RADAR BOGOR - Warga Bogor juga lainnya yang aktif di sosial media x (twitter) tengah ramai membahas cerita seorang wanita berusia 25 tahun, sudah harus seumur hidup melakukan cuci darah.
Dari pantauan Radar Bogor, cerita wanita berumur 25 harus cuci darah itu, dibagikan akun bernama monica_utam1.
Setelah ditelusuri Radar Bogor, akun itu menceritakan, sejak awal bagaimana akhirnya wanita muda itu divonis punya penyakit yang mengharuskannya cuci darah dari umurnya yang masih muda.
Ceritanya diawali dari wanita itu masuk ke IGD salah satu rumah sakit, dengan keluhan lemas.
Dokter menanyakan gejala lain, tapi tidak ada.
Kata dia, keluhannya hanya badannya selalu lemas.
Setelah diperiksa, juga dilakukan cek darah, ternyata HB wanita muda itu angkanya rendah.
Hal itu tentu menyebabkan seseorang akan lemas.
Tapi, tidak sampai disitu. Dokter pun kembali melakukan pemeriksaan lebih lanjut, mengapa HB-nya rendah.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, hasilnya mengagetkan.
Bahwa wanita muda tersebut mengalami gagal ginjal kronik.
Dokter pun kembali menanyakan, apa yang selama ini dia konsumsi.
Ternyata, menurut pengakuan pasien, dia sejak lama mengkonsumsi obat-obatan untuk penurun berat badan.
Tidak hanya itu, dia juga mengkonsumsi jamu-jamu penurun berat badan, bergantian dengan obat.
Sehingga setiap hari, menurut dokter yang mengunggah cerita tersebut, ginjal pasien terbebani setiap hari, karena harus mendetoks obat-obatan tersebut.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga