RADAR BOGOR – Hampir tiga dekade sejak dirilis, Wonderwall milik band rock asal Inggris, Oasis, masih bertahan sebagai salah satu lagu paling berpengaruh dalam sejarah musik Britpop.
Popularitasnya tak pernah benar-benar meredup, bahkan kembali melejit setelah Oasis menggelar reuni yang telah lama dinantikan para penggemarnya.
Lagu Wonderwall Oasis resmi dirilis pada 30 Oktober 1995 sebagai singel ketiga dari album legendaris (What's the Story) Morning Glory?.
Diciptakan oleh gitaris Noel Gallagher dan dinyanyikan oleh sang vokalis, Liam Gallagher, lagu ini berkembang menjadi simbol perjalanan karier Oasis sekaligus menjadi salah satu karya musik paling dikenali di dunia.
Dalam berbagai konser, Wonderwall hampir selalu menjadi momen yang paling dinantikan.
Ribuan penonton kerap menyanyikan setiap bait liriknya bersama-sama, menjadikan lagu tersebut sebagai salah satu anthem yang melekat dengan identitas Oasis.
Makna Lagu Wonderwall yang Penuh Penafsiran
Di balik popularitasnya, istilah Wonderwall menyimpan makna yang kerap mengundang berbagai penafsiran.
Kata tersebut sering dimaknai sebagai simbol seseorang yang menjadi tempat bersandar, sosok penyelamat, atau figur yang mampu membawa harapan dan kebahagiaan di tengah situasi sulit.
Makna lagu ini juga sempat memunculkan beragam spekulasi. Pada 1996, Noel Gallagher pernah menjelaskan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari hubungan cintanya dengan Meg Matthews, yang saat itu masih menjadi kekasihnya.
Namun setelah hubungan mereka berakhir pada 2001, Noel memberikan penjelasan yang berbeda.
Ia mengatakan bahwa Wonderwall sebenarnya menggambarkan sosok "teman imajiner" yang hadir untuk membantu seseorang keluar dari pergulatan dengan dirinya sendiri.
Penjelasan itu membuat makna lagu ini semakin luas dan terbuka untuk ditafsirkan secara personal oleh setiap pendengarnya.
Baca Juga: Sudaryono Bersih-Bersih BGN, Lebih dari 800 Dapur MBG Dibekukan
Kembali Populer Berkat Reuni Oasis
Popularitas Wonderwall kembali meningkat setelah Oasis mengumumkan tur reuni yang telah lama dinanti para penggemar.
Dalam setiap penampilan mereka, lagu ini menjadi salah satu bagian yang paling emosional.
Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya penantian panjang para penggemar setelah hubungan Noel dan Liam Gallagher selama bertahun-tahun diwarnai konflik yang membuat Oasis vakum.
Jadi Lagu Era 1990-an Pertama Tembus 1 Miliar Streaming
Kesuksesan Wonderwall tidak hanya terjadi saat pertama kali dirilis, tetapi juga terus berlanjut di era digital.
Lagu tersebut tercatat sebagai karya musik rilisan dekade 1990-an pertama yang berhasil menembus lebih dari 1 miliar kali pemutaran di Spotify.
Pencapaian itu menjadi bukti bahwa daya tarik Wonderwall tetap bertahan meski usianya telah mendekati 30 tahun.
Baca Juga: Kota Bogor Tuai Apresiasi KPAI, Jadi Percontohan Nasional dalam Perlindungan Anak
Hampir Dirilis dengan Judul Berbeda
Di balik kesuksesannya, ternyata Wonderwall nyaris memiliki nama lain. Awalnya, Noel Gallagher sempat mempertimbangkan judul Wishing Stone sebelum akhirnya memilih nama Wonderwall.
Keputusan itu diambil setelah ia terinspirasi dari album solo gitaris The Beatles, George Harrison, berjudul Wonderwall Music yang dirilis pada 1968.
Hingga kini, Wonderwall tidak hanya dikenal sebagai lagu paling populer milik Oasis, tetapi juga menjadi salah satu karya Britpop paling berpengaruh sepanjang masa yang terus dinikmati dan dinyanyikan oleh jutaan penggemar di berbagai penjuru dunia. (Dimas/Unpak)