RADAR BOGOR - Band metal asal Garut, Voice of Baceprot (VOB), jadi perhatian publik dengan resmi merilis video klip lagu nasional Indonesia Pusaka dalam versi mereka.
Dikutip dari Instagram @ussfeeds, lagu tersebut diunggah melalui kanal resmi media sosial Voice of Baceprot dan sudah mulai ramai dibicarakan oleh para penggemar.
Lagu Indonesia Pusaka merupakan karya legendaris Ismail Marzuki, lagu ini telah lama menjadi simbol kebangsaan, sering dinyanyikan dalam upacara dan acara kenegaraan.
Namun, Voice of Baceprot menghadirkan nuansa baru melalui aransemen khas mereka, tanpa mengubah makna luhur yang terkandung dalam liriknya.
Dalam versi terbarunya, VOB menampilkan gaya heavy metal yang menjadi ciri khas mereka. Suara distorsi sang gitaris berpadu dengan gebukan drum dan dentuman bass, menghasilkan versi Indonesia Pusaka yang penuh energi dan semangat.
Meski dengan aransemen keras, nuansa hormat terhadap lagu nasional ini tetap terasa kuat. Mereka menyebut proyek ini sebagai bentuk cinta tanah air melalui musik metal.
Sebagai band hijab-metal asal Indonesia, Voice of Baceprot memang dikenal karena gaya dan identitas unik mereka.
Ketiga personel yang semuanya perempuan dan berhijab ini kerap membawa pesan kesetaraan serta keberanian untuk menembus batasan stereotip di dunia musik.
Melalui video klip ini, mereka sekali lagi menunjukkan bahwa musik keras bisa berjalan seiring dengan nilai-nilai nasionalisme dan budaya.
Dalam unggahan di akun resmi mereka, Voice of Baceprot menuliskan pesan singkat yang mengajak pendengar untuk kembali merayakan keindahan lagu nasional dengan cara baru.
Mereka berharap versi ini bisa memperkenalkan Indonesia Pusaka kepada generasi muda yang mungkin jarang mendengarkan lagu-lagu perjuangan dalam format modern.
Sejak dirilis, video klip tersebut mendapat sambutan positif di media sosial. Banyak penggemar yang memuji keberanian VOB untuk mengaransemen lagu nasional dengan gaya metal tanpa kehilangan esensi patriotiknya.
Komentar di akun Instagram dan kanal YouTube mereka dipenuhi dukungan dari penggemar musik dalam negeri maupun luar negeri yang mengapresiasi interpretasi unik ini.
Band ini sebelumnya dikenal secara internasional berkat lagu-lagu seperti God, Allow Me (Please) to Play Music dan School Revolution.
Mereka pernah tampil di berbagai festival dunia, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat, membawa nama Indonesia dalam kancah musik grobal.
langkah VOB ini juga menjadi contoh bagaimana lagu-lagu nasional bisa tetap relevan di era modern.
Dengan aransemen metal, mereka menunjukkan bahwa semangat kebangsaan bisa disampaikan melalui berbagai bentuk ekspresi, tanpa harus terjebak pada gaya klasik.
Hal ini menjadi bukti bahwa musik nasional bisa terus hidup dan berkembang mengikuti zaman.
Karya ini semakin meneguhkan posisi Voice of Baceprot sebagai salah satu band paling berpengaruh dari Indonesia saat ini.
Dengan keberanian mereka menggabungkan identitas lokal, nilai nasional, dan semangat global, VOB berhasil menunjukkan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan.
Voice of Baceprot tidak hanya menampilkan reinterpretasi sebuah lagu legendaris, tetapi juga mengajak pendengar untuk kembali mencintai tanah air dengan cara yang autentik.
Mereka membuktikan bahwa semangat nasionalisme tidak pernah lekang oleh waktu ia bisa hidup di setiap nada, bahkan dalam irama metal yang penuh tenaga. (Alya/BSI)
Editor : Yosep Awaludin