RADAR BOGOR - Tiga musisi muda berbakat Indonesia, Tenxi, Naykilla, dan Jemsii, sukses besar dalam debut internasional mereka.
Ketiga musisi itu tampil memukau di panggung bergengsi South by Southwest (SXSW) Sydney 2025. SXSW sendiri dikenal sebagai perhelatan akbar musik, film, dan teknologi.
Menjadikannya platform yang ideal untuk memperkenalkan karya mereka ke audiens internasional.
Momen bersejarah untuk Tenxi, Naykilla, dan Jemsii tersebut terjadi di Darling Harbour, Sydney, Australia.
Mereka sukses menjalani debut di panggung internasional yang digelar meriah pada tanggal 16 hingga 18 Oktober 2025.
Debut mereka di SXSW Sydney menjadi sorotan utama, menarik perhatian ribuan penonton dari berbagai negara.
Energi yang mereka tampilkan langsung menyambar, membuat penonton yang hadir ikut terhanyut dalam irama khas HipDut.
Dalam penampilan yang enerjik, mereka membawakan sejumlah lagu-lagu andalan yang sudah sangat akrab di telinga para penggemar domestik, namun terasa fresh bagi publik internasional.
Mereka membawakan lagu-lagu popular mereka seperti “Mejikuhibiniu”, “Garam dan Madu”, serta “Kasih Aba-Aba”.
Hingga lagu baru mereka yang berjudul “Bintang 5” yang disambut meriah oleh penonton dari berbagai negara.
Kesuksesan debut internasional merka tak lepas dari popularitas masif lagu-lagu mereka yang telah lebih dulu viral di berbagai platform media sosial.
Berkat hype dan popularitas dari lagu-lagu tersebut, penampilan Tenxi, Naykilla, dan Jemsii disambut dengan antusiasme yang sangat meriah oleh publik Sydney.
Kolaborasi musik Hip Hop dan Dangdut yang mereka usung terbukti mampu menembus batas bahasa dan budaya.
Mereka berhasil menghadirkan sebuah musik dengan energi yang bisa dinikmati di panggung internasional.
Keberhasilan Tenxi, Naykilla, dan Jemsii di SXSW Sydney 2025 membuktikan bahwa musik Indonesia masih memiliki daya saing global yang patut diperhitungkan.
Debut di panggung internasional tersebut diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi Tenxi, Naykilla, dan Jemsii untuk terus melebarkan sayap mereka untuk membawa irama khas Indonesia ke panggung-panggung dunia lainnya, dan menginspirasi musisi muda lainnya. (Zaidan/BSI)
Editor : Yosep Awaludin