Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Starrducc, Band Indie Pop Asal Bogor Rilis Kerjasama Eksklusif Bersama Label Jepang

Yosep Awaludin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:40 WIB
Para personil band indie pop asal Bogor, Starrducc
Para personil band indie pop asal Bogor, Starrducc

RADAR BOGOR - Band indie pop asal Bogor, Starrducc menjadi sorotan publik setelah resmi mengumumkan kerja sama eksklusif dengan label legendaris asal Jepang, P-Vine Records.

Kolaborasi ini menandai langkah besar bagi Starrducc untuk menembus pasar musik internasional, khususnya di Jepang yang dikenal memiliki basis penggemar musik indie dan rilisan fisik yang kuat.

Starrducc sendiri terdiri dari personel Adji dan Bani (The Jansen), Mirakei, Andreas, dan Daniel.

Mereka mulai dikenal di kalangan penikmat musik indie lewat gaya musik pop lembut yang berpadu dengan aransemen sederhana.

Dikutip dari Instagram @mavemagazineindonesia, band ini pertama kali menarik perhatian publik setelah merilis dua mini album atau EP berjudul starrducc dan starrducc II pada tahun 2023.

Kedua EP tersebut berisi lagu-lagu bernuansa pop romantis yang mudah diterima, dan banyak digunakan oleh para kreator konten di media sosial.

Dari sanalah popularitas Starrducc mulai menyebar ke luar komunitas lokal Bogor hingga menjangkau penikmat musik dari berbagai daerah.

Tak disangka, musik mereka juga menembus pasar Jepang negara yang dikenal memiliki apresiasi tinggi terhadap musik independen.

Puncaknya terjadi ketika label P-Vine Records, salah satu label indie paling berpengaruh di Jepang yang berdiri sejak 1976, tertarik untuk merilis ulang karya Starrducc secara eksklusif.

Lewat kerja sama ini, mereka merilis album kompilasi berjudul Introducction yang merupakan gabungan dari dua EP sebelumnya.

Album tersebut menjadi rilisan fisik pertama Starrducc dalam format piringan hitam (vinyl) dan CD.

Rilisan Introducction ini dijadwalkan meluncur resmi di Jepang pada 19 Desember 2025 dan hanya tersedia secara terbatas.

Format vinyl-nya juga hadir dengan Obi-Strip khas rilisan Jepang, elemen desain yang menambah daya tarik di mata kolektor.

Pihak label menyebutkan bahwa rilisan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap karakter khas musik Starrducc yang dianggap hangat dan tulus oleh pendengar Jepang.

Sambutan terhadap rilisan tersebut ternyata sangat luar biasa kuota pre-order untuk pasar Indonesia langsung terjual habis dalam waktu kurang dari satu minggu.

Bahkan, sejumlah kolektor di Jepang juga melaporkan bahwa vinyl Starrducc termasuk salah satu rilisan label P-Vine yang paling cepat habis stoknya menjelang akhir tahun ini.

Kolaborasi ini tidak terjadi secara instan. Cerita bermula ketika kaset fisik dari EP pertama Starrducc dikirimkan ke toko musik independen To’morrow Records di Jepang.

Pemilik toko tersebut kemudian tertarik dengan karakter musik mereka dan memperkenalkan karya itu kepada tim dari P-Vine Records.

Dari sinilah jalinan kerja sama mulai terbangun hingga akhirnya disepakati untuk merilis ulang karya mereka secara resmi di Jepang.

Dalam wawancaranya, pihak band menyatakan merasa bangga dan tidak menyangka musik mereka bisa diterima oleh pendengar di luar negeri.

"Kami tidak pernah berpikir sejauh itu. Kami hanya ingin membuat musik yang kami suka. Ternyata bisa sampai ke Jepang, itu hal luar biasa," ungkap salah satu personel Starrducc.

Mereka menyebut sedang mempersiapkan rencana untuk melakukan tur ke Jepang pada tahun depan sebagai bagian dari promosi rilisan Introducction.

Tur ini rencananya akan melibatkan beberapa kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto menandai debut internasional mereka secara langsung.

Selain perilisan fisik, P-Vine juga bekerja sama dengan layanan streaming di Jepang untuk menghadirkan katalog lengkap musik Starrducc di platform digital.

Dengan langkah ini, band tersebut kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk dikenal di pasar Asia Timur.

Kerjasama ini membuktikan bahwa musik indie dari Indonesia, bahkan dari luar pusat industry seperti Jakarta, mampu menembus pasar global bila dikemas dengan autentik.

Starrducc kini menjadi salah satu contoh bagaimana komunitas musik lokal dapat berkembang hingga ke kancah internasional berkat ketulusan dalam berkarya dan konsistensi menjaga kualitas musik.

Dirilis Intoducction oleh P-Vine Records, Starrducc tidak hanya mencatat prestasi penting untuk karier mereka, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan bagi band-band independent Indonesia lainnya.

Dari Bogor menuju Jepang, mereka telah membuka jalan baru yang membuktikan bahwa musik yang jujur dan apa adanya tetap bisa berbicara lintas batas budaya dan bahasa. (Alya/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Starrducc #band indie