Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Nusantara Beat, Band Asal Amsterdam yang Gunakan Bahasa Sunda dan Musik Tradisional Indonesia Dalam Lagu-lagunya

Yosep Awaludin • Sabtu, 27 September 2025 | 11:40 WIB
Foto dari para personil grup musik Nusantara Beat
Foto dari para personil grup musik Nusantara Beat

RADAR BOGOR - Nusantara Beat, band asal Amsterdam yang beranggotakan enam orang keturunan Indonesia-Belanda, sukses mencuri perhatian publik dengan musik psychedelic folk yang dipadukan dengan Bahasa sunda dan musik tradisional Indonesia.

Sejak terbentuk pada 2022, Nusantara Beat hadir dengan misi memperkenalkan kekayaan musik tradisional Indonesia melalui gaya yang lebih modern.

Nusantara Beat memilih jalur psychedelic folk sebagai dasar musiknya, namun dibalut dengan unsur tradisi Nusantara yang membuat karakter mereka berbeda.

Salah satu unsur yang membuat Nusantara Beat menonjol adalah penggunaan instrumen dan struktur melodi musik Sunda.

Bukan sekadar tempelan, elemen tersebut mereka racik dengan harmonisasi modern yang menjadikan karya mereka terdengar unik sekaligus autentik.

Langkah awal Nusantara Beat untuk dikenal publik dimulai dengan merilis single yang membawakan kembali lagu-lagu klasik Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Djanger, Kota Bandung, hingga Mang Becak. Lagu-lagu tersebut mereka sajikan dengan sentuhan psychedelic folk yang segar tanpa menghilangkan unsur aslinya.

Keberanian mereka menyentuh karya klasik dengan interpretasi baru mendapat sambutan hangat dari penikmat musik internasional.

Tak hanya di Belanda, para penikmat musik Indonesia hingga publik mancanegara pun turut memberikan apresiasi.

Nusantara Beat dianggap mampu menghadirkan nostalgia sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke telinga internasional.

Belum lama ini, Nusantara Beat kembali meluncurkan single terbarunya yang berjudul Tamat. Tak berhenti di situ, Nusantara Beat juga tengah bersiap untuk meluncurkan album terbaru mereka pada 14 November 2025 mendatang.

Album ini disebut akan menjadi karya penuh pertama yang merangkum visi musik mereka sejak band mereka terbentuk.

Untuk merayakan album tersebut, Nusantara Beat akan menggelar album tur besar yang mencakup total 12 kota.

Tur ini menjadi langkah strategis sekaligus selebrasi dalam memperkenalkan album perdana mereka ke publik internasional.

Rangkaian tur dimulai pada 27 September 2025 di kota Haarlem, Belanda. Selanjutnya, mereka akan tampil di Istanbul, Den Haag, Eindhoven, serta Groningen pada bulan November.

Memasuki bulan Desember 2025, Nusantara Beat dijadwalkan menyapa penggemarnya di Nijmegen, Rotterdam, Utrecht, serta kota kelahiran mereka, Amsterdam.

Kehadiran mereka di kota-kota besar Belanda ini diyakini akan menjadi puncak antusiasme penonton lokal.

Tur berlanjut hingga tahun 2026 dengan kunjungan ke beberapa kota besar Eropa. Pada bulan Januari, Nusantara Beat akan tampil di Bruxelles, Paris, serta London.

Kehadiran mereka di kota-kota ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa musik dengan sentuhan tradisi Nusantara mampu menembus panggung internasional.

Dengan segala karya yang sudah mereka hasilkan, Nusantara Beat kini menjadi simbol baru dari percampuran budaya.

Mereka tidak hanya sekadar band asal Amsterdam, tetapi juga grup musik yang membawa cerita, bahasa, dan nada tradisional Indonesia untuk didengar dunia. (***)

Penulis : Muhammad Zaidan Rizky / Magang Universitas BSI Depok
Sumber : Official Instagram @nusantara_beat

Photo
Photo
Editor : Yosep Awaludin
#amsterdam #Nusantara Beat #bahasa sunda