RADAR BOGOR - Setelah sukses dengan album A Beautiful Blur pada 2023, duo pop asal Los Angeles, LANY, kembali menegaskan eksistensinya lewat album keenam mereka yang bertajuk Soft.
Dikutip dari Instagram @popakhirpekan, album keenam LANY ini resmi dirilis pada 10 Oktober 2025, dan menjadi kelanjutan perjalanan musik Paul Klein dan Jake Goss setelah hampir satu dekade aktif di industry musik global.
Sejak awal kemunculannya, LANY dikenal dengan musik yang melankolis namun modern, dan Soft tampaknya menjadi bentuk kematangan baru dalam karya mereka.
Judul Soft sendiri menggambarkan arah emosional dan estetika dari album ini. Menurut Paul Klein, kata Soft bukan berarti lemah, melainkan menunjukkan keberanian untuk jujur terhadap emosi sendiri.
Dalam wawancara yang dikutip dari Music Talkers, Paul menyebutkan bahwa album ini adalah cara untuk berkata hal-hal yang sulit.
Secara konseptual, Soft adalah upaya LANY untuk menemukan keseimbangan antara kejujuran, kerentanan, dan kekuatan.
Album ini berisi 10 lagu dengan durasi total sekita 34 menit, diproduksi dengan kolaborator mereka.
Soft menggabungkan nuansa pop alternatif khas LANY dengan sentuhan elektronik lembut, gitar berlapis, serta atmosfer vokal yang hangat.
Paul Klein juga menulis sebagian besar liriknya sendiri, menjadikan album ini terasa sangat personal.
Lagu pembuka yang juga menjadi single pertama, “Know You Naked,” menjadi pengantar yang pas untuk menggambarkan suasana album.
Selain itu, lagu “Act My Age” juga menjadi sorotan karena temanya yang reflektif. Dalam lagu ini, Klein menggambarkan perasaan tentang bertambahnya usia, tekanan sosial, dan rasa tidak percaya diri yang sering muncul di masa transisi kehidupan.
Lagu lain yang menjadi sorotan adalah Selain itu, lagu “Act My Age” juga menjadi sorotan karena temanya yang reflektif.
Dalam lagu ini, Klein menggambarkan perasaan tentang bertambahnya usia, tekanan sosial, dan rasa tidak percaya diri yang sering muncul di masa transisi kehidupan.
Lagu “Stuck” dan “Sound of Rain” menjadi dua trek yang paling emosional dalam album ini. lagu ini sebagai momen paling menyayat hati di album Soft, dengan kekuatan vokal Klein yang terasa sangat raw dan tulus.
Sebagai penutup, “Last Forever” menjadi klimaks yang menenangkan. Lagu ini membungkus keseluruhan album dengan rasa pasrah dan kedamaian setelah perjalanan emosional yang panjang.
Secara musical, Soft memperlihatkan keseimbangan antara kesederhanaan, LANY tidak mencoba mengejar eksperimen besar atau perubahan ekstrem, tetapi mereka memperkuat apa yang sudah menjadi identitas mereka, melodi pop lembut, dan lirik yang relateable.
Dalam album Soft menyoroti hal-hal kecil yang sering diabaikan: kesepian, ketakutan menjadi dewasa, dan keinginan untuk tetap lembut meski dunia terasa keras. Paul Klein tampak lebih terbuka mengenai pergulatan batin dan pencarian makna hidup.
Hal ini membuat Soft bukan hanya sekadar koleksi lagu, tapi juga cerminan perjalanan emosional seorang musisi yang terus belajar berdamai dengan diri sendiri.
Secara keseluruhan, Soft adalah album yang matang, tenang, dan reflektif. LANY berhasil menegaskan bahwa kelembutan bukanlah bentuk kelemahan, melainkan kekuatan untuk tetap manusiawi di tengah dunia yang semakin keras. (Alya/BSI)
Editor : Yosep Awaludin