RADAR BOGOR - Grup musik asal Jakarta, Barasuara, resmi mengumumkan tur konser terbaru mereka bertajuk Jalanan Sadrah Album Showcase Vol.2 yang akan berlangsung pada bulan Desember 2025.
Tur Barasuara ini akan diadakan lima kota besar di Pulau Jawa, yaitu Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang, dan Jakarta.
Pengumuman ini disampaikan secara resmi melalui akun media sosial Barasuara pada awal Oktober 2025, yang langsung disambut antusias oleh para penggemar mereka.
Tur alaran Sadrah menjadi bagian dari promosi album terbaru Barasuara yang dirilis pada tahun 2024 dengan judul yang sama, Jalaran Sadrah.
Album ini mendapat banyak pujian dari kritikus musik Indonesia karena dianggap memperlihatkan kedewasaan musikal band tersebut setelah lebih dari satu dekade berkarya.
Lewat tur ini Barasuara ingin membawa pengalaman mendengarkan album itu secara langsung ke berbagai kota dengan konsep pertunjukan yang lebih personal dan eksperimental.
Barasuara juga menyiapkan konsep unik dalam tur ini. Mereka akan menampilkan dua format pertunjukan dalam satu malam, yakni versi full band dan akustik.
Format akustik tersebut menjadi hal baru yang belum pernah mereka tampilkan di tur sebelumnya.
Dalam sesi akustik, mereka akan membawakan beberapa lagu lama dari album Taifun dan Pikiran dan Perjalanan dalam aransemen baru yang lebih lembut dan intim.
Sementara sesi full band akan tetap menonjolkan energi khas Barasuara dengan gebukan drum kuat dan harmoni vokal tiga lapis dari Iga Massardi, Asteriska, dan Puti Chitara.
Iga Massardi menyebutkan bahwa mereka tengah merancang rilisan akustik pertama Barasuara, dan tur ini menjadi kesempatan untuk menguji respons penonton terhadap aransemen tersebut.
Mereka berharap, dengan adanya dua format dalam satu malam, penonton bisa merasakan dua sisi berbeda dari Barasuara.
Penjualan tiket tur ini dilakukan melalui platform online, dengan harga bervariasi di setiap kota. Berdasarkan pengumuman resmi, tiket di Bandung dibanderol sekitar Rp200.000.
Kemudian di Cirebon, Purwokerto, dan Semarang sekitar Rp175.000, sementara untuk konser penutup di Jakarta dijual mulai Rp225.000.
Antusiasme penggemar terlihat tinggi setelah menerima informasi tersebut, karena beberapa kota dilaporkan mengalami peningkatan pemesanan tiket hanya beberapa jam setelah dibuka.
Selain itu, pihak penyelenggara juga menyiapkan penjualan merchandise eksklusif yang hanya tersedia selama tur berlangsung.
Barasuara yang dibentuk pada tahun 2012 telah dikenal sebagai salah satu band dengan penampilan panggung paling solid di Indonesia.
Dikenal dengan gaya musik rock yang berpadu dengan elemen folk dan lirik puitis berbahasa Indonesia.
Dalam perjalanan kariernya, Barasuara sudah dikenal memiliki basis penggemar yang loyal. Lagu-lagu seperti Sendu Melagu, Bahas Bahasa, Tarian Penghibur Hati, dan Guna Manusia kerap menjadi anthem bagi generasi muda yang tumbuh bersama musik mereka.
Salah satu momentum besar yang mendorong tur ini adalah kesuksesan lagu Terbuang Dalam Waktu, yang sempat viral di berbagai platform musik dan media sosial sepanjang tahun 2024.
Lagu tersebut membawa Barasuara ke khalayak yang lebih luas, termasuk generasi baru pendengar yang sebelumnya belum mengenal musik mereka. Tur ini juga menjadi ajang perayaan 13 tahun perjalanan karier Barasuara di industri musik.
Melalui tur Jalaran Sadrah, mereka ingin memperlihatkan perkembangan musikal selama satu dekade terakhir sekaligus menyapa langsung penggemar di luar Jakarta.
Dengan reputasi panggung yang selalu energik dan kualitas musikal yang konsisten, tur Jalaran Sadrah Album Showcase Vol. 2 diyakini akan menjadi salah satu momen penting dalam karier Barasuara.
Konser ini tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan karya baru, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap penggemar yang telah mendukung mereka sejak awal perjalanan. (Alya/BSI)