Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kehamilan Palsu Ternyata Ada Loh, Ini Faktor Penyebab dan Tanda-tandanya

Yosep Awaludin • Selasa, 4 Juni 2024 | 10:35 WIB
ilustrasi ibu hamil (Freepik)
ilustrasi ibu hamil (Freepik)

RADAR BOGOR - Kehamilan palsu atau pseudocyesis ternyata memang ada. Para wanita dapat mengalami tanda-tanda yang serupa dengan kehamilan sebenarnya.

Namun, dia tidak benar-benar hamil. Tanda-tanda kehamilan palsu dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, seperti yang ditunjukkan oleh wanita hamil.

Wanita yang mengalami pseudocyesis sering sangat percaya bahwa mereka hamil, dan sulit untuk menerima kenyataan bahwa kehamilan tersebut tidak ada.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa dia mengalami berbagai gejala yang terkait dengan kehamilan, termasuk mengalami mimpi hamil, kecuali USG yang hanya dapat memastikan keberadaan janin.

Penyebab Kehamilan Palsu

Hingga saat ini, penyebab pasti kehamilan palsu masih belum diketahui. Namun, beberapa faktor dapat meningkatkan kemungkinan seorang wanita menunjukkan gejala kehamilan palsu. Faktor-faktor tersebut meliputi:

- Aspek psikologis

Ada kemungkinan bahwa masalah psikologis, seperti depresi atau stres yang signifikan sebagai akibat dari belum memiliki anak, adalah salah satu penyebab kehamilan palsu.

Sebagai contoh, seorang wanita yang sangat menginginkan kehadiran buah hati, terutama bagi wanita yang telah mengalami keguguran atau mandul, mungkin tidak menyadari mengalami tanda-tanda kehamilan.

Selanjutnya, otak akan salah menafsirkan tanda-tanda tersebut dan mengeluarkan hormon kehamilan, yang menyebabkan gejala kehamilan seperti perut yang membesar atau buah dada yang membesar.

Ini menunjukkan bahwa dia berbadan dua. Namun, janin tidak ada di dalam rahimnya, jadi kehamilan tersebut tidak benar.

Baca Juga: Gelar Festival Kurban 1445 H, Baznas Kota Bogor Tergetkan 100 Kambing dan 20 Sapi. Begini Konsepnya!

- Kondisi Kesehatan

Obesitas, depresi berat, tumor atau kanker ovarium adalah beberapa kondisi kesehatan yang juga dapat menimbulkan gejala yang menyerupai tanda-tanda kehamilan.

Tanda-tanda Kehamilan Palsu

Wanita yang mengalami kehamilan palsu akan mengalami gejala yang serupa dengan gejala wanita hamil, seperti:

- Mual dan muntah
- Telat menstruasi atau tidak haid
- Perut membuncit, tetapi bukan karena janin berada di dalamnya
- Payudara membesar
- Merasa ada gerakan janin di dalam perut
- Pertambahan berat badan
- Penurunan nafsu makan
- Ada sensasi seperti kontraksi

Sebaiknya segera pergi ke dokter jika Anda atau orang lain mengalami kondisi ini. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk memastikan bahwa gejala tersebut berasal dari kehamilan sebelumnya.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik, tes kehamilan, dan USG untuk mengetahui apakah ada janin di dalam kandungan.

Dokter akan menyatakan bahwa gejala yang dialami bukanlah akibat dari kehamilan asli jika terbukti bahwa gejala tersebut merupakan kehamilan palsu.

Dokter juga akan menawarkan dukungan dan perawatan emosional, seperti saran konseling atau psikoterapi untuk menghindari atau mengatasi depresi, yang dapat memperburuk kondisi. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #janin #kehamilan