Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Titiek Soeharto Kerap Disebut Bakal Jadi Ibu Negara, Begini Profil dan Perjalanan Karirnya

Administrator • Kamis, 15 Februari 2024 | 10:39 WIB
Titiek Soeharto foto bersama srikandi 02. Foto Instagram Titiek Soeharto.
Titiek Soeharto foto bersama srikandi 02. Foto Instagram Titiek Soeharto.


JAKARTA-RADAR BOGOR, Titiek Soeharto disebut-sebut bakal jadi ibu negara seiring dengan kemenangan Prabowo dan Gibran berdasarkan hasil hitung cepat di Pemilu 2024.









Dilansir dari berbagai sumber, Titiek Soeharto lahir di Semarang pada 14 April 1959, merupakan anak keempat dari Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, dan istrinya, Siti Hartinah.





Ia mempunyai tiga orang kakak, yaitu Siti Hardiyanti Hastuti (Tutut), Sigit Harjojudanto, dan Bambang Trihatmodjo. Selain itu, Titiek juga memiliki dua orang adik, yaitu Hutomo Mandala Putra (Tommy) dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).





Titiek Soeharto diketahui pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Jakarta dari tahun 1974 hingga 1977. Kemudian, setahun berikutnya, Titiek melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1985.





Ketika masih menjalani masa kuliah pada 1983, Titiek Soeharto mengikatkan diri dalam ikatan pernikahan dengan Prabowo Subianto, yang pada saat itu masih menjabat sebagai seorang perwira TNI.





Namun, rumah tangga keduanya harus berakhir setelah masa Orde Baru pada 1998. Meskipun demikian, hubungan keduanya tetap baik, bahkan hingga saat ini.





Titiek masih menunjukkan dukungannya dengan beberapa kali menemani Prabowo saat masa kampanye pemilu.





Disadur dari laman Wiki DPR, Titiek Soeharto merupakan seorang pengusaha dalam berbagai sektor industri. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris di PT. Bursa Efek Jakarta pada 1995-1998.





Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris di PT. Mekar Unggul Sari sejak 1994, yang bergerak di bidang rekreasi dan tanaman, serta sebagai Komisaris di PT. Surya Citra Media pada 2005-2015, perusahaan di sektor televisi.





Titiek Soeharto juga pernah menjabat sebagai pimpinan Yayasan Seni Rupa Indonesia untuk periode 2010-2015. Selain itu, ia juga aktif sebagai komentator televisi selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2006 di SCTV dan berperan sebagai juri dalam acara Puteri Indonesia 2014.





Sementara untuk karir politiknya, Titiek Soeharto memulai perjalanan pada 2012 dengan bergabung dalam Partai Golongan Karya (Golkar).





Pada saat itu, ia dipercayakan untuk menjabat sebagai Ketua Bidang Pertanian dan Nelayan di DPP Partai Golkar hingga tahun 2015.





Titiek Soeharto juga ikut serta dalam Pemilihan Legislatif 2014 dan berhasil meraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta setelah memperoleh 61.655 suara.





Ia bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi I yang membidangi pertanian, perhutanan, perkebunan, perikanan dan pangan.





Titiek Soeharto menjabat sebagai anggota dewan selama periode 2014-2019. Namun, pada 2018, ia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya tersebut.





Pengunduran diri Titiek Soeharto dari Partai Golkar dan DPR RI tentu tidak terjadi tanpa alasan. Pada tahun tersebut, Titiek memutuskan untuk bergabung dengan Partai Berkarya, yang didirikan oleh adiknya, Tommy Soeharto.









Editor : Yosep


Editor : Administrator
#titiek soeharto #prabowo subianto #ibu negara