synchronize Fest 2025 diyakini akan menjadi ajang untuk mengenang sekaligus merayakan sosok gitaris legendaris Seringai tersebut.
Ricky mungkin telah tiada, tetapi musik dan semangatnya akan terus hidup bersama karya-karya yang ia tinggalkan. (***)
Penulis : Muhammad Zaidan Rizky / Magang Uiversitas BSI Depok
Sumber : Instagram @synchronizefest