Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rush Bangkit Kembali! Tur Fifty Something 2026 Siap Guncang Panggung Musik Rrock Progresif dengan Drummer Baru

Yosep Awaludin • Minggu, 12 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Personel Band Rush yang menyiapkan tur di 2026.
Personel Band Rush yang menyiapkan tur di 2026.

RADAR BOGOR - Kabar gembira datang untuk seluruh penggemar musik rock progresif di seluruh dunia! dua anggota tersisa dari band legendaris Rush, Geddy Lee (bass, vokal) dan Alex Lifeson (gitar), secara resmi telah mengumumkan rencana besar untuk kembali menjalani tur pada 2026.

Keputusan ini menjadi penanda kebangkitan kembali Rush band ikonik asal Kanada, setelah terakhir kali mereka tampil bersama di atas panggung dalam tur perpisahan R40 pada 2015, yang kala itu terasa seperti akhir dari sebuah era yang megah.

Dikutip dari Instagram buzzine.id, tur reuni yang telah lama dinantikan ini diberi tajuk “Fifty Something”, sebuah nama yang merayakan perjalanan karir Rush yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun.

Tur ini bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah perayaan akan seluruh warisan musik Rush yang telah menginspirasi jutaan orang, sekaligus menjadi momen penting untuk mengenang sang drummer dan penulis lirik legendaris, Neil Peart.

Keputusan untuk kembali bermain bersama tentu bukanlah hal yang mudah bagi Lee dan Lifeson, terutama setelah kehilangan sahabat dan rekan seperjuangan mereka, Neil Peart, yang meninggal dunia pada tahun 2020 karena sakit.

Peart dikenal sebagai salah satu drummer terbaik di dunia, yang kepergiannya kala itu sempat membuat band ini memutuskan untuk membubarkan diri, meninggalkan kekosongan besar di hati para penggemar.

Geddy Lee mengakui bahwa kerinduan untuk membawakan lagu-lagu Rush di depan para penggemar adalah dorongan utama.

"Kami sangat merindukan memainkan musik Rush dan merasa sudah waktunya merayakan lebih dari 50 tahun perjalanan kami," ujar Lee dengan penuh haru, menggambarkan betapa kuatnya ikatan mereka dengan karya-karya band tersebut.

Ia juga menegaskan kembali bahwa inti dari tur "Fifty Something" ini adalah sebagai bentuk penghormatan yang tulus kepada Peart.

Mereka ingin memastikan bahwa semangat dan imajinasi Neil yang tak tertandingi, yang telah mewarnai setiap lirik dan ritme lagu Rush, akan tetap hidup dan bergema di setiap pertunjukan yang mereka bawakan nanti.

Mengingat posisi Neil Peart yang hampir tidak mungkin digantikan, tantangan terbesar bagi Rush adalah mencari sosok yang tepat untuk mengisi kursi drum yang sakral itu.

Setelah melalui proses yang tidak mudah, Lee dan Lifeson akhirnya mengumumkan bahwa drummer berbakat asal Jerman, Anika Nilles, akan bergabung dalam tur ini.

Anika Nilles sendiri bukanlah nama asing di dunia musik, ia dikenal karena keahliannya yang luar biasa dan telah menarik perhatian publik melalui video-video drumnya yang viral di YouTube.

Sebelum ini, Nilles juga pernah menemani gitaris legendaris Jeff Beck dalam turnya, menunjukkan kualitas dan kemampuan bermusiknya yang memang sudah teruji di panggung internasional.

Geddy Lee mengungkapkan rasa gembira mereka atas kehadiran Nilles. "Kami tidak bisa lebih bersemangat untuk memperkenalkannya kepada fanbase Rush yang loyal dan berdedikasi," katanya.

Dukungan kuat terhadap tur reuni ini juga datang langsung dari pihak keluarga mendiang Neil Peart.

Istri dan putri Peart, Carrie Nuttall-Peart dan Olivia Peart, memberikan restu mereka, melihat tur ini sebagai cara terbaik untuk menghargai warisan sang legenda.

Dalam sebuah pernyataan bersama, mereka menyebut tur "Fifty Something" sebagai "bentuk penghormatan pada warisan dan imajinasi Neil yang tak tertandingi".

Dukungan ini sangat berarti, menegaskan bahwa kembalinya Rush ke panggung adalah sebuah upaya kolektif untuk merayakan kehidupan dan karya Peart, bukan sekadar reuni band biasa.

Tur ini direncanakan akan mencakup beberapa kota besar di Amerika Utara, Kanada, dan Meksiko, dimulai pada bulan Juni 2026 di Kia Forum, Los Angeles, tempat yang sama di mana mereka menutup tur "R40" pada tahun 2015.

Dengan jarak antara pertunjukan yang cukup longgar, ada kemungkinan Rush akan menambah lebih banyak tanggal tur di masa depan jika sambutan penggemar terus membludak.

Lee dan Lifeson juga berjanji bahwa meskipun mereka tidak akan memainkan setlist epik berdurasi tiga jam seperti dulu, pertunjukan yang disajikan akan tetap memuaskan.

Mereka berencana membawakan dua set yang berbeda setiap malam, dengan total lebih dari 35 lagu dari katalog Rush yang akan mereka putar secara bergantian di setiap kota.

Dengan adanya persiapan matang, termasuk bergabungnya Nilles dan beberapa kru lama mereka, tur ini dijanjikan menjadi sebuah babak baru yang tak terlupakan dalam sejarah panjang Rush.

Ini adalah kesempatan emas bagi penggemar lama untuk bernostalgia dan bagi generasi baru untuk menyaksikan secara langsung keajaiban musik dari duo legendaris ini.

Antusiasme publik terhadap berita ini sangat luar biasa, terbukti dengan ludesnya tiket di beberapa kota dan penambahan tanggal tur di beberapa lokasi.

Hal ini menunjukkan betapa besar dan abadi pengaruh musik Rush di kancah rock dunia, dan bahwa kerinduan para penggemar terhadap penampilan Geddy Lee dan Alex Lifeson sungguh tak terbendung.

Tur Fifty Something tahun 2026 ini bukan hanya sekadar konser, tetapi sebuah perjalanan emosional, sebuah tribut mendalam, dan sebuah janji.

Bahwa musik Rush akan terus dimainkan dengan semangat yang sama, merayakan persahabatan, warisan, dan kejeniusan musik yang abadi. (Arif/BSI)

Love's Ambition
Love's Ambition
Love's Ambition
Love's Ambition
 Love's Ambition
Love's Ambition
 Love's Ambition
Love's Ambition
Editor : Yosep Awaludin
#band legendaris #musik rock #rush