Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kemenkraf Gencarkan Gerakan Sinergi Suara 2025, Mengukir Masa Depan Industri Musik Lokal

Yosep Awaludin • Jumat, 21 November 2025 | 10:20 WIB
Kemenkraf membuat gerakan yang fokus ngebentuk masa depan musik Indonesia yang diberi nama Sinergi Suara 2025.
Kemenkraf membuat gerakan yang fokus ngebentuk masa depan musik Indonesia yang diberi nama Sinergi Suara 2025.

RADAR BOGOR - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) secara resmi meluncurkan sebuah gerakan ambisius yang dinamakan Sinergi Suara 2025.

Dikutip dari Instagram @pop.asia, Sinergi Suara 2025 merupakan sebuah inisiatif strategis yang fokus utamanya adalah membentuk dan menguatkan masa depan industri musik di Indonesia.

Program Sinergi Suara 2025 ini diyakini akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan subsektor musik yang kini semakin menunjukkan potensi besarnya dalam mendorong perekonomian nasional.

Program terobosan ini secara spesifik dirancang untuk memberikan dukungan langsung dan intensif kepada para pelaku musik lokal di seluruh nusantara.

Mencakup berbagai format mulai dari band independen, solois berbakat, grup vokal, hingga kolektif-kolektif kreatif yang baru saja merintis karier.

Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk memperkuat posisi mereka di dalam ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kompetitif dan dinamis.

Melalui penguatan ini, Kemenkraf/Bekraf berharap bahwa para musisi lokal tidak hanya sekadar berkarya, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan nyata.

Pemberdayaan ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa kekayaan intelektual dan kreativitas musik Indonesia dapat bersaing di tingkat global sambil tetap memperkaya budaya lokal yang merupakan aset tak ternilai.

Proses seleksi untuk menjaring talenta terbaik telah dilaksanakan secara ketat dan transparan melalui pendaftaran daring yang dibuka selama dua minggu penuh, terhitung sejak tanggal 30 Oktober hingga 13 November 2025.

Periode pendaftaran ini menarik perhatian banyak musisi dari berbagai daerah yang memiliki semangat dan visi untuk membawa musik mereka ke level berikutnya.

Setelah melalui serangkaian kurasi mendalam oleh tim profesional, terpilihlah sebanyak 20 talenta musik paling potensial yang berasal dari enam wilayah utama dan kota-kota di sekitarnya.

Wilayah-wilayah tersebut mencakup Makassar, Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Bali, yang dikenal sebagai simpul-simpul penting bagi perkembangan musik independen di Indonesia.

Para musisi yang berhasil lolos seleksi ini kini mendapatkan hak istimewa untuk menerima support dan bimbingan langsung dari sejumlah profesional dan praktisi yang sudah sangat berpengalaman di industri musik Tanah Air.

Dukungan ini mencakup aspek teknis bermusik, manajemen karier, hingga strategi pemasaran digital yang sangat krusial di era sekarang.

Agustini Rahayu, selaku Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenkraf/Bekraf, menekankan betapa pentingnya peran musik sebagai salah satu pergerakan ekonomi baru yang memiliki kekuatan besar untuk menciptakan lapangan kerja dan devisa.

Ia menjelaskan bahwa subsektor musik telah bertransformasi menjadi industri yang kompleks dan membutuhkan sinergi dari semua pihak terkait.

Lebih lanjut, Agustini Rahayu juga menyampaikan bahwa program Sinergi Suara 2025 ini diibaratkan sebagai sebuah panggung dan ruang kolaboratif yang didedikasikan agar seluruh elemen ekosistem musik dapat bersuara bersama dan tumbuh secara kolektif.

Konsep pertumbuhan kolektif ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan keberlanjutan bagi industri musik.

Program ini dilaksanakan berkat kolaborasi erat dengan Pophariini dan Langit Musik (NUON), dua entitas yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung musik lokal dan pengembangan talenta baru.

Sinergi antara pemerintah dan swasta ini menjadi model ideal untuk mempercepat pembangunan ekosistem kreatif di Indonesia.

Sebagai puncak dari proses bimbingan dan kurasi, ke-20 talenta terpilih akan unjuk gigi dalam serangkaian acara showcase yang akan digelar secara maraton di lima kota besar yang menjadi sentra talentanya.

Acara showcase ini bertujuan untuk mempertemukan musisi dengan audiens, media, dan stakeholder industri lainnya.

Rangkaian showcase Sinergi Suara 2025 telah dimulai 16 November 2025 di VAAN IN SKY, Makassar, dan berlanjut hari ini, Rabu 19 November 2025, di BIG PAPA CAFE, Medan, menarik antusiasme tinggi dari para penikmat musik setempat. Jadwal padat ini menunjukkan keseriusan panitia dalam mempromosikan para musisi.

Setelah sukses di Pulau Sulawesi dan Sumatera, showcase akan bergerak ke Tilasawa, Sleman, Yogyakarta pada 23 November 2025, sebelum kemudian menyambangi Bandung pada 27 November 2025, dua kota yang terkenal sebagai basis utama musik independen dan eksperimental di Pulau Jawa.

Puncak dari rangkaian acara ini akan ditutup di Denpasar, Bali, pada 30 November 2025, menandai berakhirnya fase intensif program bimbingan dan showcase.

Diharapkan, melalui program Sinergi Suara 2025 ini, akan lahir bintang-bintang baru yang mampu membawa warna musik Indonesia semakin mendunia dan memperkuat fondasi ekonomi kreatif bangsa. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#industri musik #Sinergi Suara 2025 #kementerian ekonomi kreatif