RADAR BOGOR - Banyak minum air putih sebelum tidur ternyata sangat tak dianjurkan. Karena beresiko merusak ginjal.
Hal itu disampaikam Dr. Cahyono Sp Naturopathy. Ia menyarankan untuk menghindari mengonsumsi air putih sebelum tidur.
Pria yang biasa disebut Dr. Cahyono itu, memberi saran tentang cara minum air putih dalam sebuah video.
Menurutnya, cara pertama untuk minum air putih yang sehat adalah menghindari air dingin. Dr. Cahyono melarang minum air putih dingin jika dibandingkan dengan air putih hangat.
"Bagaimana caranya untuk tetap sehat? Jaga air putih kita,” kata dr. Cahyono dalam video yang beredar di media sosial, dikutip Jumat (3/4/2024).
"Bagaimana cara minum air putih?," tanya dia. Orang yang ingin minum air hangat dapat melakukannya, tetapi dia menegaskan bahwa tidak boleh minum air dingin.
Banyak minum air putih pada pagi hari
Orang biasanya membutuhkan sepuluh gelas cairan atau air putih setiap hari. Dr. Cahyono menyarankan agar orang lebih banyak minum air putih di pagi hari.
"Bangun pagi satu gelas, boleh nggak dok? Dua gelas boleh nggak? Tiga gelas, boleh nggak? Silakan. Perbanyak minum di pagi hari. Pastikan sudah 10 gelas sampai maghrib," katanya.
Jangan banyak minum air putih sebelum tidur
Dr. Cahyono berbicara tentang pentingnya minum air putih satu jam sebelum tidur. "Jangan minum air putih terlalu banyak saat malam menjelang tidur, dianjurkan satu jam sebelum tidur," katanya.
Baca Juga: Hadiri Taaruf, Fuad Kasyfurrahman Minta Restu Cak Imin Maju di Pilkada Kabupaten Bogor
Disebutkan bahwa, minum banyak air putih sebelum tidur dapat membahayakan ginjal. "Bapak minum sebelum tidur, satu gelas, dua gelas, ginjalnya malah rusak," ujarnya.
Banyak orang tidak tahu tentang ini, katanya. Sebagian besar orang percaya bahwa minum air putih banyak menyehatkan.
Dr. Cahyono menyatakan bahwa ini malah merupakan kesalahan yang signifikan. Singkatnya, sangat disarankan untuk minum banyak air putih di pagi hari.
Sebaliknya, jangan minum terlalu banyak air putih di malam hari. Poin kedua adalah bahwa terlalu banyak dapat merusak ginjal. (***)
Editor : Yosep Awaludin