Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Damri Tulungagung-Ponorogo Sudah Mulai Beroperasi

Administrator • Selasa, 9 Januari 2024 | 10:42 WIB
Ilustrasi Bus Damri trayek Maluku
Ilustrasi Bus Damri trayek Maluku


TULUNGAGUNG-RADAR BOGOR, Pada 13 Januari mendatang, Damri membuka kembali jalur via Tulungagung-Ponorogo yang melalui Selingkar Wilis. Selain merilis trayek baru via Jalur Lintas Selatan (JLS).





Trayek tersebut kembali beroperasi setelah setahun mandek sejak akhir tahun 2022 lalu karena alasan bencana longsor.





Dilansir Radar Tulungagung (Jawapos Grup), Trayek Tulungagung-Ponorogo tersebut sudah mulai beroperasi sejak Sabtu (6/1/2024) lalu.





Berdasar keterangan Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Sujarmi mengatakan, angkutan plat merah tersebut sudah memperpanjang kontrak mereka.





Lebih jelas, Sujarmi pun menyebut hingga tanggal 31 Desember 2024 mendatang. Dengan demikian, trayek Tulungagung-Ponorogo dipastikan akan kembali aktif.





Diketahui sebelumnya, Bus Damri memang menyediakan berbagai layanan trayek. Salah satunya adalah angkutan perintis yang melayani trayek dengan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).





Baca Juga: Bus Sarat Penumpang Tertabrak Kereta Api di Tulungagung





Seperti Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung yang dilalui Damri via Tulungagung-Ponorogo. Dimana jalur tersebut cukup ekstrim karena melalui lereng Gunung Wilis.





Sujarmi mengatakan, hal itu menjadi salah satu alasan mengapa Damri via Tulungagung-Ponorogo sempat mandek.





“Awalnya itu dulu karena rute yang dilalui trayek tersebut terkena longsor di akhir tahun 2022. Karena rutenya dianggap masih rawan, sehingga trayek diberhentikan sementara sampai jalan diperbaiki dan jalur sudah aman,” ucapnya.





Dan beruntungnya, ruas jalan yang dilewati trayek tersebut sudah diperbaiki pada tahun 2023 kemarin, sehingga bisa kembali beroperasi di tahun 2024 ini.





Perbaikan jalan yang telah rampung itu pun disusul dengan perpanjangan kontrak pihak Damri trayek Tulungagung-Ponorogo.





Lebih lanjut, Sujarmi juga menjelaskan peminat Bus Damri via Selingkar Wilis Tulungagung-Ponorogo yang tak pernah sepi penumpang.





“Karena trayek itu sebenarnya juga ramai diminati masyarakat. Dua armada yang diterjunkan selalu full penumpangnya. Masyarakat Pagerwojo yang ingin ke Tulungagung Kota biasanya juga menggunakan trayek ini,” terangnya.





Namun saat ditanya mengapa trayek tersebut cukup lama tak beroperasi, Sujarmi berdalih administrasi pengerjaan ruas jalan lah yang menjadi alasan utama hal tersebut terjadi.





Diketahui sebelumnya, perbaikan ruas jalan memang tidak dapat dilakukan pada tahun 2022 karena adanya bencana tanah longsor. Perbaikan tersebut baru bisa dilakukan pada tahun berikutnya, yakni tahun 2023.





“Kejadian (tanah longsor) itu kan akhir tahun 2022, dan itu sudah lewat masa lelang. Sehingga perbaikan jalan yang dilewati Bus Damri ini baru bisa terlaksana tahun 2023. Sebenarnya masalah utamanya disitu,” ucap Sujarmi. (jpg/shindia-pkl)





editor: Yosep Awaludin


Editor : Administrator
#bus damri #tulungagung jawa timur