Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ibu Hamil Jangan Sering Naik Motor, Ini Bahaya Terpapar Asap Kendaraan Bagi Kandungan

Yosep Awaludin • Jumat, 7 Juni 2024 | 09:02 WIB
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil

RADAR BOGOR - Terpapar asap kendaraan bermotor dapat berdampak negatif pada semua orang, terutama bagi ibu hamil.

Asap dari kendaraan bermotor mengandung berbagai zat kimia beracun, termasuk sulfur, karbon monoksida, dan oksida nitrogen, serta materi partikulat halus, juga dikenal sebagai PMs sehingga berbahaya bagi ibu hamil.

Maka dari itu, ibu hamil yang masih bekerja harus ekstra hati-hati saat berkendara agar tidak terpapar asap kendaraan bermotor.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bahayanya, simak informasi berikut seperti dikutip dari halodoc.com :

1. Meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia

Risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat meningkat karena polusi udara dari kendaraan. Kandungan kimia dalam asap, PM2.5, adalah partikel udara berukuran lebih kecil atau setara dengan 2,5 mikrometer.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Environmental Health Sciences, wanita yang terpapar PM2.5 selama masa kehamilan memiliki kemungkinan hingga 50% untuk mengalami preeklamsia.

Tekanan darah tinggi dan protein dalam urin ibu hamil selama paruh kedua kehamilan dikenal sebagai preeklamsi.

2. Risiko bayi lahir prematur

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, Amerika Serikat (AS), menemukan bahwa ibu hamil yang terpapar asap kendaraan bermotor dari jalan raya yang penuh dengan mobil lebih mungkin melahirkan bayi sebelum waktunya.

Ibu hamil yang tinggal di wilayah Long Beach, California Selatan, AS, yang memiliki banyak kendaraan, menjadi subjek studi ini.

Baca Juga: Hati-Hati Dengan Perut Buncit Pada Wanita, Berikut Risiko dan 8 Penyebabnya

Studi tersebut menemukan bahwa risiko melahirkan bayi sebelum usia kehamilan 30 minggu meningkat hingga 128 persen pada wanita yang tinggal di dekat polusi udara yang disebabkan oleh lalu lintas.

Paparan bahan kimia dapat mengganggu perkembangan plasenta, mengganggu pasokan nutrisi dan oksigen janin.

3. Penyakit pernapasan

Kamu mungkin langsung mengalami batuk-batuk dan sesak napas jika tidak sengaja terhirup asap kendaraan bermotor. Ini juga bisa terjadi pada ibu hamil, dan efeknya bisa lebih parah.

Ibu hamil mungkin mengalami efek jangka pendek dari polusi kendaraan bermotor, seperti iritasi tenggorokan, batuk-batuk, mengi, kesulitan bernapas, dan sesak dada.

Selain mempengaruhi pernapasan ibu, polusi kendaraan bermotor juga dapat mempengaruhi pernapasan bayi.

Ketika partikel udara mencapai plasenta, mereka dapat mengganggu pertumbuhan paru-paru janin, menyebabkan bayi menderita asma atau alergi dalam jangka panjang.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan Anda dari Asap Mobil

Ibu hamil dapat melakukan beberapa hal untuk menghindari terlalu banyak polusi, seperti:

1. Pakai Masker

Masker sudah tidak diwajibkan lagi, tetapi tetaplah menggunakannya untuk melindungi diri dari polusi udara. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi bumil yang masih bekerja.

2. Mengunci jendela

Jika Anda tinggal di kota, pastikan untuk selalu menutup jendela dan pintu untuk mencegah emisi gas karbon mencemari rumah Anda.

3. Gunakan Air Purifier

Air purifier dapat membuat udara di dalam rumah lebih bersih dan sehat karena memfilter zat kimia.

4. Menanam pohon jenis tertentu

Beberapa tanaman, seperti sirih gading atau palem bambu, dapat memfilter polutan udara dan membuat udara menjadi lebih bersih.

Bahaya yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor terhadap kesehatan ibu hamil. Untuk memastikan bahwa kandungan tetap sehat, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan secara teratur. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #ibu hamil #asap kendaraan