Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Anggap Sepele Sariawan, Bisa Memicu Penyakit Lain yang Lebih Parah. Apa Saja?

Yosep Awaludin • Jumat, 10 Mei 2024 | 09:07 WIB
Ilustrasi Sariawan
Ilustrasi Sariawan

RADAR BOGOR - Hampir setiap orang pernah mengalami sariawan, sehingga dapat dianggap sebagai penyakit 'sejuta umat'.

Meskipun tidak terlalu umum, sariawan kadang-kadang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit. Bahkan bisa memicu penyakit lain yang lebih parah.

Ini penting untuk diingat bahwa sariawan dapat disebabkan banyak hal. Misalnya, perubahan hormon, infeksi virus, luka di lapisan dalam mulut, atau kondisi medis tertentu.

Sariawan dapat menunjukkan beberapa penyakit, di antaranya:

1. Infeksu Mulut dan Gusi

Infeksi mulut dan gusi yang menyebabkan pembengkakan dan luka dikenal sebagai gingivostomatitis.

Infeksi virus atau bakteri dapat menyebabkan penyakit ini. Gingivostomatitis paling sering terjadi pada anak-anak.

Virus coxsackie atau virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) dapat menyebabkan gingivostomatitis.

Selain itu, orang dengan kebersihan mulut yang buruk lebih rentan mengalami sariawan di bibir akibat gingivostomatitis.

2. Peradangan Kulit, Rambut Hingga Vagina

Pernah mendengar tentang penyakit lichen planus (LP)? Jika tidak, itu tidak mengherankan karena penyakit ini sangat jarang. Ini terjadi pada 1 dari 5000 orang.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Olimpiade Paris, Presiden FIFA : Bangga dengan Tim Anda

Peradangan pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir (mukosa) seperti mulut atau vagina dikenal sebagai lichen planus.

Ketika menyerang mulut, penyakit ini dapat terjadi pada rongga mulut seperti lidah, gusi, atau pipi bagian dalam.

Lichen planus pada mulut tidak memiliki jaringan, tetapi dapat menyebabkan bisul atau sariawan di bibir.

3. Penyakit yang bersifat autoimun

Penyakit autoimun juga merupakan penyebab sariawan yang harus diawasi. Penyakit seperti penyakit Crohn, lupus, penyakit Behcet, pemphigus vulgaris, atau rheumatoid arthritis juga sering menyebabkan sariawan.

4. Leukoplakia

Sariawan di bibir disebabkan oleh penyakit yang dikenal sebagai leukoplakia. Penyakit ini menyebabkan bercak putih atau abu-abu pada gusi, lidah, bagian dalam pipi, dan di dasar mulut.

Bercak ini muncul ketika mulut mengalami iritasi, seperti akibat merokok. Dalam beberapa minggu atau bulan, bercak ini dapat berkembang secara bertahap.

5 Kanker mulut

Anda ingin mengetahui salah satu gejala kanker mulut? Sariawan di bibir yang tidak sembuh selama beberapa minggu mungkin merupakan indikasi kanker mulut.

Bercak sariawan kanker mulut ini terlihat seperti kemerahan atau keputihan yang disertai dengan rasa nyeri.

Kondisi ini juga dapat membuat pengidapnya sulit berbicara, menelan, atau mati rasa di mulut dan bibirnya dalam beberapa kasus.

Baca Juga: Balon Bupati Bogor Yusinta Syarief Sampaikan Visi Misi, Bahas Soal Perempuan dan Tenaga Kerja

6. Banyak penyakit lain

Sariawan di bibir dapat disebabkan oleh banyak penyakit selain lima penyakit di atas. Misalnya, penyakit celiac, sistem kekebalan yang lemah (seperti yang dimiliki oleh orang yang menderita HIV).

Kemudian kekurangan zat besi atau vitamin B12, atau infeksi virus seperti penyakit di tangan, kaki, dan mulut. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#sariawan #tips kesehatan #penyakit