RADAR BOGOR – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kembali memunculkan perdebatan di industri musik digital. Isu tersebut mencuat seiring ramainya perbincangan mengenai Sienna Rose.
Ya, Sienna Rose merupakan nama yang belakangan menarik perhatian publik setelah sejumlah lagunya mencatatkan angka pemutaran tinggi di platform streaming.
Dalam waktu relatif singkat, karya-karya yang dirilis atas nama Sienna Rose mengalami lonjakan popularitas.
Beberapa judul tercatat masuk dalam daftar Viral Top 50 Spotify, termasuk lagu Into the Blue yang telah diputar jutaan kali.
Capaian dan kesuksesan tersebut menjadikan Sienna Rose sebagai salah satu nama baru yang paling banyak dibicarakan di ruang musik digital.
Di balik popularitas itu, muncul sejumlah pertanyaan terkait sosok di balik nama tersebut. Tidak ditemukan informasi personal yang jelas mengenai Sienna Rose.
Mulai dari ketiadaan penampilan langsung di panggung, absennya wawancara dengan media, hingga aktivitas media sosial yang tidak menunjukkan konsistensi sebagaimana musisi pada umumnya.
Selain itu, jumlah lagu yang dirilis dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan terbilang sangat banyak yaitu 45 lagu, sehingga memunculkan spekulasi di kalangan pemerhati industri musik.
Berdasarkan informasi yang dibagikan akun Instagram @tvonenews, platform streaming Deezer mendeteksi bahwa sebagian lagu yang dirilis oleh Sienna Rose memiliki karakteristik teknis yang mengarah pada konten musik hasil generasi kecerdasan buatan.
Analisis tersebut dilakukan dengan melihat pola audio dan struktur suara yang lazim ditemukan pada karya berbasis AI.
Masih merujuk sumber yang sama, Deezer juga mencatat bahwa fenomena serupa tidak hanya terjadi pada satu nama.
Sekitar 34% lagu baru yang diunggah setiap hari ke platform tersebut saat ini diketahui merupakan hasil produksi menggunakan teknologi AI.
Baca Juga: Pasien Rehabilitasi Narkoba di Megamendung Bogor Kabur, Dua Sudah Ditemukan, Satu Masih Dicari
Angka tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam industri musik digital semakin masif dan sulit dipisahkan dari arus utama.
Melalui unggahan video yang dibagikan akun TikTok resmi @medcom_id terkait Sienna Rose, sejumlah warganet menyampaikan reaksi beragam.
Banyak di antaranya mengaku kecewa setelah mengetahui bahwa lagu Into the Blue, yang sebelumnya menjadi favorit, diduga merupakan hasil karya berbasis kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, salah satu komentar yang menarik perhatian datang dari akun TikTok @zee. “Jangan pernah dukung karya hasil AI guys, mau sebagus apa pun itu,” tulisnya.
Komentar tersebut mendapatkan ribuan tanda suka dan memperoleh banyak dukungan dari pengguna lain yang menyatakan sependapat dengan pandangan tersebut.
Hingga kini Spotify belum memberikan pernyataan resmi secara khusus terkait identitas maupun dugaan penggunaan AI dalam karya Sienna Rose.
Sebelumnya, Spotify menyampaikan komitmennya untuk menindak konten berbasis AI yang dinilai merugikan, termasuk spam serta karya yang meniru identitas artis lain tanpa izin.
Jika sebuah lagu mampu dinikmati dan viral meski dihasilkan oleh AI, apakah nilai sebuah karya musik masih ditentukan oleh proses kreatif manusia, atau cukup oleh respons pasar? (Dian/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin