Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fikri Ramdhani Noer: Pemuda Inspiratif Tasikmalaya, Pemenang Duta Muda Jawa Barat 2024

Rany Sinaga • Senin, 11 Maret 2024 | 17:31 WIB
Photo
Photo


Maylani Mutiara Maharani, Mahasiswa Komunikasi Digital & Media Sekolah Vokasi IPB University





Fikri Ramdhani Noer, biasa dipanggil dengan nama Fikri merupakan sosok pemuda asal Tasikmalaya menjadi pemenang utama atau The Winner Duta Muda Jawa Barat 2024 sampai dengan tahun 2025.





Ia lahir pada tanggal 30 Oktober 2003 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan usia yang relatif muda untuk mencapai Duta Muda Jawa Barat 2024, Fikri terbilang memiliki personal branding yang sangat baik.





Fikri merupakan mahasiswa aktif di UIN Sunan Gunung Djati Bandung program studi Bahasa dan Sastra Arab.





Pada dasarnya Fikri memang memiliki latar belakang pendidikan yang cukup religius dimulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama di MTsN dan MAN Al-Furqon hingga saat ini berkuliah di Universitas Negeri Islam di Bandung.





Selama Fikri menjalani pendidikan, banyak sekali organisasi-organisasi yang diikuti bahkan dari segi posisi atau jabatan bukan hanya sekedar anggota pengurus melainkan pernah menjadi ketua di organisasi.





Pengalaman-pengalaman organisasi yang ia ikuti tidak lain berdasarkan dengan minat dan bakat ia, salah satunya adalah dalam bidang public speaking.





Selain itu, Fikri merupakan pemuda yang memiliki kepribadian ekstrovert. Ia bisa mudah sekali bersosialisasi atau bergaul dengan orang baru.





Fikri mengakui bahwa dirinya mudah beradaptasi di tempat mana pun ia berada.





Arti Jiwa Seorang Pemimpin





Dari segala pengalaman atau jejak perjalanan hidup selama 20 tahun, Fikri memang aktif sekali dalam menjalani perorganisasian.





Bahkan saat ini, Fikri dengan bangga bisa menjadi pemenang utama Duta Muda Jawa Barat 2024.





Di kehidupannya, Fikri mengagumi sosok Tan Malaka, Rocky Gerung, dan juga Sujiwo Tejo.





Bagi Fikri melihat sisi positif dari ketiga tokoh tersebut atas keberaniannya, kemampuan public speaking, hingga memiliki pemikiran yang sangat hebat, membuat dirinya terinspirasi untuk menjalani hidupnya.





Banyak sekali perkataan-perkataan dari tokoh inspirasi yang Fikri pegang sebagai landasan hidupnya, tetapi Fikri merasa bahwa jiwa kepemimpinannya terbentuk ketika ia masuk di Ikatan Pelajar Muhammadiyah saat ia masih duduk di bangku sekolah.





Di sana ia terus terlatih dan menjalani seluruh prosesnya hingga pada akhirnya ia merasa bahwa hasil yang ia dapati saat ini berasal dari perjaungan masa lalunya.





Menurut Fikri, jiwa seorang pemimpin bisa dimulai dengan percaya diri.





Sepanjang perjuangan hidupnya, ia selalu menerapkan percaya diri dan optimisme.





Ia menganggap bahwa jika ada kesempatan maka perlu diambil dan tidak perlu ragu atau malu, apa pun hasilnya yang terpenting adalah usaha lebih dulu.





Jejak Fikri Ramdhani





Fikri merupakan seorang pemuda yang rajin belajar, proaktif, juga menyukai olahraga. Banyak sekali organisasi atau kegiatan yang ia ikuti bahkan hingga saat ini masih aktif berkontribusi.





Ia menjadi anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah (2017 sampai dengan saat ini), Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Pesantren Muhammadiyah Al Furqon (2019-2020), Pengurus Karang Taruna Desa Banyuasih (2020 sampai dengan saat ini, Ketua Bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya (2021 sampai dengan saat ini), dan masih banyak lagi.





Dari banyaknya pengalaman-pengalaman yang dijalani, untuk saat ini gelar Duta Muda Jawa Barat 2024 menjadi pencapaian yang baik bagi Fikri.





Meskipun begitu, Fikri telah menjalani segala bentuk proses perjuangan di berbagai perorganisasian baik berada di posisi hanya sebatas anggota pengurus, bahkan hingga menjadi ketua bidang dan ketua umum.





Fikri dengan keberanian dan optimisnya mencoba untuk mendaftar Duta Muda Jawa Barat 2024, dan ternyata keterima.





Pada akhirnya ia tetap melanjutkan tahap selanjutnya dan bahkan bisa menjadi The Winner Duta Muda Jawa Barat 2024 dengan membawa advokasi yang ia pegang teguh demi muda mudi Jawa Barat maupun Indonesia terutama pada bidang pendidikan dan kepemudaan.





Di sisi lain, Fikri menganggap bahwa semua pencapaiannya hingga saat ini merupakan hasil dari dukungan keluarga, saudara, orang terdekat, bahkan guru ataupun dosen yang telah mendoakannya.





Sanak keluarga hingga orang terdekat pun merasa bangga akan pencapaian-pencapaian ynag diraih oleh Fikri.





Rencana Pencapaian Ke Depan





Meskipun pengalaman dan pencapaian yang diraih terlihat cukup baik di usia 20 tahun, Fikri menganggap masih banyak pencapaian melebihi pencapaian saat ini yang bisa diraih nantinya.





Dengan kegigihan dan optimisnya, Fikri ingin memiliki biaya yang cukup untuk membangun pesantren.





Bagi Fikri yang terpenting dari semua rencana pencapaian atau impiannya adalah keberkahan dunia dan akhirat. Selain itu, Fikri juga berencana untuk melanjutkan pendidikan ke S2 dan mendaftar menjadi calon legislatif.





Pesan Untuk Muda Mudi





Berdasarkan semua pengalaman dan pelajaran hidup yang dipetik oleh Fikri Ramdhani Noer, ia tergugah dan sadar akan peran penting muda mudi terhadap bangsa dan negara.





Ia memegang kalimat bijak dalam hidupnya yakni “Dalit ka nu alit, akur ka nu luhur, tong poho ka nu nyaho” yang artinya “Menyayangi dan menghargai orang yg di bawah kita, tentram dan hormat kepada orang yg di atas kita, dan jangan melupakan orang-orang yang memiliki pengetahuan atau berilmu seperti guru, kyai, dosen”.





Kalimat yang memiliki arti atau biasa disebut dengan quotes inilah dijadikan pilar menjalani hidup seorang Fikri.





Sebagai seorang pemuda, bagi Fikri muda mudi Indonesia adalah pilar masa depan yang perlu dipersiapkan sekarang untuk masa depan.





Pendidikan, pengalaman hidup juga usaha-usaha merupakan cara muda mudi untuk bisa mencapai kesuksesan di masa depan.





Meskipun Fikri bisa mencapai gelar Duta Muda Jawa Barat 2024, ia juga pernah mengalami kegagalan. Dengan keoptimisannya, ia menganggap bahwa semua kegagalan yang dialaminya merupakan kunci kesuksesan.





Fikri juga meyakini dengan adanya kalimat ‘Syubbanul yaum rijalul ghad’ yang artinya‘Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan’.





Baik buruk bangsa, maju mundur negara, itu dipegang oleh muda mudi zaman sekarang. Apabila muda mudi rajin mengaji, rajin belajar, hormat pada orang tua, dan taat pada guru dapat dipastikan negara kita menjadi negara yang maju dan bangsa kita dipengang oleh orang-orang yang benar, begitupun sebaliknya. (*)


Editor : Rany Sinaga