Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ada Benjolan di Leher atau Ketiak? Hati-Hati Kanker Darah Limfoma. Kenali Gejalanya!

Yosep Awaludin • Kamis, 2 Mei 2024 | 14:34 WIB
Ilustrasi  kanker darah limfoma
Ilustrasi kanker darah limfoma

RADAR BOGOR - Hati-hati jika di leher atau ketiak anda ada benjolan. Bisa jadi itu adalah gejala awal kanker darah limfoma. Jangan anggap remeh gejala ini.

Sel darah putih limfosit, yang awalnya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk melawan infeksi, adalah sumber limfoma.

Limfoma juga disebut sebagai kanker kelenjar getah bening karena limfosit ini berada di dalam sistem limfatik atau getah bening.

Limfoma biasanya ditemukan pada orang dewasa usia 60 tahun ke atas, dengan lebih banyak pria daripada wanita.

Limfoma dapat muncul di bagian tubuh mana pun di mana jaringan getah bening ditemukan, bukan hanya di ketiak.

Jaringan getah bening memiliki tiga lokasi utama:

• Kelenjar getah bening: Kelenjar berisi kumpulan limfosit dan sel lainnya dari sistem kekebalan berukuran kacang tersebar di seluruh tubuh. Ini termasuk di dalam dada, perut, panggul, leher, dan ketiak. Pembuluh limfatik menghubungkan kelenjar ini satu sama lain.

• Limpa, sumsum tulang, dan bagian tubuh lainnya seperti kelenjar thymus dan tonsil, serta saluran pencernaan seperti lambung dan usus

Biasanya, spesialis penyakit dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik adalah dokter utama yang menangani kondisi limfoma.

Jenis Limfoma

Limfoma sendiri terbagi menjadi dua jenis: Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin (NHL).

Baca Juga: Dokter Rayendra Rayakan Hardiknas Bersama Siswa SMAN 5 Kota Bogor, Gelar Talkshow hingga Aneka Perlombaan

NHL lebih populer di Indonesia dan di seluruh dunia. NHL ada pada anak-anak dan orang dewasa.

Menurut Prof. Dr. Noorwati Soetandyo, Sp.PD KHOM, seorang spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi onkologi medis di Mayapada Hospital Tangerang, ada beberapa jenis NHL.

Faktor-faktor seperti jenis sel limfosit yang terkena (sel-B atau sel-T), jenis agresif atau berkembang lambat, dan sebagainya.

Menurutnya, jenis penyakit yang diderita pasien akan sangat memengaruhi Terapi Non-Hodgkin Lymphoma.

Diketahui bahwa, limfoma sel-B membuat 80 persen NHL. Limfoma sel-T lebih jarang dan biasanya lebih sulit disembuhkan.

Dibagi menjadi dua kategori berdasarkan kecepatan perkembangannya, yaitu

Tipe indolent: jenis NHL yang berkembang lambat. sehingga terkadang tidak perlu diterapi secara langsung tetapi diawasi secara ketat.

Tipe agresif: NHL yang berkembang dengan cepat, seperti Diffuse Large B-cell Lymphoma (DLBCL), merupakan subtipe tersering dari NHL walaupun sebagian besar dapat disembuhkan dengan pengobatan.

Semua limfoma non-Hodgkin dapat menyebar ke bagian lain sistem getah bening jika tidak diobati, terlepas dari seberapa cepat mereka berkembang.

Gejala Limfoma

Dr. Martyno Robinson, Sp.PD KHOM, seorang spesialis penyakit dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik, menjelaskan beberapa gejala limfoma.

Bergantung pada jenis limfoma dan lokasinya di tubuh, limfoma dapat menunjukkan berbagai gejala dan tanda. Terkadang, penyakit ini mungkin tidak menunjukkan gejala sampai cukup parah.

Baca Juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana, KCD I Kolaborasi Bersama ORARI dan BPBD Gelar Simulasi di Bogor

 

Gejala dan tanda limfoma antara lain:

• Kelenjar getah bening membengkak atau membesar, teraba sebagai benjolan di area seperti leher, ketiak, selangkangan
• Demam, keringat malam hari yang berlebihan
• Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya (saya kehilangan 10 pound total BB selama 6 bulan tanpa olahraga atau diet)
• Perut bengkak atau membesar, merasa kenyang hanya dengan sedikit makan
• Nyeri atau tekanan di dada, sesak napas atau batuk
• Infeksi yang parah atau sering infeksi
• Mudah memar dan berdarah 

Dr. Marthino Robinson, Sp.PD KHOM, menjelaskan bahwa memiliki salah satu gejala di atas tidak selalu menandakan limfoma.

Bisa jadi itu karena kondisi lain, seperti infeksi. Salah satu tandanya dapat benjolan kecil yang teraba di leher atau ketiak yang tidak kunjung hilang dan disertai dengan gejala demam dan penurunan berat badan lebih dari 10% dalam waktu enam bulan.

Segera pergi ke dokter jika Anda mengalami gejala agar dapat diperiksa secara menyeluruh dan dilakukan pemeriksaan tambahan jika diperlukan.

Dia menyatakan bahwa tingkat kesembuhan sangat bergantung pada deteksi dini dalam kasus kanker yang dicurigai. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kanker darah #penyakit