RADAR BOGOR - Setelah hampir empat tahun tanpa rilisan baru, Arctic Monkeys akhirnya kembali ke dunia musik. Namun, kali ini band asal Inggris tersebut memilih jalur berbeda.
Alih-alih merilis album komersial, Arctic Monkeys justru memilih untuk terlibat dalam proyek musik kemanusiaan berskala global.
Melalui unggahan akun Instagram @warchilduk dan @warchildrecords, Arctic Monkeys diumumkan sebagai salah satu musisi yang berpartisipasi dalam album kolaborasi amal bertajuk HELP(2).
Album ini melibatkan puluhan musisi internasional dan digagas untuk mendukung anak-anak yang terdampak konflik bersenjata di berbagai wilayah dunia.
Dalam proyek tersebut, Arctic Monkeys menyumbangkan lagu “The Mirrorball” yang sekaligus menjadi rilisan terbaru mereka sejak album The Car pada 2022. Lagu ini menjadi penanda kembalinya Arctic Monkeys setelah vakum cukup lama.
Masih mengacu pada informasi yang dibagikan melalui akun Instagram @warchildrecords, album HELP(2) dijadwalkan rilis pada 6 Maret 2026.
Seluruh hasil penjualan dan streaming album ini akan disalurkan untuk mendukung kerja organisasi kemanusiaan War Child yang berfokus pada perlindungan, pendidikan, serta dukungan kesehatan mental bagi anak-anak yang hidup di wilayah konflik dan zona perang.
Keterlibatan Arctic Monkeys dalam proyek ini turut disorot oleh akun Instagram @urban1063fm yang menyebutkan bahwa lagu “The Mirrorball” direkam di Abbey Road Studios, London.
Lagu tersebut menjadi bagian dari gerakan kolektif industri musik global dalam menggalang dana kemanusiaan.
Dikutip dari medcom.id, partisipasi Arctic Monkeys dalam aksi kemanusiaan bukan kali pertama dilakukan.
Sebelumnya, band yang digawangi Alex Turner ini juga pernah mendonasikan hasil penjualan album live untuk tujuan yang serupa.
Selain Arctic Monkeys, album HELP(2) juga melibatkan sejumlah musisi dunia dari berbagai genre, seperti Olivia Rodrigo, Depeche Mode, Damon Albarn, Sampha, hingga Beck.
Proyek ini diproduseri secara eksekutif oleh James Ellis Ford, sebagaimana tercantum dalam informasi resmi yang dibagikan pada akun Instagram @warchildrecords.
Melalui proyek HELP(2), musik tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium solidaritas.
Seperti yang ditegaskan pada akun Instagram @warchilduk, setiap lagu, pemutaran, dan pre-order menjadi bagian dari upaya kolektif untuk melindungi anak-anak yang terdampak konflik di berbagai belahan dunia. (Sarah/Unpad)
Editor : Yosep Awaludin