Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terganggu dengan Biang Keringat? Ini adalah Cara Terbaik untuk Mencegahnya 

Yosep Awaludin • Senin, 20 Mei 2024 | 09:34 WIB
Ilustrasi biang keringat
Ilustrasi biang keringat

RADAR BOGOR - Biang keringat, juga dikenal sebagai miliaria rubra, ruam panas, atau ruam keringat, adalah masalah yang paling umum pada anak-anak karena kelenjar keringatnya yang belum matang.

Biang keringat disebabkan oleh penyumbatan kelenjar keringat, yang menyebabkan keringat terperangkap di bawah permukaan kulit.

Biang keringat biasanya menyebabkan sensasi yang tidak nyaman, perih, dan gatal pada kulit.

Biang keringat ditandai dengan benjolan merah dan gatal di bawah lapisan kulit di tempat terperangkapnya keringat.

Biang keringat biasanya muncul di lipatan kulit di leher, bahu, dada, dan bagian tubuh lainnya.

Reaksi kulit terhadap keringat yang merembes di antara lapisannya menyebabkan terbentuknya lepuhan kecil yang juga dikenal sebagai biang keringat.

Dalam beberapa kasus, orang yang menderita biang keringat juga dapat memiliki pustula di kulitnya. Kondisi ini disebut miliaria pustulosa, dan menunjukkan adanya infeksi bakteri.

Cara terbaik untuk menghindari biang keringat :

1. Berada di tempat yang sejuk

Udara yang sejuk juga membantu menstabilkan suhu tubuh dan memperlambat produksi keringat karena dapat mengurangi tingkat kelembaban dan panas yang ada di dalam tubuh.

Dalam kondisi seperti ini, keringat yang dihasilkan oleh kelenjar menjadi lebih mudah menguap. Ini dapat mempertahankan kulit kering dan mengurangi kemungkinan penyumbatan kelenjar keringat.

Baca Juga: Raih Empat Gelar Berturut-turut, Ini Daftar Trofi Liga Premier Inggris Manchester City di Era Pep Guardiola

Jika Anda terus mengalami biang keringat, berikut beberapa produk yang disarankan: Lima Obat Biang Keringat Dewasa yang Ampuh.

2. Pakaian longgar

Tidak ada gesekan antara kulit dan pakaian karena pakaian longgar meningkatkan sirkulasi udara. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan penyumbatan kelenjar keringat.

Pakaian longgar, terutama yang terbuat dari katun atau rayon, dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah terlalu banyak keringat.

3. Menjaga kulit tetap kering

Sebagian besar penyebab biang keringat adalah penyumbatan kelenjar keringat, yang lebih sering terjadi pada kulit kering. Sebaliknya, jika kulit lembap, risiko penyumbatan pori-pori lebih tinggi.

Menjaga kulit kering juga membantu mencegah bakteri dan jamur berkembang biak di area kulit yang lembap, sehingga mengurangi risiko peradangan dan iritasi yang terkait dengan biang keringat.

4. Perawatan kulit

Menjaga kebersihan kulit secara teratur dapat membantu menghindari penumpukan bakteri, debu, dan keringat yang dapat menyebabkan sumbatan pada pori-pori kelenjar keringat.

Selain itu, menggunakan krim dan pelembap antiiritasi pada kulit dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit dan mengurangi gesekan yang dapat menyebabkan iritasi.

Jika Anda berisiko terkena biang keringat, jangan oleskan produk apa pun, terutama yang mengandung pewangi. Ini karena kandungannya berisiko menyumbat kelenjar keringat dan menyebabkan biang keringat.

5. Bersihkan dengan air dingin

Air dingin dapat membantu mencegah penyumbatan kelenjar keringat dan munculnya biang keringat dengan menurunkan suhu tubuh dan mengurangi produksi keringat.

Untuk mengurangi peradangan dan gatal pada kulit, mandi air dingin juga meredakan dan menyegarkan. Ini bisa membuat kulit lebih segar, terutama di daerah yang rentan terhadap biang keringat. (***)

 

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #biang keringat