Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Timnas AMIN: Anggaran Kemenhan Rp 700 Triliun Harus Semua Tahu, Bukan Rahasia

Administrator • Selasa, 9 Januari 2024 | 10:54 WIB
Timnas AMIN mengomentari pernyataan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto terkait anggaran Rp 700 triliun Kementerian Pertahanan bersifat rahasia
Timnas AMIN mengomentari pernyataan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto terkait anggaran Rp 700 triliun Kementerian Pertahanan bersifat rahasia


JAKARTA-RADAR BOGOR, TIMNAS Pemenangan Anies-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) mengomentari pernyataan tentang Capres Prabowo Subianto yang mengatakan anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sebesar Rp 700 triliun bersifat rahasia.





Baca Juga: Airlangga Bela Prabowo Soal Nilai Buruk Kemenhan dari Anies-Ganjar





Jubir Timnas AMIN, Billy David Nerotumilena, mengatakan ada penyalahgunaan terminologi data rahasia usai debat calon presiden yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Ahad, 7 Januari 2024.





"Ini sebenarnya ada abuse pengubahan terminologi data rahasia," kata Jubir Timnas AMIN, Billy David Nerotumilena, Selasa, 9 Januari 2024.





Lebih lanjut, ia menilai anggaran Kemenhan bukanlah bersifat rahasia. Terlebih, Menteri Keuangan, Sri Mulyani telah membuka anggaran tersebut.





"Jadi data rahasia itu sejauh mana tentu kalo bicara hankam misalkan yang rahasia tentang strategi operasi atau alokasi markas, mungkin itu bisa di kategorikan sebagai rahasia," terangnya.





"Tapi kalau kita bicara tentang anggaran, tentang pengadaan alutsista dalam hal itu kita semua harus tau, kemarin dua minggu sebelumnya Sri Mulyani buka anggaran Kemenhan," tambahnya.





Ia mengatakan pembahasan tersebut masih bersifat substansi.





"Saya rasa pembahasan kemarin baik itu dari kubu paslon 1 dan 3 masih dalam substansi yang seharusnya bisa dibuka dalam debat," terang Billy.





Sebelumnya calon presiden Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo meminta Prabowo Subianto membuka data tentang pertahanan saat debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 7 Januari 2024 malam.





"Kita ingin mengembalikan dana 700 triliun anggaran kementerian pertahanan tidak bisa pertahankan itu justru digunakan untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas," kata Anies Baswedan.





Baca Juga: Prabowo Subianto Tepis Perkara Ordal di Kemenhan





Menanggapi hal tersebut, Prabowo menepis pernyataan Anies yang menyebutnya tidak terbuka mengungkap segala aspek pertahanan negara kepada publik.





Prabowo menekankan bahwa dirinya tidak pernah menutupi apa pun dari rakyat. Terkait pertahanan negara, dirinya sebagai Menteri Pertahanan selalu mengutamakan keterbukaan saat melakukan rapat koordinasi dengan Komisi I DPR RI.





Prabowo menjelaskan bahwa data soal belanja alutsista tersebut sebenarnya telah dijelaskan kepada Komisi I DPR RI. Perwakilan partai politik pengusung Anies di Pilpres 2024, lanjut dia, juga menyetujui belanja alutsista yang dilakukannya selaku Menteri Pertahanan.





"Pak Anies, Pak Anies.. Saya tidak bicara tertutup. Saya bicara di Dewan Perwakilan Rakyat, di Komisi I di mana semua partai yang mengusung Bapak hadir, dan menyetujui yang saya ajukan," kata Prabowo.





Prabowo pun siap bicara dalam forum terbuka seperti yang dikehendaki Anies.





"Jadi saya mengundang kita bicara terbuka. Terbuka. Silakan. Tapi saya ingatkan bapak cinta apa tidak dengan negeri ini? Masak mau kita buka masalah kita di depan umum. Apakah itu pantas?" ujarnya. (NET/Firda-PKL).





Editor: Yosep


Editor : Administrator
#capres prabowo subianto #Timnas AMIN #kemenhan