RADAR BOGOR - Memasuki awal 2026, Judika menghadirkan kembali alih wahana puisi menjadi lagu melalui single terbarunya berjudul Terpikat Pada Cinta.
Lagu ini bukan sekadar rilisan single terbaru Judika, melainkan ruang pertemuan antara musik dan sastra, sebuah puisi yang diberi napas melalui suara dan melodi.
Judika yang selama ini dikenal melalui lagu-lagu emosional nan menyentuh, kembali berbicara tentang cinta.
Namun kali ini, ia memilih sudut pandang yang berbeda. Terpikat Pada Cinta tidak secara spesifik berkisah tentang patah hati atau euforia jatuh cinta, tetapi tentang pengalaman menghadapi cinta itu sendiri.
Melalui unggahan di kanal YouTube resminya, @JudikaEntertainment, ia bercerita bahwa Terpikat Pada Cinta tidak lahir dari gambaran cinta yang serba manis.
Menurutnya, cinta justru kerap datang bersamaan dengan rindu, luka, hingga perasaan kehilangan yang tidak bisa dihindari.
Dari situlah lagu ini bermula, sebuah puisi tentang rasa yang kemudian diolah menjadi lagu, bukan untuk merayakan kebahagiaan semata, melainkan sebagai pengakuan jujur tentang konsekuensi ketika mencintai seseorang.
Alih Wahana puisi, ke lagu Terpikat Pada Cinta
Terpikat Pada Cinta ditulis oleh Melinda Ekajaya, penulis muda yang sebelumnya dikenal melalui buku kumpulan puisi Jelmaan Merpati. Puisi-puisi dalam buku tersebut menjadi titik awal lahirnya lagu ini.
Proses kreatif lagu ini berlanjut ketika Rian Ekky Pradipta, vokalis D’Masiv, membaca karya Melinda dan melihat potensi untuk membawanya ke ranah musik.
Dari pertemuan ide itulah, puisi tentang cinta kemudian dirangkai ulang menjadi lagu yang bisa dinikmati oleh khalayak.
Secara lirik, Terpikat Pada Cinta terasa puitis tanpa terkesan berat. Pilihan katanya sederhana, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Lagu ini tidak dipenuhi metafora rumit atau simbol berlapis, melainkan kata-kata lugas yang berbicara apa adanya.
Pendengar tidak dipaksa untuk menebak-nebak makna, sebab pesan lagunya disampaikan secara langsung dan jujur.
Warna Musik yang Berbeda
Dari sisi musik, Terpikat Pada Cinta juga menjadi penanda eksplorasi baru bagi Judika. Lagu ini diproduseri oleh Rian Ekky Pradipta bersama Dawairama dengan nuansa folk yang lebih sederhana dibandingkan lagu-lagu Judika sebelumnya.
Konsep ini dipilih agar lirik tetap menjadi pusat perhatian. Aransemen dibuat ringan, sehingga cerita di dalam lagu bisa tersampaikan dengan jelas.
Seluruh instrumen dimainkan oleh Dawairama dengan proses rekaman yang dilakukan di Dawairama Music Studio dan Sum It Studio.
Sementara itu, proses mixing dan mastering ditangani oleh Ivan Gojaya di Roemah Iponk Studio.
Lewat Terpikat Pada Cinta, Judika seolah mengajak pendengar untuk merenungkan perjalanan seseorang dalam bercinta.
Lagu ini tidak datang dengan formula cinta yang instan, tetapi memberikan ruang untuk merenung dan berdamai dengan perasaan, bahwa mencintai bukan hanya tentang bahagia, melainkan juga tentang kesiapan untuk menerima luka.
Di tengah deretan lagu cinta yang hadir silih berganti, Terpikat Pada Cinta terasa seperti pengingat bahwa musik masih bisa memberi ruang bagi kata-kata, seperti halnya puisi.
Single terbaru Judika Terpikat Pada Cinta sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.
Video lirik resminya juga telah dirilis melalui kanal YouTube Judika Entertainment sejak 14 Januari 2026. (Sarah/Unpad)
Editor : Yosep Awaludin