JAKARTA-RADAR BOGOR, Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau kondisi sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan.
Baca Juga: Menkes: Kita Harus Pastikan Penduduk di Daerah Manapun Sehat dan Cerdas
Diketahui di beberapa kepulauan masih minim pelayanan fasilitas kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Setelah mengunjungi empat fasilitas kesehatan di wilayah daratan, yakni Ampana, Menteri Kesehatan itu mengunjungi Kepulauan Togean pada Sabtu 6 Januari 2024.
Kepulauan Togean merupakan gugusan kepulauan terbesar di Indonesia yang terletak di Teluk Tomini dan berjarak sekitar 30 mil dari Ampana.
Untuk itu, Kepulauan Togean hanya dapat dijangkau menggunakan kapal dengan waktu tempuh sekitar 5-6 jam atau speedboat dengan lama perjalanan sekitar 1,5 jam.
Budi ingin melihat lebih dekat fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, terutama yang berkaitan dengan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), akses layanan kesehatan, peralatan kesehatan, dan SDM kesehatan.
Selama di Kepulauan Togean, Budi mengunjungi sejumlah fasyankes.
Salah satunya RSUD Wakai yang merupakan rumah sakit rujukan satu-satunya bagi lima puskesmas di Kepulauan Togean.
Budi melihat beberapa ruangan yang ada di RSUD Wakai, yakni ruang operasi dan hemodialisa, serta berbincang dengan sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di sana.
Dia mengakui layanan kesehatan di RSUD masih cukup minim.
Menurutnya, perlu ada penambahan dan peningkatan peralatan, terutama alat kesehatan untuk penyakit-penyakit yang cukup berat dan membutuhkan penanganan cepat.
“Saya tadi pergi ke pulau untuk melihat fasilitas pelayanan kesehatan yang di kepulauan kondisinya seperti apa, memang perlu kita lengkapi rumah sakit-rumah sakit yang ada di sana agar tidak perlu dirujuk kalau ada yang patah tulang, operasi sesar, penyakit-penyakit seperti stroke dan ginjal,” kata Budi dalam keterangan resmi Kemenkes, Senin 8 Januari 2024.
Budi berharap akses masyarakat Kepulauan Togean terhadap fasyankes yang lengkap dan memadai bisa lebih mudah dan dekat, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke RSUD Ampana.
Baca Juga: RSUD Kota Bogor Resmikan Bangunan dan Pelayanan Kesehatan Baru
Dia berjanji akan meningkatkan RSUD tipe D di sana, agar bisa menangani pasien di kepulauan.
“Jadi mereka tidak perlu dibawa 5 sampai 6 jam menggunakan kapal, mudah-mudahan dengan demikian layanan kesehatan untuk masyarakat Tojo Una-Una bisa lebih baik,” tuturnya.
Direktur RSUD Wakai Ratih mengaku senang dan bahagia atas kunjungan perdana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke rumah sakitnya.
Ia berharap, kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi penguatan dan pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya fasyankes yang berada di Kepulauan Togean. (NET/Firda-PKL)
Editor: Yosep
Editor : Administrator